Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Roti Terakhir dari Alam Lain
2
Suka
9,773
Dibaca

Malam ini penjual roti bakar langgananku Pak Irwanto masih belum buka. Sudah sejak lima hari yang lalu dia tutup. Padahal dua hari yang lalu dia masih jualan seperti biasa, dan waktu itu aku beli dua bungkus roti bakar buatannya.

Sesampainya di rumah aku mendapati istriku pun belum pulang. Dia kerja sebagai perawat dan anak kami yang masih berusia tiga tahun dititipkan ke rumah orang tuanya. Aku pernah meminta dia berhenti kerja, tetapi dia bilang kalau jadi perawat sudah jadi cita-citanya sejak kecil.

Pada akhirnya kebahagiaan istri adalah kebahagiaan suami. Setidaknya itulah yang selalu aku tanamkan dalam pikiranku agar semua berjalan baik-baik saja.

Setelah mandi aku merebahkan diri ke tempat tidur. Aku masih terfikirkan dengan Pak Irwanto, aku sangat penasaran dengan apa yang menyebabkan dia libur sampai lima hari lamanya. Aku pun mencoba menggali informasi lewat Facebook.

Aku mulai menelusuri dan menemukan akun Bernama Irwanto Roti Bakar. Tak kusangka penjual roti bakar langgananku itu cukup narsis juga. Tapi anehnya dia terakhir kali membuat unggahan seminggu yang lalu.

Nampak dia mengunggah foto sedang memasak roti bakar dan membubuhkan caption “Ready Gaes”, sangat bapak-bapak sekali pikirku. Postingan ini dapat komentar yang lumayan banyak dan bikin aku penasaran buat membaca.

Seketika mataku terbelalak melihat sebuah komentar “Inalillahi turut berduka cita Pak Irwanto” dari teman Facebooknya. Aku yang terpaku pun masih membaca balasan komentar itu sampai menemukan kata-kata “Pak Irwanto meninggal dunia seminggu lalu karena kecelakaan motor”.

Sekujur tubuhku menjadi merinding, aku merasakan mual dan pusing yang dating secara tiba-tiba. Aku berjalan lunglai menuju kamar mandi untuk mencuci muka berharap semua ini tidaklah nyata.

Tanpa sengaja aku memandang cermin di depanku dan melihat wajah Pak Irwanto tersenyum menyeringai. Tiba-tiba pandanganku menjadi kabur dan buram. Kalau dia meninggal seminggu yang lalu, roti bakar apa yang kubeli lima hari kemarin.

Tiba-tiba aku terbangung di atas kasur. Istriku menyodorkan segelas air minum. Aku melihat wajahnya penuh kekhawatiran dan sedikit pucat.

“Syukurlah Mas, tadi pas aku pulang kerja aku lihat kamu pingsan di kamar mandi, aku kaget banget,” katanya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Roti Terakhir dari Alam Lain
Bagus Aryo Wicaksono
Flash
Bronze
Malam Jumat
Sulistiyo Suparno
Novel
Bapak
Desta Dewananta
Novel
PERJANJIAN
Tira Riani
Flash
PEREMPUAN YANG BERSAMAKU
Embart nugroho
Novel
Bronze
Creepypasta
Yukki Kana
Flash
Sesajen
Allamanda Cathartica
Novel
Gold
AGNOSIA
Mizan Publishing
Flash
Lorong Tanpa Akhir
Penulis N
Flash
Sesuatu di bawah Tempat Tidur
D.Agustin
Novel
SITINGGIL PETILASAN KERAMAT
Heru Patria
Novel
RANDU GEDE
Embart nugroho
Flash
Bronze
Meja Operasi
Nila Kresna
Komik
Teror di Kampung Sanes
Alfisyahrin Zulfahri Akbar
Flash
Bronze
Hujan
Lirin Kartini
Rekomendasi
Flash
Roti Terakhir dari Alam Lain
Bagus Aryo Wicaksono
Cerpen
Dawet
Bagus Aryo Wicaksono