Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Musuh Bebuyutan
3
Suka
19,455
Dibaca

Dia meletakkan secangkir kopi di hadapanku. “Untukmu,” katanya. “Jangan khawatir, tanpa sianida."

Aku menatapnya. Mengingat perseteruan kami selama bertahun-tahun memang sepatutnya aku menaruh curiga. Dia sangat membenciku. Sama seperti aku membencinya.

Perseturuan kami bermula sejak berebut peringkat pertama di sekolah dasar. Lalu, makin meruncing ketika papaku menikah dengan mamanya. Tak ada yang salah. Papaku dan mamanya sama-sama berstatus cerai mati. Namun, aku tak sudi berbagi Papa dengannya. Begitu pun dia, tak sudi berbagi mamanya denganku.

“Kau tak suka kopi, ya?” Dia menatapku. “Kalau jus jeruk, suka?” tanyanya seraya menggeser gelas jus ke hadapanku.

“Aku suka dua-duanya, asal kau mau berbagi gelas denganku.”

“Kau takut aku menaruh racun di minumanmu, ya?”

Aku tertawa. “Setelah berbagi papa dan mama, apa salahnya kita berbagi gelas? Nanti malam kita juga akan berbagi ranjang, kan?” kataku seraya mengecup pipi musuh bebuyutan yang telah kunikahi beberapa jam lalu.

🍵🍵🍵

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Musuh Bebuyutan
Diana Dia
Novel
Before 98' : Kisah Mamak & Bapak
Nasryna Nasir
Flash
Dia yang Datang
Vivianhervian
Novel
Aroma Kematian
Alfian N. Budiarto
Flash
MAHLIGAI CINTA
Kimijuliaaa
Flash
Riang Dalam Hening
Akara Drawya
Flash
Bronze
Lelaki yang Menunggu
Yuisurma
Flash
Janji yang Tidak Benar-benar Pergi
Nila Kresna
Novel
KIKI
hesty veronika
Novel
Gold
Rahasia Hati
Bentang Pustaka
Novel
Dari ANRES untuk SHENA
Devi Jum'atika
Cerpen
Bronze
Aku Cinta Kamu - 愛してます
Naufal Prima Dani
Komik
My Cold Hearted Prince
g_angels
Novel
Gold
Violet's Heart
Bentang Pustaka
Novel
Antara Aku, Kamu dan Yogyakarta
Aquarista Surya F
Rekomendasi
Flash
Musuh Bebuyutan
Diana Dia
Flash
Reuni
Diana Dia
Flash
Di Atas Meja
Diana Dia
Novel
Bronze
Musim Dingin di Izmir
Diana Dia