Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Warna
3
Suka
16,906
Dibaca

Memori terindah dalam hidupku adalah melihat pemandangan hijau. Aku menghitung berapa banyak hijau di depanku, semuanya hijau. Tidak ada warna lain. Aku melihat lagi semakin lama warna itu berubah, aku tak tahu kenapa. Padahal itu warna kesukaanku.

Aku terbangun. Mimpi itu lagi, pemadangan hijau. Aku segera bangun dan bersiap untuk bekerja.

Aku melihat kembali pemandangan itu menjadi biru. Semua biru, tak ada yang lain. Aku berputar barangkali ada warna lain disana. Tapi yang aku lihat seseorang memiliki warna biru melihatku dengan datar. Aku terkejut, takut, tapi tak bisa bergerak. Seseorang itu datang dengan cepat dan berbisik ke telingaku, "bangunlah."

Mimpi itu lagi, sudah satu bulan aku memimpikan tentang warna. Selalu berubah.

Aku harus bersiap bekerja, tidak bisa berkutat mengenai mimpi itu. Aku memakai sepatuku dan segera mengambil kunci rumah. Aku buka pintu tapi terhenti dengan sesuatu di luar. Warna itu datang lagi, padahal aku tidak tertidur.

Warna coklat, warna itu menyelimuti di luar. Gedung, pohon, jalan, bahkan langit. Aku berjalan mundur, ingin menutup pintu karena terkejut dan takut. Aku tak ingin keluar rumah.

Aku segera mencopot sepatu dan berbalik ke kamar untuk mengakhiri mimpi aneh ini. Tapi yang aku dapat rumah ini berganti warna menjadi coklat.

Aku lemas, ingin berteriak, aku menangis akhirnya. Hingga tak sadar aku pingsan.

Aku terbangun di sebuah rumah sakit. Terlihat semua warna telah kembali normal. Tapi aku tetap waspada bila ini mimpi kembali. Aku mencoba melihat ke sela-sela pintu kamar. Aku lega, terdapat orang-orang berlalu lalang disana.

Aku segera bangun memastikan kembali. Kubuka pintu kamar, aku lihat sekeliling tapi yang aku dapat pemandangan aneh, orang-orang bertingkah tidak semestinya.

"Kak Warna sudah bangun." Sapa ramah suster berbaju biru menghampiriku. Aku hanya mengangguk saja.

"Ini dimana?" Tanyaku lirih.

"Ohh, Kak Warna sudah baikan ya sepertinya. Kakak di rumah sakit jiwa, sudah seminggu Kakak disini."

"Apa?! Tidak mungkin aku gila!" Ujarku sambil melihat ke arah suster itu tidak percaya, aku histeris tidak menerimanya, aku ingin keluar dari sini, aku tidak gila. Aku tak berhasil, seseorang menyuntikkan sesuatu hingga aku tak sadar.

Mimpi itu datang lagi, pemandangan kesukaanku hijau.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Warna
Halimah RU
Flash
Lanjutan Si Kerudung Merah
Vika Rahelia
Flash
Misteri Doa Sebelum Belajar
Luca Scofish
Flash
Bronze
Tik... Tok...
CameliaRey
Cerpen
Bronze
Rahasia Liontin Merah
Dea Renaizah
Novel
BIMBO
nuralitayu
Novel
Tahukah Anda...?
Amrullah Ibrahim
Skrip Film
Binatang-Binatang Merayap di Bawah Tempat Tidurnya
Maria Wiedyaningsih
Cerpen
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
Silvarani
Novel
Bronze
Tuju
EZAZ QI
Flash
Bubar dari Resepsi Nikahan
Ralali Sinaw
Novel
Panggora
Erlina Siahaan
Flash
Di Antara
Khirnis
Flash
Misteri Peta Kuno: Petualangan Kilat62 Menuju Lembah Emas
kilat62
Cerpen
Bronze
Peringatan Burung Gagak
Nabilla Shafira
Rekomendasi
Flash
Warna
Halimah RU
Flash
Bronze
Adik Micky Mouse
Halimah RU
Flash
Bronze
Yang paling Indah
Halimah RU
Cerpen
Bronze
Gang Kecil
Halimah RU
Flash
Dream Claustrophobia
Halimah RU
Novel
Bronze
Swastamita di Cakrawala
Halimah RU
Flash
Bronze
Hi Kak!
Halimah RU
Novel
Bronze
Catatan Satya Manggala
Halimah RU
Flash
Hujan Bulan November
Halimah RU