Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
SELF
3
Suka
13,664
Dibaca

Generasi sekarang berbeda dengan kita dulu, ya begitulah zaman akan menjadi sebuah kemunduran atau bahkan kemajuan.

Sekarang aku tengah duduk di ruang konseling sebuah sekolah. Pekerjaan impian yang tak pernah membuatku lelah.

Seorang siswi dengan tampilan yang sangat rapi masuk ke ruanganku. Seperti biasanya aku menyambutnya dengan senyum.

"Apa kabar Arum?"

"Baik kak."

"Ada cerita apa hari ini?"

"Aku mengalami depresi."

"Dari mana kamu tahu? Apakah kamu mengunjungi Psikolog?"

"Tidak, aku mencarinya di media sosial."

"Oh begitu, Sekarang dengarkan kakak. Sekarang semuanya serba bisa di akses. Kamu cari tentang gejala dan ciri- ciri apapun kamu akan temukan. Kalau kamu merasa ada yang salah atau tidak nyaman pada dirimu, ceritakan pada keluarga dan bisa juga mengunjungi yang ahli di bidangnya. Semua orang mengalami kecemasan dan ketakutan. Tetapi ketika itu mengganggu kehidupan sehari- harimu kamu memang harus menyadarinya. Kakak senang kamu bisa menyadari apa yang salah dengan dirimu.Untuk menentukan seseorang mengalami stress, depresi, PTSD dan penyakit mental lainnya butuh observasi dan assesment. Jadi kesadaran tentang kesehatan mental bukan sesuatu yang harus ditakutkan atau dicemaskan. Tapi adalah cara untuk kamu mengenali diri dan mengendalikan diri untuk segala bentuk masalah yang kemungkinan akan datang atau bahkan sudah kamu alami. Jangan memperbesar hal kecil yang sebenarnya bisa kamu atasi. Bukankah menjadi lebih kuat akan membuatmu keluar dari lingkaran kahwatirmu arumi?"

Dia tersenyum sambil mengangguk iya padaku.

"Jadi arumi harus ngapain?"

"Mencintai diri dan berhenti berfikir negatif tentang kekurangan diri."

"Baik ... Sampai ketemu di hari dan diri yang lebih baik arumi."

Dia berlari dengan semangat meninggalkan ruangan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
SELF
lidia afrianti
Flash
Proposal
Fani Fujisaki
Novel
Gold
Hujan Merah Jambu
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Novel
DEWA
deffa maharani putri
Novel
Airlangga Romance in Highschool
Tari Oktavian
Novel
Cinta pertama seorang putri
fabian
Skrip Film
Intuisi Tentang Rasa
Khairaniiii savira
Flash
Mbak Yang Ketemu Kemarin
Luca Scofish
Novel
KALA SENJA
R. R. Danasmoro
Flash
Bronze
Padi yang Berbisik
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
You in My Old
Gita Fauziah Utamy
Cerpen
Bronze
Belahan Jiwa
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
TUNGGU AKU DI BATAVIA
ni ketut yuni suastini
Novel
Mutiara yang hilang
Dewie Sudarsh
Rekomendasi
Flash
SELF
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Strange Thoughts
lidia afrianti
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti
Flash
Ibu, sebenarnya. . .
lidia afrianti
Flash
Andai semua ini benar-benar terjadi
lidia afrianti
Flash
Kalau saat itu aku tidak diam. . .
lidia afrianti
Flash
Maaf aku tidak menjadi apa yang kamu mau
lidia afrianti
Flash
10 Days Without Permission
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
In The Nick of Time
lidia afrianti
Flash
Hear You
lidia afrianti
Flash
Bronze
Kenapa Kita Berpisah?
lidia afrianti
Flash
Bronze
Lemon Tea
lidia afrianti
Flash
Cinta Tanpa Pamrih
lidia afrianti
Flash
Bayang
lidia afrianti
Flash
Aku ingin kamu marah
lidia afrianti