Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Cerita 14 Mei 2013
0
Suka
24,682
Dibaca

Jika seseorang akan pergi dan kebetulan dia adalah orang yang kamu sukai, apa yang akan kamu katakan?

Sampai jumpa lagi...

Atau selamat jalan...

Kalau aku...

Aku dan dia pernah bertemu sebelum di sekolah yang sama. Aku menyukai dia pada pandangan pertama.

Sampai pada akhirnya, aku melanjutkan pendidikan di tempat yang sama.

Seperti planet merkurius dan venus. Mengitari matahari yang sama tapi belum tentu saling kenal.

Aku menjalani masa pendidikan seperti biasa. Berusaha lebih tenang saja, tapi sebenarnya menggebu mau menyapa.

Siapa sangka ketika turnamen di sekolah kami sempat bertegur sapa. Bukan mengatakan hai atau apa, tapi hanya anggukan pertanda senior saja.

Gimana salah tingkahnya? Senyum- senyum sendiri sampai lutut yang sakit pun tak terasa.

Aku menjadi lawan kelasnya ketika turnamen voli di sekolah.

Ya tentu saja dia mendukung kelasnya.

Hingga keberanian diri muncul, aku memberanikan diri meminta nomornya pada seseorang yang ku kenal.

2013 masih zamannya ngerjain nomor telefon seseorang. Pura- pura jadi melati atau mawar.

Dia sangat ramah tapi tak banyak gombal atau apalah yang membuat seseorang suka atau jatuh cinta.

Itulah yang membuatku semakin yakin jatuh cinta padanya.

Diam- diam aku mencari tahu dengan siapa dia berpacaran. Dia tak terlihat dengan siapa pun. Di sekolah tampak sibuk belajar dan olahraga.

Waktu ujian semakin dekat, kelulusannya akan semakin cepat.

Kecemasan dari seseorang sepertiku yang menyukainya semakin terpacu.

Bagaimana jika kami tidak bertemu lagi, apakah hanya sebatas itu sajakah pertemuan dan rasa suka ku?

Hilang dan melebur bersama waktu.

Hingga sampai hari kelulusannya kami tetap berkomunikasi bukan sebagai mawar atau melati tapi menjadi diriku sendiri.

Memang benar kata orang, lebih baik di katakan dari pada merana entah sampai kapan.

Hari itu tempat di hari ulang tahunnya, aku bilang menyukainya sejak sebelum bertemu di SMA.

Entah kenapa jawaban darinya hanya membuatku sedikit kecewa tidak sebanding dengan rasa suka ku yang telah di tabung lama.

Dia menganggapku tak lebih dari seorang adik. Dia berterima kasih telah menyukainya selama itu.

Aku sangat lega tidak terluka...

Aku beruntung mencintai pria seperti dirinya...

Sampai sekarang aku tak menemukan yang sepertinya...

Bolehkah aku berhenti mencintaimu sekarang ?

Sebab aku belum bisa mencintai siapa pun sepertimu, berpindah hati itu perlu izin takut kau terlambat menyadarinya.

Sampai jumpa di lain kesempatan...

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Rinjani Dan Elbrus
Ziendy Zizaziany
Komik
Goal for you
Doni
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Novel
MELLYNIAL
Ifha Karima
Flash
Surat Lentera untuk Kelana
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Skrip Film
Anak Muda di Kota Tua
diannafi
Flash
Bronze
Ziarah
Afri Meldam
Cerpen
Bronze
luka yang abadi
diah auliyah
Novel
Bronze
EAGLE EYES
SOS (Share Our Story)
Novel
Bronze
BERDETAK (Berakhir dengan Takdir)
Niti Rahayu
Flash
Asa Tlah Usang
Didin Sastrawan Hebat
Flash
Bronze
Pertemuan Sejenak 2
Nasyafaav
Novel
Bronze
Kekasih Untuk Suamiku
Bramanditya
Novel
Tampan Tapi Gendut Anak Konglomerat
SAKSI PENA
Flash
Unexpected You
Farah
Rekomendasi
Flash
Hari Ketika Aku Mati Sebentar
lidia afrianti
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Flash
Gravitasi
lidia afrianti
Flash
Aku ingin kamu marah
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Line And Word
lidia afrianti
Flash
Bronze
if we'd met before a decade
lidia afrianti
Novel
Rumah
lidia afrianti
Flash
Tumbuhan Pemakan Rahasia
lidia afrianti
Flash
Bronze
Rumus Manual ayah
lidia afrianti
Novel
Wandering Toward You
lidia afrianti
Flash
SELF
lidia afrianti
Flash
Kenapa Kamu Pergi?
lidia afrianti
Flash
Perempuan
lidia afrianti
Cerpen
Jalur Langit
lidia afrianti
Flash
Bronze
Luapan Luka Luna
lidia afrianti