Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Cerita 14 Mei 2013
0
Suka
25,541
Dibaca

Jika seseorang akan pergi dan kebetulan dia adalah orang yang kamu sukai, apa yang akan kamu katakan?

Sampai jumpa lagi...

Atau selamat jalan...

Kalau aku...

Aku dan dia pernah bertemu sebelum di sekolah yang sama. Aku menyukai dia pada pandangan pertama.

Sampai pada akhirnya, aku melanjutkan pendidikan di tempat yang sama.

Seperti planet merkurius dan venus. Mengitari matahari yang sama tapi belum tentu saling kenal.

Aku menjalani masa pendidikan seperti biasa. Berusaha lebih tenang saja, tapi sebenarnya menggebu mau menyapa.

Siapa sangka ketika turnamen di sekolah kami sempat bertegur sapa. Bukan mengatakan hai atau apa, tapi hanya anggukan pertanda senior saja.

Gimana salah tingkahnya? Senyum- senyum sendiri sampai lutut yang sakit pun tak terasa.

Aku menjadi lawan kelasnya ketika turnamen voli di sekolah.

Ya tentu saja dia mendukung kelasnya.

Hingga keberanian diri muncul, aku memberanikan diri meminta nomornya pada seseorang yang ku kenal.

2013 masih zamannya ngerjain nomor telefon seseorang. Pura- pura jadi melati atau mawar.

Dia sangat ramah tapi tak banyak gombal atau apalah yang membuat seseorang suka atau jatuh cinta.

Itulah yang membuatku semakin yakin jatuh cinta padanya.

Diam- diam aku mencari tahu dengan siapa dia berpacaran. Dia tak terlihat dengan siapa pun. Di sekolah tampak sibuk belajar dan olahraga.

Waktu ujian semakin dekat, kelulusannya akan semakin cepat.

Kecemasan dari seseorang sepertiku yang menyukainya semakin terpacu.

Bagaimana jika kami tidak bertemu lagi, apakah hanya sebatas itu sajakah pertemuan dan rasa suka ku?

Hilang dan melebur bersama waktu.

Hingga sampai hari kelulusannya kami tetap berkomunikasi bukan sebagai mawar atau melati tapi menjadi diriku sendiri.

Memang benar kata orang, lebih baik di katakan dari pada merana entah sampai kapan.

Hari itu tempat di hari ulang tahunnya, aku bilang menyukainya sejak sebelum bertemu di SMA.

Entah kenapa jawaban darinya hanya membuatku sedikit kecewa tidak sebanding dengan rasa suka ku yang telah di tabung lama.

Dia menganggapku tak lebih dari seorang adik. Dia berterima kasih telah menyukainya selama itu.

Aku sangat lega tidak terluka...

Aku beruntung mencintai pria seperti dirinya...

Sampai sekarang aku tak menemukan yang sepertinya...

Bolehkah aku berhenti mencintaimu sekarang ?

Sebab aku belum bisa mencintai siapa pun sepertimu, berpindah hati itu perlu izin takut kau terlambat menyadarinya.

Sampai jumpa di lain kesempatan...

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Not in Wonderland
Bentang Pustaka
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Flash
Laut
Dara Oct
Novel
Apakah Kita Bisa Bersama.
Ecah
Flash
Bronze
Jika Musik dan Lagu Bisa Berbicara padamu...
Shabrina Farha Nisa
Novel
Bronze
The Unexpected Love
D.Giunia / DeeLya03
Novel
ANANVIA - Time Travel Love
Vee Axell
Novel
Gold
For Better or Worse
Bentang Pustaka
Novel
Love Story of El Panthera
awod
Flash
Bunga Tidur
Chika Manupada
Novel
Bronze
Lin & Uus
Nisa'ul
Novel
Bronze
Pasienku pasanganku 2
Author WN
Novel
Gold
Legitimate Dating
Bentang Pustaka
Novel
Ardanareshwar
Ghozy Ihsasul Huda
Novel
Mantan, Masa Gitu?
Niexora Grey
Rekomendasi
Flash
Cerita 14 Mei 2013
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Rendang, Ramen & Jarak
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
SANGUIN
lidia afrianti
Flash
Cinta Tanpa Pamrih
lidia afrianti
Novel
Simulasi Pernikahan (The year we practiced forever)
lidia afrianti
Flash
Titik Tumbuh
lidia afrianti
Flash
Jika aku tidak cukup, bilang saja
lidia afrianti
Flash
Aku ingin kamu mendengarku
lidia afrianti
Flash
Bronze
Jeda Yang Tak Pernah Usai 2
lidia afrianti
Flash
Suatu Hari
lidia afrianti
Flash
Titip Dua Ribu Rasa
lidia afrianti
Flash
Akhirnya Tetap Kalah
lidia afrianti
Flash
Gravitasi
lidia afrianti
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti
Flash
Bronze
Bayang
lidia afrianti