Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Pena Tuhan
2
Suka
26,411
Dibaca

Sungguh, Tuhan. Aku tidak tahu apa yang Engkau akan tulis untukku besok, outline bagaimana yang Engkau akan suguhkan kepadaku selanjutnya.

Tetapi jika boleh meminta, bisakah jangan Engkau membuatku menderita di beberapa bab ke depan hidupku?

Apakah aku bukan tokoh yang baik? Seorang pengarang biasanya akan sambil mengikik ketika menuliskan cara dia menyiksa karakternya. Apakah Engkau begitu pula? Lalu, apa Engkau menangis tersedu kala aku mengalami kesulitan sesuai apa yang Kau tulis?

Kuharap tidak. Kuharap pula aku tidak banyak mau, sehingga setidaknya Kau bisa sedikit menaruh rasa simpati kepadaku.

Kala esok hari menjemputku untuk bangkit dari tempat tidur, aku tidak mau selalu bersandar pada keburukan semata, lantas mencoba menjadi diriku alih-alih menyesuaikan diri.

Masih sama, ada saja kesal yang melapisi hariku. Namun, aku menyadari suatu hal ketika aku melihat lurus ke depan sana; tawa, senyum, dan segala hal membahagiakan orang-orang di pertengahan sore.

Bagaimana mereka bisa senyum secerah itu, padahal begitu melelahkan membawa beban pikiran? Aku menemukan jawabannya.

Meski Tuhan yang menulis banyak kisah manusia Bumi, Kau tetap membiarkan ciptaanmu memutuskan kehendak mereka; kehendak bahagia atau sedih, terus menderita atau bangkit secepat aku membuka mata kala alarm mulai memekik.

Pilihan selalu di tanganku, karena pemikiranku ada dalam kendaliku kendati tak memegang pena Tuhan.

Jadi aku melepas seluruh kesedihanku di belakang, menaruh bebanku sejenak, dan mulai memutuskan gembiraku. Bukan berarti aku tak boleh menangis, tapi aku takkan menyalahkan apa pun atau siapa pun, sebab aku bisa kembali memutuskan untuk tersenyum.

Demikian, Tuhan bebas merencanakan gambaran besar ceritaku dan menuliskannya tiap bab tanpa kesulitan akan rengekanku.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Pena Tuhan
Ilestavan
Novel
Bronze
Something with you
nazar aulia hidayah
Novel
Bronze
Someday
Ratih Abeey
Novel
Nomaden
Tri Wulandari
Novel
Dua Perempuan dalam Rumah yang Sama
barabercerita
Flash
Bronze
Lail
Hesti Ary Windiastuti
Flash
Pulang
Safiraline
Flash
Bronze
Coretan Cinta
Sia Bernadette
Flash
Bronze
Tiga Lampu Rambu Lalu Lintas
Silvarani
Cerpen
Lidah Jujur
Mahalawan
Novel
Kamu dan Bagian Dari Hujan
Fatimah Azzahra
Novel
Bronze
Setengah Ibu
Larose
Skrip Film
KISAH ALIF
Nafika Riyanti
Skrip Film
Renjana
Desy Amalia Yusri
Flash
Manusia Yang Tak Dianggap
Yaraa
Rekomendasi
Flash
Pena Tuhan
Ilestavan
Flash
Delusi Cinta
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Gandark
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Pretensi
Ilestavan
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Flash
Tali Takdir
Ilestavan
Flash
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan
Flash
The Last Painting
Ilestavan
Flash
Bertumbuh
Ilestavan
Flash
Buta Nikmat
Ilestavan
Novel
VII Diebus
Ilestavan
Flash
Delas
Ilestavan
Flash
Ketika
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Halo, Selamat Tinggal!
Ilestavan