Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Bronze
Mengantar Rana
0
Suka
7,804
Dibaca

Tak ada suara apa pun di mobil selama aku mengantarmu kala itu.

Tepatnya, kala suatu malam pada bulan Mei 1998 menuju bandara.

Bahkan, suara batuk ayahmu yang sedang sakit mampu ditahan olehnya kala duduk di belakangku.

Telingaku han...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Bronze
Mengantar Rana
Silvarani
Flash
KUMPULAN FIKSIMINI (FM)
Citra Rahayu Bening
Flash
Hidung buntu
Mahmud
Skrip Film
Delivery
attahirah dira putri
Cerpen
Bronze
PENGUASA PARA DEWA: [Prequel] Kronik Kejam Break. Mengapa Menciptakan Jalur Elite, Rencana Kejam David Memanen Dunia Ilusi? Wajib Baca!
Sky Eyes
Novel
JEJAK DI UJUNG WAKTU
Siti zahro
Flash
Bronze
test2
John Doe1
Cerpen
Bronze
Hunian
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Flash
Tetangga Toko Sebelah
Hans Wysiwyg
Flash
Anak-anak Pelukis Perang
Desy Andriyani
Cerpen
Dompet Yang Hilang
Muhazan Azali
Flash
Introvert, ekstrovert, dan ambivert
Nimilsy Butterfly
Novel
Bronze
The Doomsday
Rama Sudeta A
Novel
Apsara
Ghozy Ihsasul Huda
Novel
Mereka Di Antara Kita
Samudra
Rekomendasi
Flash
Bronze
Mengantar Rana
Silvarani
Flash
Bronze
Eiffel Evil
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Penghias Pohon Natal Rumahan
Silvarani
Flash
Bronze
Semoga Kabarmu Baik
Silvarani
Flash
Bronze
Strong Cinnamon and Sparkling Brown Sugar
Silvarani
Flash
Bronze
Derivatif Pernikahan
Silvarani
Flash
Bronze
Persidangan Khayangan Jaka Tarub
Silvarani
Flash
Bronze
Senyum Kala Hujan (Membicarakan Adam 1)
Silvarani
Flash
Bronze
Relativitas Ashabul Kahfi
Silvarani
Flash
Bronze
Kakak Perempuan dan Adik LAKI-LAKI (Membicaralan Adam 20)
Silvarani
Flash
Bronze
Juru Kampanye Kesayangan
Silvarani
Flash
Bronze
Nostalgia Sup Ayam Jamur Oma
Silvarani
Flash
Bronze
Terus Terbang
Silvarani
Flash
Bronze
Slamet Tujuh Belasan
Silvarani
Flash
Bronze
Perang Satu Rahim
Silvarani