Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Setahun berlalu
0
Suka
26,544
Dibaca

Dan tanpa terasa kini sudah satu tahun kepergianmu. Nyatanya aku telah melewatkan banyak momen tanpa hadirnya dirimu. Lancar, tapi ada yang beda. Seru, tapi ada yang kurang. Tapi hidup harus terus berjalan bukan katamu?

Walau sebenarnya kita tidak akan pernah menyangka bahwa waktu kebersamaan kita akan berujung juga. Dan itu nyaris menguras separuh dari hidupku.

Walaupun hari-hari yang telah aku jalani tampak berjalan baik saja, ada sebagian lain yang ku sisipkan dengan tangis karena merasa butuh sosokmu. Bahkan, jahat sekali jika ku memaksakan kamu tetap ada disini, disaat dirimu menanggung segala rasa sakit yang ada pada tubuhmu. Jahat sekali rasanya, jika aku hanya pedulikan diriku sendiri yang kesepian saat kamu diam merintih menahan nyeri tubuh.

"Jujur aku merindukan dirimu." ucapku dalam hati ketika dalam perjalanan bus kemarin sore.

Seketika raut wajahku berubah sendu, mataku berubah basah dan aku langsung menarik napas panjang. Mencoba menenangkan diri. Waktu memang cepat berlalu.

Bahkan perjalanan sore itu juga terasa lebih cepat dari biasanya. Aku sudah berada di pemberhentian akhir yang mana aku harus segera turun. Langkahku terus berjalan membelah terik matahari yang mulai tergelincir, memecah hiruk pikuk jalanan yang padat oleh kendaraan. Tapi, satu. Aku masih tidak mempercayai bahwa kepergian kamu sudah setahun berlalu. Rupanya, setahun pula aku tidak pernah bercerita apapun tentang hari-hari yang terlewatkan kepada siapapun.

Mungkin, jika ada seseorang yang mengenalku melihat keadaan diriku sekarang pasti akan mengatakan, "Kamu beda ya sekarang, lebih berani!"

Benar sekali. Berani untuk melangkah pergi, berani untuk melakukan hal baru, berani mencoba untuk gagal, berani-berani lainnya. Itu tidak lain karena sosok dia, sahabatku yang telah pergi... setahun lalu.

Dia berhasil mengenalkanku arti persahabatan yang sangat apik. Dia berhasil menemaniku dalam keterpurukan hingga kembali melangkah. Dia berhasil mengajarkanku agar tidak bodoh dalam urusan cinta. Dan dia berhasil membuatku menjadi diri sendiri.

Momen bersama kita akan menjadi kenangan indah sepanjang hidup. Kebaikan akan terus diingat. Serta kado yang pernah kuterima akan menjadi pelepas rindu ketika menghampiri.

Hingga, sebuah pesan mendarat di ponselku ketika baru saja tiba setelah membelah terik sore itu. Pesan yang jelas mengingatkan bahwa memang kamu telah berpulang dari perjalanan di bumi ini.

Pesan itu, "Assalamuaalaikum.. mb besok minggu malam senen abis magrib satu tahun ica kalau mau kerumah ikut yasinan gapapa."

Hingga yang kuucapkan setelahnya adalah.. Terimakasih telah hadir. Tenang disana, ditempat terbaikmu karena kamu manusia baik.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
SHIKI -Tanda Kepemilikan- pt.3
Kosong/Satu
Flash
Setahun berlalu
Lisnawati
Flash
Bronze
Sepupu Beracun
Rian feb rino
Flash
Menolak Lupa 3
Shin No Hikari
Flash
Setelah Gelap Datang
Rafael Yanuar
Flash
Rocko
Fitri F. Layla
Flash
JENDELA KAMAR SEBERANG
Putri Akira
Komik
Bronze
Mission
varykaart
Skrip Film
A15 - A16
Liz Lavender
Skrip Film
SAH!
Rinaha Ardelia (Seorin Lee)
Skrip Film
Pesan Dari Surga
Dewi sartika
Flash
Bronze
Epitaf
B12
Cerpen
Bronze
Saat Suara Kita Gagal Menemukan Rumah
SastraItuIndah.c
Novel
Hope
Blahblahblah
Novel
Refaleo
Ndiejpank
Rekomendasi
Flash
Setahun berlalu
Lisnawati
Skrip Film
Satu Cara Untuk Pergi
Lisnawati
Flash
ZONA NYAMAN BUKAN ZONA AMAN
Lisnawati
Flash
Seharusnya, selesai.
Lisnawati
Flash
Ketupat Sayur Sudah Basi
Lisnawati
Cerpen
Bronze
Setelah Kematianku
Lisnawati
Flash
Bronze
Tentangmu
Lisnawati
Novel
Bronze
SPEECHLESS
Lisnawati
Flash
ORANG YANG SAMA PADA MUSIM BERBEDA
Lisnawati
Novel
TEROR JIN DALAM PESANTREN
Lisnawati
Cerpen
Buku Berbeda
Lisnawati
Novel
Bronze
25 TAHUN PERNIKAHAN
Lisnawati
Flash
Aku Bungkam
Lisnawati
Flash
Bronze
Kata orang, jangan berhenti di satu titik.
Lisnawati
Flash
Keras Hati
Lisnawati