Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Flies
2
Suka
15,490
Dibaca

Seorang bocah laki-laki berambut keriting, bermata sipit, dengan pupil berwarna hijau menjijikkannya, tengah berteriak dengan lantangnya tatkala dia berhasil menginjakkan kakinya di atas tanah sebuah kota megapolitan tengah malam itu.

Warga kota yang masih sibuk berlalu-lalang di tengah malam yang dingin itu mendadak menghentikan derap langkah kaki-kaki mereka saat indera penciuman mereka mendeteksi adanya aroma busuk yang berasal dari sosok bocah laki-laki tersebut. Mata mereka terbelalak seketika sesaat setelah menangkap sebuah potret menjijikan dan mengerikan dari sesosok bocah laki-laki berambut keriting, bermata sipit, dengan pupil berwarna hijau menjijikkannya, dan gerombolan lalat-lalat hijau besar yang berterbangan di sekitarnya, serta ratusan borok atau bekas luka yang sudah membusuk dan bernanah di sekujur tubuh kurusnya.

Jeritan dan teriakan-teriakan akan rasa jijik yang begitu luar biasa dirasakan oleh warga sekitar yang menyaksikan dan mencium aroma dari sebuah makhluk terbusuk yang pernah ada tepat di depan mata kepala mereka sendiri, di tengah malam yang dingin dan creepy, membuat seisi kota menjadi sangat berisik dan panik akan datangnya sebuah wabah yang akan menyebar dan menghabisi mereka semua dalam satu malam. Dan benar saja, bocah laki-laki tersebut tak lain dan tak bukan adalah sebuah lonceng kematian bagi seluruh warga kota yang malang itu.

Dengan sebuah seringai yang begitu menyeramkan bocah laki-laki itu berkata, "Ding-dong, paket Anda sekalian sudah tiba. Jutaan lalat hijau besar siap untuk berpesta!"

Detik itu juga, saat sang bocah sedang mengumandangkan kematian, jutaan lalat hijau besar muncul dan melesat dengan sangat cepat bagaikan sebuah takdir yang tak dapat dielak dari balik kegelapan malam yang mencekam, tepat tengah malam, saat sang Surya menghilang dalam bayang-bayang.

"Cilukba! Siapa yang ingin pelukan? Haha."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Flies
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Rahasia Hamidah
Jariah Publishing
Novel
BADAL
Purwati Ningsih
Cerpen
Bronze
KUTUKAN
Refy
Cerpen
Bronze
Bus Senja
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
Pedalaman Gumantra
Randy Arya
Novel
Gold
Sing, Unburied, Sing
Mizan Publishing
Flash
Bronze
judul
Udang laut
Novel
Bronze
Sesal
an sanaz
Komik
Bronze
horor short story
mae
Cerpen
Bronze
Bangkai di Meja Makan
Vania
Novel
Horror Picnic
Cathy Rosella
Cerpen
Danau di Belakang Kampus
Amelia Purnomo
Flash
Lift
Jasma Ryadi
Cerpen
Sendang Jantur
Noctis Reverie
Rekomendasi
Flash
Flies
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Desert
Rama Sudeta A
Cerpen
Game Over_
Rama Sudeta A
Cerpen
Collapse
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Freeze
Rama Sudeta A
Cerpen
The Lost Boy
Rama Sudeta A
Cerpen
April
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Home
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Circus
Rama Sudeta A
Cerpen
Perang Dunia Kaiju
Rama Sudeta A
Flash
Black
Rama Sudeta A
Flash
LOSER
Rama Sudeta A
Cerpen
Later
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Nokturnal
Rama Sudeta A
Flash
The Nightmare
Rama Sudeta A