Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Flies
2
Suka
11,092
Dibaca

Seorang bocah laki-laki berambut keriting, bermata sipit, dengan pupil berwarna hijau menjijikkannya, tengah berteriak dengan lantangnya tatkala dia berhasil menginjakkan kakinya di atas tanah sebuah kota megapolitan tengah malam itu.

Warga kota yang masih sibuk berlalu-lalang di tengah malam yang dingin itu mendadak menghentikan derap langkah kaki-kaki mereka saat indera penciuman mereka mendeteksi adanya aroma busuk yang berasal dari sosok bocah laki-laki tersebut. Mata mereka terbelalak seketika sesaat setelah menangkap sebuah potret menjijikan dan mengerikan dari sesosok bocah laki-laki berambut keriting, bermata sipit, dengan pupil berwarna hijau menjijikkannya, dan gerombolan lalat-lalat hijau besar yang berterbangan di sekitarnya, serta ratusan borok atau bekas luka yang sudah membusuk dan bernanah di sekujur tubuh kurusnya.

Jeritan dan teriakan-teriakan akan rasa jijik yang begitu luar biasa dirasakan oleh warga sekitar yang menyaksikan dan mencium aroma dari sebuah makhluk terbusuk yang pernah ada tepat di depan mata kepala mereka sendiri, di tengah malam yang dingin dan creepy, membuat seisi kota menjadi sangat berisik dan panik akan datangnya sebuah wabah yang akan menyebar dan menghabisi mereka semua dalam satu malam. Dan benar saja, bocah laki-laki tersebut tak lain dan tak bukan adalah sebuah lonceng kematian bagi seluruh warga kota yang malang itu.

Dengan sebuah seringai yang begitu menyeramkan bocah laki-laki itu berkata, "Ding-dong, paket Anda sekalian sudah tiba. Jutaan lalat hijau besar siap untuk berpesta!"

Detik itu juga, saat sang bocah sedang mengumandangkan kematian, jutaan lalat hijau besar muncul dan melesat dengan sangat cepat bagaikan sebuah takdir yang tak dapat dielak dari balik kegelapan malam yang mencekam, tepat tengah malam, saat sang Surya menghilang dalam bayang-bayang.

"Cilukba! Siapa yang ingin pelukan? Haha."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Flies
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Pembalasan Untuk Ibu ( part 1 )
Nabilla Shafira
Novel
Bronze
Makhluk Tak Kasat Mata Peliharaan Ibuku
Erma Sari
Novel
Bronze
Koma Karmila
Herman Sim
Flash
Monster di Dalam Lemari
Nurai Husnayah
Flash
Nanti di Kubur Ya!
Syashi Ammar
Flash
PULANG
Areta Swara
Flash
Bronze
Payung Hitam
Herman Sim
Flash
Hutan Berkabut Putih
Martha Z. ElKutuby
Cerpen
Kereta Kuda Bersayap dan Pengikutnya
Wafa Nabila
Flash
Bronze
Hantu Bosan
Sulistiyo Suparno
Novel
NAPAS TERAKHIR
Maria Merianti Boru Malau
Flash
Bronze
Hujan yang Sebentar
Afri Meldam
Novel
Bronze
Dongeng Tengah Malam
Maghfira Izani
Flash
Bronze
Penulis Cerita Horor
bomo wicaksono
Rekomendasi
Flash
Flies
Rama Sudeta A
Novel
Bronze
Venus: The Dawn
Rama Sudeta A
Cerpen
Perang Dunia Kaiju
Rama Sudeta A
Novel
Bronze
Robot
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Home
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Heaven
Rama Sudeta A
Cerpen
The Lost Boy
Rama Sudeta A
Novel
Deathskull
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Freeze
Rama Sudeta A
Cerpen
INFERNO
Rama Sudeta A
Flash
Minus
Rama Sudeta A
Flash
Borg-serker
Rama Sudeta A
Cerpen
Apocalypse
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Sunday
Rama Sudeta A
Cerpen
Later
Rama Sudeta A