Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Flies
2
Suka
11,630
Dibaca

Seorang bocah laki-laki berambut keriting, bermata sipit, dengan pupil berwarna hijau menjijikkannya, tengah berteriak dengan lantangnya tatkala dia berhasil menginjakkan kakinya di atas tanah sebuah kota megapolitan tengah malam itu.

Warga kota yang masih sibuk berlalu-lalang di tengah malam yang dingin itu mendadak menghentikan derap langkah kaki-kaki mereka saat indera penciuman mereka mendeteksi adanya aroma busuk yang berasal dari sosok bocah laki-laki tersebut. Mata mereka terbelalak seketika sesaat setelah menangkap sebuah potret menjijikan dan mengerikan dari sesosok bocah laki-laki berambut keriting, bermata sipit, dengan pupil berwarna hijau menjijikkannya, dan gerombolan lalat-lalat hijau besar yang berterbangan di sekitarnya, serta ratusan borok atau bekas luka yang sudah membusuk dan bernanah di sekujur tubuh kurusnya.

Jeritan dan teriakan-teriakan akan rasa jijik yang begitu luar biasa dirasakan oleh warga sekitar yang menyaksikan dan mencium aroma dari sebuah makhluk terbusuk yang pernah ada tepat di depan mata kepala mereka sendiri, di tengah malam yang dingin dan creepy, membuat seisi kota menjadi sangat berisik dan panik akan datangnya sebuah wabah yang akan menyebar dan menghabisi mereka semua dalam satu malam. Dan benar saja, bocah laki-laki tersebut tak lain dan tak bukan adalah sebuah lonceng kematian bagi seluruh warga kota yang malang itu.

Dengan sebuah seringai yang begitu menyeramkan bocah laki-laki itu berkata, "Ding-dong, paket Anda sekalian sudah tiba. Jutaan lalat hijau besar siap untuk berpesta!"

Detik itu juga, saat sang bocah sedang mengumandangkan kematian, jutaan lalat hijau besar muncul dan melesat dengan sangat cepat bagaikan sebuah takdir yang tak dapat dielak dari balik kegelapan malam yang mencekam, tepat tengah malam, saat sang Surya menghilang dalam bayang-bayang.

"Cilukba! Siapa yang ingin pelukan? Haha."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Flies
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Not Your Nightmare: The Cliff (Jalan yang salah)
Momento Mori
Flash
Bronze
Susuk Penghancur Jiwa
Risti Windri Pabendan
Flash
Bronze
Jangan Lihat Ke Belakang
Nisa
Novel
BADAL
Purwati Ningsih
Flash
Dari Dimensi Lain
bomo wicaksono
Novel
Bronze
Pendekar Sarang Demit
Raxl Sri
Novel
Gold
Fantasteen Scary Teru Teru Bozu
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Rahasia Kematian
Herman Sim
Cerpen
Tanda Gelap Di Perbukitan
Hilmi Azali
Novel
Bronze
KUCING MISTERIUS PENJAGA KUBURAN
Noferius Laia
Flash
Bronze
Arwah Basah
Herman Sim
Cerpen
Bronze
the dream of peace
Viona fiantika
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir dari Alam Twilight
stillzee
Flash
Bronze
1000 SUARA
Alvin Suhadi
Rekomendasi
Flash
Flies
Rama Sudeta A
Cerpen
Apocalypse
Rama Sudeta A
Cerpen
Rain
Rama Sudeta A
Flash
LOSER
Rama Sudeta A
Novel
Bronze
Venus: The Dawn
Rama Sudeta A
Flash
Borg-serker
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Heaven
Rama Sudeta A
Skrip Film
N0_T1M3
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Sunday
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Home
Rama Sudeta A
Flash
FALL
Rama Sudeta A
Flash
Twilight
Rama Sudeta A
Cerpen
April
Rama Sudeta A
Cerpen
Perang Dunia Kaiju
Rama Sudeta A
Cerpen
Later
Rama Sudeta A