Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Flies
2
Suka
10,414
Dibaca

Seorang bocah laki-laki berambut keriting, bermata sipit, dengan pupil berwarna hijau menjijikkannya, tengah berteriak dengan lantangnya tatkala dia berhasil menginjakkan kakinya di atas tanah sebuah kota megapolitan tengah malam itu.

Warga kota yang masih sibuk berlalu-lalang di tengah malam yang dingin itu mendadak menghentikan derap langkah kaki-kaki mereka saat indera penciuman mereka mendeteksi adanya aroma busuk yang berasal dari sosok bocah laki-laki tersebut. Mata mereka terbelalak seketika sesaat setelah menangkap sebuah potret menjijikan dan mengerikan dari sesosok bocah laki-laki berambut keriting, bermata sipit, dengan pupil berwarna hijau menjijikkannya, dan gerombolan lalat-lalat hijau besar yang berterbangan di sekitarnya, serta ratusan borok atau bekas luka yang sudah membusuk dan bernanah di sekujur tubuh kurusnya.

Jeritan dan teriakan-teriakan akan rasa jijik yang begitu luar biasa dirasakan oleh warga sekitar yang menyaksikan dan mencium aroma dari sebuah makhluk terbusuk yang pernah ada tepat di depan mata kepala mereka sendiri, di tengah malam yang dingin dan creepy, membuat seisi kota menjadi sangat berisik dan panik akan datangnya sebuah wabah yang akan menyebar dan menghabisi mereka semua dalam satu malam. Dan benar saja, bocah laki-laki tersebut tak lain dan tak bukan adalah sebuah lonceng kematian bagi seluruh warga kota yang malang itu.

Dengan sebuah seringai yang begitu menyeramkan bocah laki-laki itu berkata, "Ding-dong, paket Anda sekalian sudah tiba. Jutaan lalat hijau besar siap untuk berpesta!"

Detik itu juga, saat sang bocah sedang mengumandangkan kematian, jutaan lalat hijau besar muncul dan melesat dengan sangat cepat bagaikan sebuah takdir yang tak dapat dielak dari balik kegelapan malam yang mencekam, tepat tengah malam, saat sang Surya menghilang dalam bayang-bayang.

"Cilukba! Siapa yang ingin pelukan? Haha."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Flies
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Hidup Di Alam Lain
Dewi Hana
Novel
29 (Dua Puluh Sembilan)
Sri Winarti
Novel
Inang Kedua
Camèlie
Cerpen
Bronze
Anita dan Penghuni Lain
Jasma Ryadi
Cerpen
Penukar Raga
Eve Shi
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Sidney
Mizan Publishing
Novel
Tarun, Perjalanan ke Dunia Jin
artupaz piru
Flash
PHANTOM
Ratna Arifian
Novel
Bronze
Rama's Story : Mey Ling - Dark Castle
Cancan Ramadhan
Cerpen
Bronze
Radio Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir dari Alam Twilight
stillzee
Novel
SITINGGIL 2 : CINCIN MERAH DELIMA
Heru Patria
Cerpen
Bronze
Demit Berambut Api
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Cinta Di Bawah Pohon Jambu
INeeTha
Rekomendasi
Flash
Flies
Rama Sudeta A
Cerpen
Collapse
Rama Sudeta A
Novel
Bronze
Venus: The Dawn
Rama Sudeta A
Cerpen
Perang Dunia Kaiju
Rama Sudeta A
Cerpen
April
Rama Sudeta A
Flash
The Ex
Rama Sudeta A
Flash
The Singularity
Rama Sudeta A
Flash
Twilight
Rama Sudeta A
Flash
LOSER
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Burn
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Bubble Gum
Rama Sudeta A
Cerpen
D-DAY
Rama Sudeta A
Cerpen
LOCK IT DOWN
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Heaven
Rama Sudeta A
Skrip Film
N0_T1M3
Rama Sudeta A