Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Demi Adil yang Sulit Diraih
2
Suka
30,837
Dibaca

Kalau bukan lebaran atau idul adha, tiga orang di dalam rumah sederhana itu, yang atapnya hanya menunggu satu kali gempa lagi dan dipastikan roboh, mereka mungkin tidak akan menyantap olahan daging maupun ikan saking miskinnya.

“Belum lebaran, Mak,” komentar Adil lirih.

“Weslah, dimakan aja!” Asri pun melahap paha ayam goreng, dengan menahan hatinya yang sakit banget.

“Dapat bonus, apa dikasih sama bos di pasar?” tanya Samsul, suaminya yang malas kerja, 'pengangguran tingkat dewa'.

“Tinggal makan banyak nanya,” ketus Asri.

Seandainya Asri punya sedikit saja keberanian untuk mengambil keputusan, demi kesehatan mentalnya, mungkin saat ini dia tidak akan duduk di hadapan anaknya yang sangat dia sayangi. Namun, sayangnya, Adil justru menyimpan kekaguman pada Samsul, yang dianggapnya ayah terbaik, hanya karena 'selalu ada' di kala Adil sedih maupun bahagia.

[]

Esok malamnya, Asri tengah berada di dalam kamar berbau penguk. Di atas ranjang kamar itu, lelaki gagah tengah telanjang bersimbah keringat. Lelaki itu memandang Asri yang tengah berganti pakaian.

“Nggak nyangka koe mau muasin saya, Sri.”

“Yang penting aku dapet duit darimu.”

“Kenapa tak dari dulu?”

Asri tak balas bicara, sebenarnya hampir bilang sesuatu, tetapi dia tahan. Pikirnya, dengan duit yang dia dapat dari mantan kekasihnya yang tak pernah bisa move on itu, dirinya bisa membahagiakan Adil dan bisa merebut hati anaknya yang sudah terlampau jauh diraih.

[]

Asri pulang. Ketika sampai dan masuk rumah, Asri melihat Adil tengah tidur memeluk Samsul. Di sudut kamar, Asri menitikkan air mata karena merasa dirinya tidak akan pernah mampu merenggut hati anaknya. [

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Demi Adil yang Sulit Diraih
Athar Farha
Cerpen
Museum Memori Mbah Min
Ani Hamida
Cerpen
Bronze
Mengubah Hidup Lewat Belajar
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Cerpen
Bronze
Aku memilih yang baik, dan meninggalkan yang terbaik, aku memilih cinta dan meninggalkan yang setia.
Yanti suryanti
Novel
Toni's Secret
Yurlian
Novel
I See You
Wildan Ravi
Cerpen
Sebuah Pelarian
Adhy Musaad
Flash
Bronze
Suami dari Masa Lalu
Choirunisa Ismia
Flash
Di Tepi Jurang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Rara
Kirana Naya Maheswari
Flash
FACE RECOGNITION
Xianli Sun
Cerpen
Bronze
Bintang Sinetron
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
Menatap Awan Menggapai Bintang
Rival Ardiles
Novel
Buah Bibir
Fey Mega
Novel
Bronze
Gedith Woman
Anglint
Rekomendasi
Flash
Demi Adil yang Sulit Diraih
Athar Farha
Novel
Bronze
Tuhan, Boleh Ya, Aku Tidur Nggak Bangun Lagi?
Athar Farha
Flash
Hadiah Bawang Bombai
Athar Farha
Flash
Janji Kayu Manis
Athar Farha
Novel
DIFFERENT
Athar Farha
Flash
Kilat Karma
Athar Farha
Novel
Bronze
ISSUES
Athar Farha
Flash
Ritual Gerhana Bulan Merah
Athar Farha
Novel
Panduan Menjadi Pelakor
Athar Farha