Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Rasa Sakit
1
Suka
25,115
Dibaca

Suatu malam, ular yang kelaparan menemukan katak gemuk terdiam dekat bebatuan.

Tahu akan dimangsa, si katak tidak melarikan diri, justru menikmati detik-detik si ular menuju arahnya. Ular jadi heran, laparnya seolah hirap.

Semakin dekat, ular justru bertanya kepada katak dan bukan melahapnya bulat-bulat.

"Mengapa kau tidak kabur?"

"Kau terlambat, Ular. Alexithymia telah memakanku terlebih dahulu. Jika kau memakanku, aku tidak akan merasa sakit. Karena aku juga tidak bisa merasakan emosi apa-apa."

Ular terdiam sejenak, kemudian berkata menantang. "Mari kita buktikan. Aku akan memakanmu sekarang juga, dan rasakan sakitnya."

Katak menyetujui. Seperti perkataan awal, dia amat yakin meski tubuhnya berpindah di mulut ular, dia mati rasa. Katak menganalogikan dirinya cangkang hidup.

Hanya sebatas kedipan mata manusia, katak sudah dalam mulut ular.

Si ular menelan katak, dan saat turun ke perut, katak baru merasakan dirinya tersedot sedikit demi sedikit bersama napasnya yang tidak lagi leluasa.

Katak menerima rasa sakit pada menit terakhir dia bernapas. Ular merasa puas, karena setidaknya ia telah berbuat baik. Mengapa? Katak tidak bisa merasakan emosi apa-apa; marah, sedih, dan kecewa, tapi ternyata katak masih punya rasa sakit ketika tubuhnya terluka. Katak hanya tidak tahu bagaimana mengekspresikan perasaannya saking terlalu banyak terpendam.

Maka demikian, ular telah membantu katak mencicipi namanya sakit. Lagipula menurut ular, dalam pertarungan hidup, setidaknya ada jeda dimana dirimu mesti mengalami kesakitan. Entah sakit hati, sakit fisik, sampai kacau pikiran disebut sakit. Dan kini katak tak lagi kesakitan. Ini akan menjadi wajar.

"Memiliki emosi negatif dan tidak tahu cara membuangnya sungguh melelahkan, bukan?

"Ah, omong-omong rasa tubuhmu lezat sekali, Katak. Semoga kau ditempatkan di surga Tuhan."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Novel
Gold
Anne of Windy Poplars
Mizan Publishing
Flash
Selamat Pagi Tugas, Tisha
Martha Z. ElKutuby
Flash
Isi Lemari
verlit ivana
Flash
Bronze
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Flash
Terjebak Hujan
Majestic Journey
Flash
Bronze
Elixir Kiss
Silvarani
Novel
Bronze
Certainties
S. F. Hita
Flash
Pelaminan
Ikhsannu Hakim
Flash
Bronze
LDR PROBLEM
Maldalias
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan
Flash
Bronze
Alunan Luna
Glorizna Riza
Flash
Aku Lihat Surga di Mata Ibu
Putri Rafi
Flash
Bronze
Derivatif Pernikahan
Silvarani
Skrip Film
Fireworks
Ade Pramoedya Ananta
Rekomendasi
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Flash
Bronze
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan
Flash
Di Titik Nol
Ilestavan
Novel
Irama Bulan
Ilestavan
Flash
Tali Takdir
Ilestavan
Flash
Sintas
Ilestavan
Flash
Gugur
Ilestavan
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Cerpen
Gandark
Ilestavan
Flash
Jangan Percaya Narasi Ini
Ilestavan
Flash
Buta Nikmat
Ilestavan
Cerpen
Pretensi
Ilestavan
Novel
VII Diebus
Ilestavan
Flash
Bertumbuh
Ilestavan