Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Saksi Bisu
3
Suka
9,326
Dibaca

23.50

Malam itu, dingin terasa menggigit, dan gelap terasa lebih pekat. Hujan baru saja berhenti. Air menggenang di permukaan jalan yang rusak. Bayangan seekor kucing belang terpantul di sana; sibuk mengendap-endap. Tikus gemuk di seberang jalan belum tahu bahaya besar yang mengintainya.

Seorang pria muda muncul dari ujung jalan. Ia berlari serampangan. Napasnya memburu. Dadanya naik turun. Kepalanya terus menoleh ke belakang. Matanya nyalang, menatap gelap malam dalam ketakutan. Tangannya gemetar. Bibirnya bergetar.

Sosok lain tiba di ujung jalan. Seseorang bertopi hitam. Pria muda itu berteriak putus asa. Matanya memerah. Sedetik kemudian ia menangis histeris. Tapi sosok di ujung jalan itu justru bergerak mendekat.

Pria muda kalut. Ia menguatkan kakinya yang gemetar untuk melangkah mundur. Hampir ia terjatuh karena menginjak ekor si kucing belang. Setelah berhasil menyeimbangkan diri, ia melanjutkan pelarian.

Tikus gemuk terkikik. Kucing belang menatapnya sinis. Sosok bertopi hitam bergegas. Langkah-langkahnya tegap dan cepat. Di tangan kanannya, sebuah benda tampak berkilauan di bawah cahaya lampu jalan yang temaram.

07.05

Polisi akhirnya berhasil membubarkan kerumunan yang penasaran. Mayat seorang pria muda ditemukan di bawah terpal milik salah seorang pedagang ikan. Kondisinya sangat mengenaskan. Entah ada berapa banyak luka tusuk di tubuhnya. Seorang polisi muda berlari ke sudut pasar, wajahnya pucat. Tak berapa lama, ia mengeluarkan kembali menu sarapannya.

Kucing belang memandang remeh sosok berseragam di hadapannya. Ia memalingkan wajah dengan angkuh. Saat itulah ia melihat seorang pria berambut putih yang perlahan menjauh dari kerumunan. Tangan kanan pria itu kini mengayun lunglai, sambil menggenggam beberapa tangkai bakung putih. Langkah-langkahnya tidak segagah semalam, tapi kucing belang tak salah mengenali orang. Diikutinya pria paruh baya itu, menuju sebuah pemakaman di pinggiran kota.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Wanginya Kamar Pengantin
Lian lubis
Flash
Saksi Bisu
Venny P.
Cerpen
Bronze
Aku Atau Dia
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Kemala Kembali (1)
Omius
Cerpen
Bronze
Not Your Nightmare: Never Empty (Rumah yang Tidak Boleh Kosong)
Memento Mori
Cerpen
Bronze
Segalanya tentang Cahaya
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
MISTERI TAS HITAM
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Bronze
Kegelapan yang Meringkus Bulan
Aralya Seraquin
Cerpen
Dream Incantation
Resti
Flash
Singgah
hyu
Cerpen
Bronze
Logika Pembunuh
Adeline Nordica
Flash
Sekolah yang Pulang Lebih Dulu
Aulia umi halafah
Cerpen
Kelam
Rairaa
Flash
Alat Pendeteksi Jodoh
Rahma Nanda Sri Wahyuni
Cerpen
Kunci yang Bernama Rindu
Rico Tsiau
Rekomendasi
Flash
Saksi Bisu
Venny P.
Cerpen
Organisasi Rahasia
Venny P.
Cerpen
Selepas Petang
Venny P.
Flash
Bronze
Gerbang Nasib
Venny P.
Cerpen
Bronze
Dua Perempuan
Venny P.
Cerpen
Pulang
Venny P.