Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Saksi Bisu
4
Suka
12,109
Dibaca

23.50

Malam itu, dingin terasa menggigit, dan gelap terasa lebih pekat. Hujan baru saja berhenti. Air menggenang di permukaan jalan yang rusak. Bayangan seekor kucing belang terpantul di sana; sibuk mengendap-endap. Tikus gemuk di seberang jalan belum tahu bahaya besar yang mengintainya.

Seorang pria muda muncul dari ujung jalan. Ia berlari serampangan. Napasnya memburu. Dadanya naik turun. Kepalanya terus menoleh ke belakang. Matanya nyalang, menatap gelap malam dalam ketakutan. Tangannya gemetar. Bibirnya bergetar.

Sosok lain tiba di ujung jalan. Seseorang bertopi hitam. Pria muda itu berteriak putus asa. Matanya memerah. Sedetik kemudian ia menangis histeris. Tapi sosok di ujung jalan itu justru bergerak mendekat.

Pria muda kalut. Ia menguatkan kakinya yang gemetar untuk melangkah mundur. Hampir ia terjatuh karena menginjak ekor si kucing belang. Setelah berhasil menyeimbangkan diri, ia melanjutkan pelarian.

Tikus gemuk terkikik. Kucing belang menatapnya sinis. Sosok bertopi hitam bergegas. Langkah-langkahnya tegap dan cepat. Di tangan kanannya, sebuah benda tampak berkilauan di bawah cahaya lampu jalan yang temaram.

07.05

Polisi akhirnya berhasil membubarkan kerumunan yang penasaran. Mayat seorang pria muda ditemukan di bawah terpal milik salah seorang pedagang ikan. Kondisinya sangat mengenaskan. Entah ada berapa banyak luka tusuk di tubuhnya. Seorang polisi muda berlari ke sudut pasar, wajahnya pucat. Tak berapa lama, ia mengeluarkan kembali menu sarapannya.

Kucing belang memandang remeh sosok berseragam di hadapannya. Ia memalingkan wajah dengan angkuh. Saat itulah ia melihat seorang pria berambut putih yang perlahan menjauh dari kerumunan. Tangan kanan pria itu kini mengayun lunglai, sambil menggenggam beberapa tangkai bakung putih. Langkah-langkahnya tidak segagah semalam, tapi kucing belang tak salah mengenali orang. Diikutinya pria paruh baya itu, menuju sebuah pemakaman di pinggiran kota.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
BLUE EYES
Hary Silvia
Flash
Saksi Bisu
Venny P.
Cerpen
Bronze
Agnosia
Godok
Flash
The Room 13
Ariq Ramadhan Nugraha
Cerpen
Bronze
A Little Bird
Lirin Kartini
Novel
RENTENIR: PEMBURU KEBENARAN
Novi Assyadiyah
Novel
DEATH BOX - THE SERIES
GAZALI
Cerpen
Menerka Dibalik Kisah Kehidupan
dreaminghand
Flash
Bronze
Kita Tidak Pernah Sampai
Arjun
Flash
Who is the real Monster?
Via S Kim
Novel
Bronze
Siswa Sempurna [Bagian 1 | Sisi Terang]
Ikhsannu Hakim
Flash
Garis Takdir
MAkbarD
Flash
Nama yang Tidak Pernah Dipanggil
Aulia umi halafah
Novel
Bayangan Kematian
Leyla Imtichanah
Novel
Bronze
Lembar Usang Berkisah
Dwimarta
Rekomendasi
Flash
Saksi Bisu
Venny P.
Cerpen
Bronze
Dua Perempuan
Venny P.
Cerpen
Organisasi Rahasia
Venny P.
Cerpen
Selepas Petang
Venny P.
Flash
Bronze
Gerbang Nasib
Venny P.
Cerpen
Pulang
Venny P.