Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Kucing Pencuri
5
Suka
32,372
Dibaca

Kucing abu-abu itu suka mencuri. Dia sering dimaki-maki oleh pemilik warung tegal atau tukang sayur. Kucing tidak pernah tersinggung, karena memang benar adanya kalau dia mencuri makanan.

Manusia jahat sering kali menendang, tapi kali ini manusia jahat lainnya menyiram air panas. Bulu-bulu langsung rontok, kulitnya melepuh. Ini karena dia mengambil sepotong paha ayam.

Sepotong paha ayam terlalu mahal untuk badannya yang sekarang terlihat cacat dan kacau. Jika kucing tidak lapar, mungkin dirinya tak sudi mencuri dan menjadi tercela.

Malam hari, kucing kembali ke tempat di mana anaknya berada. Anak satu-satunya dari empat anak yang tidak selamat ketika dilahirkan. Ia sedang terlelap. Kucing abu-abu mulai menjilati bulu-bulu si anak dengan kasih sayang.

Dalam bahasanya, dia berkata, "Kelak ketika kau dewasa, jangan biarkan manusia melukaimu demi memenuhi rasa lapar. Karena rasanya lebih menyakitkan dari kelaparan."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan
Flash
Bronze
Cincin Mahar Saturnus
Silvarani
Novel
Bronze
Kang Azzam: Sang Kiai dan Metamorfosa
Imajinasiku
Skrip Film
Before Tomorrow
Noor Cholis Hakim
Flash
Polusi dalam Politik
Aiman Muin
Novel
Sepekan
Boby Anggara
Novel
Gold
NY Over Heels
Bentang Pustaka
Novel
Catatan Hitam Magdalena
Selvi Nofitasari
Skrip Film
Before Tomorrow (SCRIPT)
Noor Cholis Hakim
Skrip Film
Between two options
Rahmawati
Skrip Film
Live Again
Donny Sixx
Novel
Monday
Kamila
Novel
Gemini
NO-NAME
Flash
Bronze
Gadis Panggilan di Pelataran Masjid
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Pudar
Fataya
Rekomendasi
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan
Flash
Memang, Kamu Siapa?
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Gandark
Ilestavan
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Flash
Tali Takdir
Ilestavan
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Flash
Delusi Cinta
Ilestavan
Flash
Pena Tuhan
Ilestavan
Flash
Ketika
Ilestavan
Novel
VII Diebus
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Pretensi
Ilestavan
Flash
Delas
Ilestavan
Flash
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Flash
Gugur
Ilestavan
Flash
The Last Painting
Ilestavan