Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Ketika
1
Suka
25,838
Dibaca

Ketika daun-daun kecil itu berjatuhan, ibu membawakanku makanan. Ketika angin itu berembus lebih kencang, ibu kembali membawa makanan di mulutnya. Hanya dengan menatapku makan, ibu seolah sudah merasa kenyang.

Ketika gelap meraja juga, ibu membawakanku sepotong ayam. Ibu ingin menggigitnya sedikit, tapi aku langsung menggeram. Tidak ada satupun yang boleh meminta makananku, tanpa terkecuali ibu.

Ketika kupu-kupu terbang dan menyerap sari bunga, aku memunggungi ibu yang sudah tua. Dia tidak bisa lagi membawakanku makanan. Ibu yang merasa bersalah, beranjak dari baringnya dan memintaku menunggu.

"Ibu akan bawa sesuatu yang bisa dimakan," katanya.

Ketika bulat cahaya merangkak naik, ibu tidak kembali.

Dia tidak akan kembali. Kata manusia-manusia itu, ada kucing tua berwarna hitam kuning yang mati akibat dipenggal oleh pemilik kedai daging.

Itu ibuku.

Selama ini ibu yang selalu membawakanku makanan, tapi aku tidak pernah balas memberi. Aku memang anak tidak tahu diri. Tahukah dari mana ibu mendapatkan semua makanan yang dikasih untukku? Dia mencuri, dan aku hanya menuruti titahnya.

"Tidak ada hal baik dari mencuri, jangan mengikuti ibu, selapar apa pun kamu."

Tetapi, saat ini aku tidak percaya pada perkataan ibu. Setidaknya, ada hal baik dari mencuri; dia bisa membesarkanku, membuatku tetap hidup sampai sekarang.

Bukankah ibu terlalu mementingkan sudut pandanganya sendiri? Dia tidak membolehkanku mencuri, tapi kenyataan, dari mencuri kaum seperti kami bisa mengisi perut untuk bertahan.

Oh ya, aku juga terlalu sibuk memunggungi ibu kala dia tidak bisa memberiku makan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Marnie
Zi Hea
Novel
Thirtieth Night
Ri(n)Jani
Novel
40 hari salatku tak diterima karena khamar
After Future
Novel
BERANDA RUMAH KAKEK
Embart nugroho
Flash
Ketika
Ilestavan
Flash
Bronze
Pria Tak di Kenal Membawa Kardus
Putri Rafi
Flash
Semangkuk Bakso
Jasma Ryadi
Flash
Bronze
Kala Sains Sebatas Pratikum Politik Jilid 2
Silvarani
Cerpen
Bronze
Pak Khairul dan Ayamnya Yang Usil
Yovinus
Novel
Bronze
Renjana pada Bahagia
Shaalila
Novel
Bronze
HOPE YOU
gleysia gladys
Novel
Aroma Ganti
Eci FE
Novel
Yummy Kost!
Daodao
Novel
Dia Sekala
al
Novel
Bronze
PSIKOSIS
Indah Nur Aini
Rekomendasi
Flash
Ketika
Ilestavan
Flash
Sintas
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Pretensi
Ilestavan
Flash
Buta Nikmat
Ilestavan
Flash
Memang, Kamu Siapa?
Ilestavan
Flash
The Last Painting
Ilestavan
Flash
Delusi Cinta
Ilestavan
Flash
Delas
Ilestavan
Flash
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Flash
Tali Takdir
Ilestavan
Flash
Pena Tuhan
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Gandark
Ilestavan
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan