Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Ketika
1
Suka
32,936
Dibaca

Ketika daun-daun kecil itu berjatuhan, ibu membawakanku makanan. Ketika angin itu berembus lebih kencang, ibu kembali membawa makanan di mulutnya. Hanya dengan menatapku makan, ibu seolah sudah merasa kenyang.

Ketika gelap meraja juga, ibu membawakanku sepotong ayam. Ibu ingin menggigitnya sedikit, tapi aku langsung menggeram. Tidak ada satupun yang boleh meminta makananku, tanpa terkecuali ibu.

Ketika kupu-kupu terbang dan menyerap sari bunga, aku memunggungi ibu yang sudah tua. Dia tidak bisa lagi membawakanku makanan. Ibu yang merasa bersalah, beranjak dari baringnya dan memintaku menunggu.

"Ibu akan bawa sesuatu yang bisa dimakan," katanya.

Ketika bulat cahaya merangkak naik, ibu tidak kembali.

Dia tidak akan kembali. Kata manusia-manusia itu, ada kucing tua berwarna hitam kuning yang mati akibat dipenggal oleh pemilik kedai daging.

Itu ibuku.

Selama ini ibu yang selalu membawakanku makanan, tapi aku tidak pernah balas memberi. Aku memang anak tidak tahu diri. Tahukah dari mana ibu mendapatkan semua makanan yang dikasih untukku? Dia mencuri, dan aku hanya menuruti titahnya.

"Tidak ada hal baik dari mencuri, jangan mengikuti ibu, selapar apa pun kamu."

Tetapi, saat ini aku tidak percaya pada perkataan ibu. Setidaknya, ada hal baik dari mencuri; dia bisa membesarkanku, membuatku tetap hidup sampai sekarang.

Bukankah ibu terlalu mementingkan sudut pandanganya sendiri? Dia tidak membolehkanku mencuri, tapi kenyataan, dari mencuri kaum seperti kami bisa mengisi perut untuk bertahan.

Oh ya, aku juga terlalu sibuk memunggungi ibu kala dia tidak bisa memberiku makan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Garis Keturunan
ryunee samaya
Flash
Ketika
Ilestavan
Novel
soul
Syifa Nabilah
Novel
Bronze
RUMAH ANDINIE
YOHS SUWONDO
Novel
My boring life
muthia.ramadhani
Novel
Biduk Retak
Sriasih (Asih Rehey)
Flash
Bronze
Bahu dan Sandaran
White Blossom
Flash
Bronze
Pundak Yang Di Pilih
Neil E. Fratér
Flash
Bronze
Bocah Cilik
SIONE
Flash
Bronze
Sebuah Penantian
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Topeng
Apriana Liunome
Novel
Gold
KKPK Hari-Hari Akari
Mizan Publishing
Flash
Aku atau Dia
Jasma Ryadi
Novel
Bronze
Sembuh Utuh
Afifahsty
Flash
Bronze
Tetangga Depan Rumah
qiararose
Rekomendasi
Flash
Ketika
Ilestavan
Flash
Memang, Kamu Siapa?
Ilestavan
Flash
Delusi Cinta
Ilestavan
Flash
Gugur
Ilestavan
Flash
Rasa Sakit
Ilestavan
Flash
The Last Painting
Ilestavan
Flash
Buta Nikmat
Ilestavan
Flash
Delas
Ilestavan
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan
Flash
Bertumbuh
Ilestavan
Flash
Di Titik Nol
Ilestavan
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Pretensi
Ilestavan
Flash
Sintas
Ilestavan
Flash
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan