Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Ketika
1
Suka
22,992
Dibaca

Ketika daun-daun kecil itu berjatuhan, ibu membawakanku makanan. Ketika angin itu berembus lebih kencang, ibu kembali membawa makanan di mulutnya. Hanya dengan menatapku makan, ibu seolah sudah merasa kenyang.

Ketika gelap meraja juga, ibu membawakanku sepotong ayam. Ibu ingin menggigitnya sedikit, tapi aku langsung menggeram. Tidak ada satupun yang boleh meminta makananku, tanpa terkecuali ibu.

Ketika kupu-kupu terbang dan menyerap sari bunga, aku memunggungi ibu yang sudah tua. Dia tidak bisa lagi membawakanku makanan. Ibu yang merasa bersalah, beranjak dari baringnya dan memintaku menunggu.

"Ibu akan bawa sesuatu yang bisa dimakan," katanya.

Ketika bulat cahaya merangkak naik, ibu tidak kembali.

Dia tidak akan kembali. Kata manusia-manusia itu, ada kucing tua berwarna hitam kuning yang mati akibat dipenggal oleh pemilik kedai daging.

Itu ibuku.

Selama ini ibu yang selalu membawakanku makanan, tapi aku tidak pernah balas memberi. Aku memang anak tidak tahu diri. Tahukah dari mana ibu mendapatkan semua makanan yang dikasih untukku? Dia mencuri, dan aku hanya menuruti titahnya.

"Tidak ada hal baik dari mencuri, jangan mengikuti ibu, selapar apa pun kamu."

Tetapi, saat ini aku tidak percaya pada perkataan ibu. Setidaknya, ada hal baik dari mencuri; dia bisa membesarkanku, membuatku tetap hidup sampai sekarang.

Bukankah ibu terlalu mementingkan sudut pandanganya sendiri? Dia tidak membolehkanku mencuri, tapi kenyataan, dari mencuri kaum seperti kami bisa mengisi perut untuk bertahan.

Oh ya, aku juga terlalu sibuk memunggungi ibu kala dia tidak bisa memberiku makan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Antropologi Cinta
Satorie
Novel
Tiramisu Cake
Mita Vacariani
Novel
Soulmate
Tiara Elsabila
Novel
Segaris Cita
An-nisa Putri Errohman
Skrip Film
Lihat Tubuhku
Farrah Eva Nabila
Flash
Ketika
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Menunggu Calling Nana
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
My Bos So Lucknut
Yona Elia Pratiwi
Cerpen
Cerita yang Belum Disampaikan
Amanda Chrysilla
Novel
Bronze
Korupsi Dalam Puisi Sepotong Roti
Arroyyan Dwi Andini
Novel
Bronze
One Persen Of People
Renita Sylvia
Novel
Bronze
Unforgettable Story
Ayzahran
Novel
Don't Put The Sugar on Your Cheeks
Bellaanjni
Novel
door of the book
shiroiwa dzaki
Novel
3 Titik Cinta Saturnus & Venus
제천대성
Rekomendasi
Flash
Ketika
Ilestavan
Novel
Irama Bulan
Ilestavan
Novel
VII Diebus
Ilestavan
Flash
Bronze
Secangkir Kopi tak Bersuara
Ilestavan
Flash
Memang, Kamu Siapa?
Ilestavan
Flash
Jangan Percaya Narasi Ini
Ilestavan
Flash
Delusi Cinta
Ilestavan
Flash
Gugur
Ilestavan
Flash
Kucing Pencuri
Ilestavan
Flash
The Last Painting
Ilestavan
Flash
Pena Tuhan
Ilestavan
Flash
Eskapisme
Ilestavan
Cerpen
Gandark
Ilestavan
Flash
Di Titik Nol
Ilestavan
Flash
Tali Takdir
Ilestavan