Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Isi Lemari
4
Suka
24,913
Dibaca

Pagi datang kembali.

Kulirik lemari kayu dalam bilik yang pintunya terbuka sedikit. Sudut-sudut bibirku tertarik ke atas. Mengingat belakangan ini, jejalan pakaian dalam lemari telah berkurang.

Setelah sebelumnya kusadari, pakaian yang kugunakan hanya beberapa set saja, bergantian setiap harinya.

Itu lagi, dan itu lagi.

Kedatangan tamu yang spontan menginap pun menyentakku pada kenyataan sederhana, tentang betapa minimnya pakaian yang layak untuk dipinjamkan.

Beberapa memiliki lubang, sobekan, noda, warna yang tak terdefinisi, bahkan ukuran yang telah lama tak sepadan dengan dimensi badan.

Jika baju-baju itu tak tega kupinjamkan untuk beberapa jam saja pada raga orang lain, mengapa masih betah kusandang?

Bahkan memenuhi lemari pakaian dalam durasi tahunan.

Ini bukan tentang hedonitas atau menolak kesahajaan, ini soal menakar kesadaran untuk menghargai badan sendiri yang kugunakan sehari-hari.

Jadi mari periksa lagi, apa masih ada yang mesti dibuang atau digantikan.

Oh, tentu saja ini bukan hanya tentang lemari.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Isi Lemari
verlit ivana
Flash
Bronze
DILEMATIK CINTA
Aldi Renaldi
Skrip Film
The Power Of My Fam(ily)
rahmatunisa fadilla
Skrip Film
ALONA
Sierie Koto
Flash
Bronze
Potong Tangan
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Nenek Cantik, Nenek 14 Anak
Abdi Husairi Nasution
Flash
Bronze
Pengintip Malam Pengantin
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
Paruh Dalu
Fitri F. Layla
Skrip Film
Meisje
Abe Ruhsam
Flash
Bronze
Anak Pak Kiai
Abdi Husairi Nasution
Flash
Daging yang Menitipkan Rasa
Kiara Hanifa Anindya
Novel
Bronze
YANG BELUM USAI
essa amalia khairina
Flash
Bronze
Perahu Tanpa Dayung
Herman Siem
Flash
Bronze
Memotret Hujan
Rie Yanti
Flash
Wanita metropolitan
Reveniella
Rekomendasi
Flash
Isi Lemari
verlit ivana
Flash
Bronze
Pekerjaan Rumah Dua Puluh Tahun Lalu
verlit ivana
Flash
Seolah Pernah Bertemu (1)
verlit ivana
Cerpen
Bronze
Secangkir Utopia
verlit ivana
Flash
Seolah Pernah Bertemu (2)
verlit ivana
Flash
Bronze
Bagaimana Jika Kopiku Habis
verlit ivana
Flash
Bronze
Cincin di Kala Hampa
verlit ivana
Flash
Bronze
Gadis yang Mati di Atap
verlit ivana
Novel
Bronze
Halaman Sembilan
verlit ivana
Flash
Bronze
Gadis Pembenciku
verlit ivana