Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Religi
Dua Ribu Rupiah Hadiah Surga?
1
Suka
4,365
Dibaca

Ungkapan ini sering kali kita dengar dari pembicara-pembicara yang berbicara di depan audiences. Yang sebenarnya kalau kita tafsirkan ia punya maksud yang lebih dari satu.

Jika dua ribu ini di posisi orang yang berduit, yang selalu mencari recehan untuk diberikan (disedakhakn, diinfakkan atau semacamnya), maka dua ribu rupiah adalah sebuah pengorbanan yang tak sebanding dengan apa yang ia harapkan, yaitu berupa balasan surga. Kita tidak berfokus pada kata "sebanding" dulu, sebab tak ada hal apa pun di dunia ini yang sebanding dengan nikmat Allah, lebih-lebih adalah surganya Allah Subhanahu wata'ala. 

Dua ribu rupiah di tangan orang yang mudah mendapatkannya memang dianggap hal yang tak seharusnya ia lakukan, jika penghasilan bulanannya adalah gaji UMR atau pun pengusaha, pedagang dan lainnya yang omsetnya bisa ratusan juta perbulan. Maka dua ribu rupiah di tangan mereka kita pandang sebagai nilai yang sangat rendah dan tak selayaknya diberikan kepada orang lain jika ia berharapan dapat balasan yang jauh lebih besar dibanding itu, meskipun ia ikhlas. Benar janji Allah satu kebaikan nilainya dilipatkan sepuluh kali lipat dan kelipatan ganda lainnya, namun dua ribu rupiah memang pantas dipertanyakan keseriusannya dalam berharapa, surga? 

Berbeda dengan yang sehari mungkin cuma makan sekali bahkan tidak pernah makan nasi dalam seminggu, hanya makan roti tawar dengan cara berhemat atau menunggu santunan dan hajatan orang lain. Maka dua ribu rupiah adalah nilai yang besar! Meskipun mereka tidak ikhlas. Oleh karena itu, dua ribu rupiah tidaklah bisa disama ratakan nilainya dengan yang berduit.

Masalahnya, kita tidak tahu mana yang benar-benar berduit atau tidak!? Sebab zaman ini, yang kelihatannya sederhana, ternyata berpunya. Hanya saja ia tidak menampakkannya. Maka pembicara-pembicara di depan menghukumi secara zhahir saja untuk kemudian pendengar lah menilai mana yang dimaksud, tinggal disesuaikan dengan fakta di lapangan. Tentu yang kita ketahui hanyalah orang-orang sekitar kita saja, takkan mungkin kita intip-intip gerak-gerik anggota DPR RI.

Maka harapannya, bagi yang berduit, cobalah mudah tangan memberikan minimal seratus ribu untuk setiap kesempatan. Jangan pelit, Allah Maha Melihat, tetangga juga pengamat, hati-hati jika berbuat, setidaknya siapkanlah yang angka nolnya lebih dari empat. Jangan terpancing dengan ungkapan, "daripada tidak sama sekali?" Wallahu 'alam.

Gamaliyah, 10/8/2023

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Flash
Dua Ribu Rupiah Hadiah Surga?
Daud Farma
Novel
TAAJ
Ida Mujtahidah
Novel
Bronze
Yai Sepuh
Eko Hartono
Novel
Kirari
IBU KYOKO
Cerpen
Bronze
SEPASANG MATA BIDADARI
Lina Budiarti
Flash
Terkabulnya Doa
Yooni SRi
Flash
Bronze
Menangkap Senyum
Ron Nee Soo
Novel
Perkamen Sanada
Panji Pratama
Novel
Gold
Catatan Indah untuk Tuhan
Mizan Publishing
Novel
Another Toxic Story
SITI NUR AISYAH
Novel
Gold
Memulihkan Sekolah Memulihkan Manusia
Noura Publishing
Novel
Perjalanan Cahaya
Kim Hakimi
Cerpen
Lensa kecil takdir
Miftah
Novel
Gold
Kapal Nuh Abad 21
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Anak Pak Kyai
Nisa Salsabila
Rekomendasi
Flash
Dua Ribu Rupiah Hadiah Surga?
Daud Farma
Cerpen
Bronze
Happy Birth Day Our Queen
Daud Farma
Novel
Thawiyyah
Daud Farma
Cerpen
Bronze
Happy Birth Day Our Queen
Daud Farma
Novel
Bronze
SENJA DATANG AYO PULANG
Daud Farma
Cerpen
Bronze
Terima Kasih Pernah Singgah Di Hati
Daud Farma
Cerpen
Bronze
Negeri Seribu Bukit
Daud Farma
Flash
Bronze
Ibu Merindukanmu
Daud Farma
Novel
Bronze
HARUN HILWA
Daud Farma
Flash
Bronze
Jodoh? Biarkan Kami Saling Menentukan
Daud Farma
Novel
Bronze
IYYAAKI HUBBII
Daud Farma
Cerpen
Bronze
Ayahku Nasihat Hidupku
Daud Farma
Flash
Bronze
Paling Bahagia di Hari Raya
Daud Farma
Flash
Bronze
Khayalan Pembaca Ayat-Ayat Cinta
Daud Farma
Novel
Bronze
Kamukah Jodohku?
Daud Farma