Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Krasa.
3
Suka
28,182
Dibaca

Sebotol kaleng soda terlempar tepat didepan ku, pelakunya tidak lain adalah Tamara gadis 2 hari kemarin yang tidak sengaja bertemu dijalan waktu motor Tamara mogok. Masih sama seperti terakhir kali ketemu rambut tergelung dengan kuncir berbandol mickey mouse berwarna merah. Dan tas selempang yang tak pernah ketinggalan berada dipundaknya. Wangi Aquatic yang terhirup jika bersebalahan.

"Re-take berapa kali hari ini Mar?" katanya yang dia tahu bahwa aku baru saja syuting MV untuk album terbaruku.

“Cuma 3 kali.” Berbeda dengan waktu pertama datang dia merubah ekspresinya. Wajah datar dengan tatapan menyelidik membuatku terdiam sejenak. Membuatku menerka nerka apa yang salah dengan diriku. Dahiku berkerut, seakan bertanya ada apa dengan eskpresi Tamara.

“Enggak kayak biasanya, lagi banyak pikiran ya?” seakan tahu Tamara bersuara. Sepenggal pertanyaan itu benar-benar membuatku tidak bisa berkata-kata. Padahal hanya sekali bercerita kupikir dia sudah lupa dengan keadaanku. Hanya helaan nafas yang menjadi jawabnku.Terdengar tawa yang khas mengiterupsi sunyi ini.

"Selama kamu berada di lingkup rasa aman. Dari sekian banyak hal yang kamu lewatin udah termasuk hebat," katanya dengan senyuman yang tak luput ada pada wajahnya.

"Mar, se independent diri mu suatu saat juga butuh seseorang untuk memenuhi inner child dalam dirimu. Jangan bosan cerita ke aku ya," lanjutnya. Rasanya sudah terlalu dalam aku jatuh pada paras dan sifatnya yang sama-sama mengagumkan.

Berdehem sedikit menetralkan rasa gugup yang semakin dirasa semakin kuat efeknya. Entah sejak kapan, perasaan yang belum pernah aku rasakan bebas berkeliaran.

Aku menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan. Bersiap mengutarakan kalimat yang sudah kurangkai.

"Meski aku gak lama disini. Terimakasih sudah menjadi tempat ku berpulang walau hanya beberapa hari. Itu sangat berarti." Lanjutnya lagi.

Seakan tahu kemana arahnya pertanyaan konyol terlontar tanpa peringatan “Udah baikan?” Melupakan fakta bahwa dia sudah tidak sendiri lagi.

Tamara mengangguk, menunjukkan jari manis dengan senyum ceriahnya “2 bulan lagi mau nikah”

Bungkam. hanya seutas senyum yang terukir dibibirku.

I don't know what that feeling is. But I know you. And I fells.

 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Cinta Dalam Dekapan Corona
naning nurtriana
Novel
Hai Kamu, Jangan Bersedih!
aulia puspita dewi
Flash
Penjaga Gawang
Fajar R
Flash
Krasa.
Ninazyn
Flash
Senandika: Di Antara Sunyi yang Menyebut Namamu
Ika nurpitasari
Novel
Frozen Tundra
Diahsulis
Novel
Kinandita
Gita Oktavia
Novel
Bronze
Lintang Kelana
Imajinasiku
Novel
Gelato for My Lame Life
DWI CAHAYA LESTARI
Skrip Film
Janda Muda
Maitra Tara
Flash
Bronze
Cita-cita Wina
Leni Juliany
Flash
Bronze
Strong Cinnamon and Sparkling Brown Sugar
Silvarani
Novel
Gold
PBC My Brother and A Flower
Mizan Publishing
Novel
Kosan Bu Djoko
Sarah Teplaka
Novel
Dearly
MiiraR
Rekomendasi
Flash
Krasa.
Ninazyn
Flash
Berawal dari menfess
Ninazyn
Flash
Dansa Diketiadaan
Ninazyn
Novel
KANDIRSA || STRANGER INVESTOR
Ninazyn