Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Krasa.
3
Suka
23,606
Dibaca

Sebotol kaleng soda terlempar tepat didepan ku, pelakunya tidak lain adalah Tamara gadis 2 hari kemarin yang tidak sengaja bertemu dijalan waktu motor Tamara mogok. Masih sama seperti terakhir kali ketemu rambut tergelung dengan kuncir berbandol mickey mouse berwarna merah. Dan tas selempang yang tak pernah ketinggalan berada dipundaknya. Wangi Aquatic yang terhirup jika bersebalahan.

"Re-take berapa kali hari ini Mar?" katanya yang dia tahu bahwa aku baru saja syuting MV untuk album terbaruku.

“Cuma 3 kali.” Berbeda dengan waktu pertama datang dia merubah ekspresinya. Wajah datar dengan tatapan menyelidik membuatku terdiam sejenak. Membuatku menerka nerka apa yang salah dengan diriku. Dahiku berkerut, seakan bertanya ada apa dengan eskpresi Tamara.

“Enggak kayak biasanya, lagi banyak pikiran ya?” seakan tahu Tamara bersuara. Sepenggal pertanyaan itu benar-benar membuatku tidak bisa berkata-kata. Padahal hanya sekali bercerita kupikir dia sudah lupa dengan keadaanku. Hanya helaan nafas yang menjadi jawabnku.Terdengar tawa yang khas mengiterupsi sunyi ini.

"Selama kamu berada di lingkup rasa aman. Dari sekian banyak hal yang kamu lewatin udah termasuk hebat," katanya dengan senyuman yang tak luput ada pada wajahnya.

"Mar, se independent diri mu suatu saat juga butuh seseorang untuk memenuhi inner child dalam dirimu. Jangan bosan cerita ke aku ya," lanjutnya. Rasanya sudah terlalu dalam aku jatuh pada paras dan sifatnya yang sama-sama mengagumkan.

Berdehem sedikit menetralkan rasa gugup yang semakin dirasa semakin kuat efeknya. Entah sejak kapan, perasaan yang belum pernah aku rasakan bebas berkeliaran.

Aku menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan. Bersiap mengutarakan kalimat yang sudah kurangkai.

"Meski aku gak lama disini. Terimakasih sudah menjadi tempat ku berpulang walau hanya beberapa hari. Itu sangat berarti." Lanjutnya lagi.

Seakan tahu kemana arahnya pertanyaan konyol terlontar tanpa peringatan “Udah baikan?” Melupakan fakta bahwa dia sudah tidak sendiri lagi.

Tamara mengangguk, menunjukkan jari manis dengan senyum ceriahnya “2 bulan lagi mau nikah”

Bungkam. hanya seutas senyum yang terukir dibibirku.

I don't know what that feeling is. But I know you. And I fells.

 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Krasa.
Ninazyn
Novel
Bronze
GEMINIAN
Maulina Prita
Novel
HELLOVE
aya widjaja
Novel
Gold
KKPK Kembaran Mama
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Sayat-Sayat Rindu Bidadari (Sebuah Novelette Psikologi Penggugah Jiwa)
Imajinasiku
Skrip Film
Roti Lapis: The Story of Mbak-Mbak SCBD
layarkata
Novel
Dirundung Lalu
Ike Nuraini
Skrip Film
Semua Masih Sama
Syeihan Gus Sajad
Skrip Film
Karsa
Ananda Galih Katresna
Skrip Film
The Killer Teacher
Nur Fitriani
Cerpen
Bronze
Seperti Abu Tembakau
Utopis H
Novel
Meow
Hello
Novel
1#Cinta
yopi
Cerpen
Surat Kecil Dari Kamboja
DENI WIJAYA
Cerpen
Bronze
Cinta dan Lara
Ika nurpitasari
Rekomendasi
Flash
Krasa.
Ninazyn
Flash
Berawal dari menfess
Ninazyn
Flash
Dansa Diketiadaan
Ninazyn
Novel
KANDIRSA || STRANGER INVESTOR
Ninazyn