Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Bukan Pujangga Bermulut Manis
0
Suka
1,992
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Aku bukanlah seorang pujangga yang bisa bermulut manis, hanya seorang pria biasa yang meuliskan kata puitis. Merangkai kata demi kata untuk menghilangkan rasa penat dan keresahan, bukan merangkai kata untuk menjadi sebuah rayuan dan gombalan manis untuk memikat seseorang. Pujangga bermulut manis memang terlihat menarik, bisa memberikan rayuan-rayuan manis kepada siapa saja.

Didalam asa dan benakku, aku tak ingin memberikan rayuan dan janji manis karena ini semua dapat menghancurkan ekspektasi orang lain. Aku tetap tegar dengan apa yang aku lakukan, karena aku adalah tegar. Merangkai kata puitis untuk menyenangkan diriku sendiri. Aku bukanlah seorang yang romantis yang bisa bermulut manis melontarkan kata-kata rayuan terhadap lawan jenis.

Tidak bisa bermulut dan romantis bukanlah sesuatu hal yang terlihat sadis, merangkai kalimat puitis dalam goresan pena sudah cukup bagiku. Ketegaran diriku untuk menjadi diriku yang apa adanya tanpa harus menjadi palsu demi disenangi oleh orang lain. Karena aku terkadang merasa geli untuk mencoba menjadi seseorang yang bisa bermulut manis. Melakukan aksi terhadap orang yang disayang terkadang sudah cukup . Melontarkan “aku sayang kamu” itu sudah sangat luar biasa bagiku, tanpa harus mengucapkan kata-kata sanjungan setiap saat yang membuat bulu kuduk berdiri. Karena aku bukanlah seorang pujangga cinta yang bisa meromantisasi setiap ucapan.

Kesenanganku hanya menuliskan kalimat puitis, pesimis, dan tidak ada kesan romantis. Keresahan demi keresahan aku tuangkan kedalam kertas putih, agar bisa memberikan rasa tenang dari dalam diriku. Menghilangkan kegelisauan dari dalam hati yang selalu membuatku gelisah. Bagiku lebih baik bisa menuliskan kalimat puitis dari pada menjadi orang yang selalu bermulut manis. Setiap orang pasti memiliki caranya masing-masing untuk menunjukkan eksistensinya. Ini adalah caraku untuk mengungkapkan segala rasa yang kupendam. Aku hanya seorang yang mencoba menjadi puitis bukan menjadi pujangga bermulut manis.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Rekomendasi dari Drama
Flash
Bukan Pujangga Bermulut Manis
pelantunkata
Flash
Dokumen Rahasia
Luca Scofish
Novel
Gold
Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran
Bentang Pustaka
Novel
Paruh Waktu
Nurmala Manurung
Novel
Bronze
Balada Sepasang Kekasih Gila
Han Gagas
Cerpen
Terlalu Bodoh Untuk Jadi Kenyataan
Kosong/Satu
Novel
Pagi Zahra
anakucilibo
Novel
Bronze
Jejak Tirani
Fanni Silviana Supenda
Novel
Ruang Kata
Firsty Elsa
Flash
SI JOMBLO PUNYA SUARA
Mega Puji Indrawati
Novel
THE LIGHT OF TEARS
Indy Nurliza Zulfianti
Flash
Bronze
Membunuh Tanpa Senjata
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
Sebuah Subuh di Lawang
Redhite K.
Novel
Gold
The Leader Who Had No Tittle
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
Gadis Kecil dan Perawat Tanaman yang Bicara Pada Bunga-bunga
Habel Rajavani
Rekomendasi
Flash
Bukan Pujangga Bermulut Manis
pelantunkata
Flash
Gemuruh Do'a Sang Tegar
pelantunkata
Flash
Diantara Seribu Bintang
pelantunkata
Flash
Intuisi Naluriahku Dalam Anugerahmu
pelantunkata
Flash
Hipokrit
pelantunkata
Flash
Wanita Asing Yang Hadir Dalam Mimipiku
pelantunkata
Flash
Andai Waktu Bisa Diulang
pelantunkata
Flash
Rumah Tak Bertuan
pelantunkata
Flash
Letih Terbelenggu Sepi
pelantunkata
Flash
Bahagia & Lara
pelantunkata
Flash
Tegar & Goresan Pena Dalam Lembaran Baru
pelantunkata
Flash
Aku Yang Pernah
pelantunkata
Flash
Pesan Yang Tak Tersampaikan
pelantunkata
Flash
Tegar!!
pelantunkata
Flash
Patah Hati Terbesar
pelantunkata