Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Bukan Pujangga Bermulut Manis
0
Suka
22,222
Dibaca

Aku bukanlah seorang pujangga yang bisa bermulut manis, hanya seorang pria biasa yang meuliskan kata puitis. Merangkai kata demi kata untuk menghilangkan rasa penat dan keresahan, bukan merangkai kata untuk menjadi sebuah rayuan dan gombalan manis untuk memikat seseorang. Pujangga bermulut manis memang terlihat menarik, bisa memberikan rayuan-rayuan manis kepada siapa saja.

Didalam asa dan benakku, aku tak ingin memberikan rayuan dan janji manis karena ini semua dapat menghancurkan ekspektasi orang lain. Aku tetap tegar dengan apa yang aku lakukan, karena aku adalah tegar. Merangkai kata puitis untuk menyenangkan diriku sendiri. Aku bukanlah seorang yang romantis yang bisa bermulut manis melontarkan kata-kata rayuan terhadap lawan jenis.

Tidak bisa bermulut dan romantis bukanlah sesuatu hal yang terlihat sadis, merangkai kalimat puitis dalam goresan pena sudah cukup bagiku. Ketegaran diriku untuk menjadi diriku yang apa adanya tanpa harus menjadi palsu demi disenangi oleh orang lain. Karena aku terkadang merasa geli untuk mencoba menjadi seseorang yang bisa bermulut manis. Melakukan aksi terhadap orang yang disayang terkadang sudah cukup . Melontarkan “aku sayang kamu” itu sudah sangat luar biasa bagiku, tanpa harus mengucapkan kata-kata sanjungan setiap saat yang membuat bulu kuduk berdiri. Karena aku bukanlah seorang pujangga cinta yang bisa meromantisasi setiap ucapan.

Kesenanganku hanya menuliskan kalimat puitis, pesimis, dan tidak ada kesan romantis. Keresahan demi keresahan aku tuangkan kedalam kertas putih, agar bisa memberikan rasa tenang dari dalam diriku. Menghilangkan kegelisauan dari dalam hati yang selalu membuatku gelisah. Bagiku lebih baik bisa menuliskan kalimat puitis dari pada menjadi orang yang selalu bermulut manis. Setiap orang pasti memiliki caranya masing-masing untuk menunjukkan eksistensinya. Ini adalah caraku untuk mengungkapkan segala rasa yang kupendam. Aku hanya seorang yang mencoba menjadi puitis bukan menjadi pujangga bermulut manis.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Bukan Pujangga Bermulut Manis
pelantunkata
Cerpen
Bronze
Mengapa Kamu Selingkuh
AndikaP
Novel
Onyx Eye
Chrystal Calista
Novel
Gold
One Little Thing Called Hope
Gagas Media
Flash
Berakhirnya Pesta Karaoke
Gita Sri Margiani
Flash
KEHENINGAN PENUH CERITA
Bie Farida
Novel
나비 (Na-Bi)
alyaandita
Skrip Film
Ratih
Ainun
Flash
Cerita Di Bulan Agustus
RF96
Flash
Bronze
Rumah (Kita) Nanti
Hilyati Marsyalita
Flash
Guru Marah
Kiara Hanifa Anindya
Skrip Film
Kelak, Di Hari Kemarin (Script Film)
Silvia
Flash
Iri hati
Cahaya HusMa
Flash
Bronze
PERAHU KERTAS
Christin Meirdhika
Flash
Matahari Terbit di Kelopak Mata Ibu
Rizki Mubarok
Rekomendasi
Flash
Bukan Pujangga Bermulut Manis
pelantunkata
Flash
Intuisi Naluriahku Dalam Anugerahmu
pelantunkata
Flash
Letih Terbelenggu Sepi
pelantunkata
Flash
Diantara Seribu Bintang
pelantunkata
Flash
Andai Waktu Bisa Diulang
pelantunkata
Flash
Hipokrit
pelantunkata
Flash
Bahagia & Lara
pelantunkata
Flash
Gemuruh Do'a Sang Tegar
pelantunkata
Flash
Hai, terima kasih, sampai jumpa lagi, pamit
pelantunkata
Flash
Patah Hati Terbesar
pelantunkata
Flash
Pesan Yang Tak Tersampaikan
pelantunkata
Flash
Senyummu Dikala Hujan
pelantunkata
Flash
Tegar & Goresan Pena Dalam Lembaran Baru
pelantunkata
Flash
Rumah Tak Bertuan
pelantunkata
Flash
Tegar!!
pelantunkata