Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Cerita Pendek Tentang Toko Kue
7
Suka
32,191
Dibaca

Setiap sore, selepas mata kuliah terakhir usai, kau selalu menyempatkan datang ke toko kue di ujung jalan dekat kampus. Senyummu yang tak biasa selalu menghiasi perjalanan dari sana menuju toko itu, hanya untuk menikmati sepotong cupcake yang menurutmu memiliki rasa istimewa.

Langkahmu terhenti tepat di sebelah pintu toko yang keseluruhannya terbuat dari kaca. Kau menoleh ke samping, menata rupamu. Setelah yakin, dengan percaya diri kau memasuki toko kue itu.

Kau menundukkan badan ke etalase berisi macam-macam kue, mencari di mana cupcake moka diletakkan.

Seorang pelayan yang sudah hapal dengan kedatanganmu berkata, "cupcake moka, ya? 5 menit lagi ya, mbak."

"Saya tunggu di kursi sebelah jendela itu ya, mbak," ucapmu sambil menunjuk ke sebuah meja di sudut ruangan.

Sebelum sampai di meja, kau menghentikan langkah sembari melirik ke arah dapur yang dibatasi oleh kaca.

"Hot chocolate ya, mbak," imbuhmu kepada pelayan yang tadi. Matamu masih mencari ke dalam dapur. Belum kau temui apa yang kau cari.

Kau berjalan kembali ke meja. Dari situ kau bisa melihat dapur dengan leluasa.

Tak lama kemudian, pelayan wanita tadi menghampirimu dengan sebuah nampan berisi cupcake moka dan cokelat panas yang asap tipisnya masih mengepul ke udara.

"Silahkan dinikmati ... " ujar pelayan wanita.

Pelayan itu berlalu. Kau melirik jam di tangan kananmu, pukul 4.30 sore. Kau meraih cupcake moka dan menggigitnya. Rasa istimewa itu seketika lumer di lidahmu dalam satu gigitan.

"Benar. Ini pasti buatannya. Aku yakin kau pasti ada di dalam," batinmu.

Kau menggigitnya lagi hingga tandas. Arloji di tangan kananmu sudah menunjukkan pukul 4.45 sore. Kau ada janji sejak tadi. Sudah lewat lima belas menit. Kau menghela napas dalam sembari menyeruput cokelat panas yang masih penuh. Kau membereskan barang-barang, beranjak pergi dengan perasaan tak utuh.

Langkahmu terhenti, padahal tak ada yang menghalangi. Hatimu masih tertinggal di dalam dapur itu.

Kau membalikkan badan dan kembali ke mejamu saat seorang pelayan sedang membereskan mejamu.

"Eh mbak, maaf. Ada yang tertinggal?" tanya pria itu dengan sopan.

"Enggak ada, kok, mas. Ternyata saya masih mau disini," jawabmu.

Laki-laki itu menjadi ragu untuk membereskan mejamu. Ia terdiam sepersekian detik.

"Nggak papa, mas. Di bereskan saja. Nanti kalau saya lapar, saya pesan lagi," ujarmu.

"Maaf ya, mbak."

Kau mengangguk sambil tersenyum. Matamu masih tertuju di tempat yang sama, dapur.

Tiba-tiba, sosok yang selama tiga puluh menit terakhir kau tunggu muncul.

"Sudah cukup hari ini!" ucapmu pada diri sendiri.

Untuk terakhir kalinya hari ini. Kini kau berniat pergi dari toko kue. Masih kau sempatkan melirik ke dalam dapur. Tanpa sengaja kau bertemu pandang dengannya. Kau terkejut bukan main. Secara spontan kau berlari keluar tanpa melihat sekelilingmu.

Tiba-tiba

Brak ...

Kau merasakan sakit di sekujur tubuh. Pandanganmu kabur. Beberapa orang mengerumunimu setelah kau terlempar beberapa meter akibat hantaman sebuah minibus tepat di depan toko kue. Sayup-sayup kau mendengar suara di sekitarmu hingga semua benar-benar hilang dan gelap.

Sebagian besar orang dari toko kue itu keluar, melihatmu.

"Ada apa ribut-ribut? Ayo kembali kerja," teriak seorang pria yang kau sukai dari dalam dapur toko kue.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Cerita Pendek Tentang Toko Kue
Pikadita
Skrip Film
NASKAH YANG TIDAK PERNAH SELESAI
Maulana Azhar
Cerpen
Bronze
Mata untuk Telinga
Ragil Romly
Cerpen
Bronze
Ada Cinta antara Pekayon dan London
Habel Rajavani
Skrip Film
Percaya Ini Rindu
Soerja HR Hezra
Cerpen
Bronze
Kenangan di Krom Vespa
syaifulloh
Novel
Gold
Elegi Rinaldo
Falcon Publishing
Novel
Bronze
Cinta Dalam Hidupku
Linda Maulana
Flash
"Teman"
Faristama Aldrich
Cerpen
Bronze
Tinta Tasbih dan Ta'aruf
syaifulloh
Flash
Falling
zahwa arifin
Novel
Bronze
FRANCISCAN GARDEN
Marlina Permatasari
Flash
Bronze
Billy dan Greesel (Apa Adanya)
Rere Valencia
Novel
Bronze
Mudita
I Gede Luwih
Flash
Untuk Hati yang Pasti Kalah
Ifa Alif
Rekomendasi
Flash
Cerita Pendek Tentang Toko Kue
Pikadita
Flash
Me Time
Pikadita
Novel
Lost In You
Pikadita
Flash
Aquarium
Pikadita
Novel
Semata Wayang
Pikadita
Flash
Lagu Kesukaanmu
Pikadita
Flash
Gerbong Nomor Tiga
Pikadita