Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Gaslighting
3
Suka
23,227
Dibaca

"Itu gara-gara kamu! Kamu terus bilang aku suka dia kan?! Gara-gara kamu bilang kayak gitu terus!!!"

Aku terkejut. Mataku terbelalak. Bagaimana dalam sekejap itu menjadi kesalahanku?! Aku tersenyum. Rasa sakit ini benar-benar menamparku dan menyadarkanku. Ini adalah hari dimana aku benar-benar memutuskan untuk mengakhirinya.

Aku meninggalkannya. Tanpa sepatah katapun. Dan dengan bodohnya mengamini, bahwa itu adalah ulahku. Melupakan fakta bahwa sudah lebih dari setahun kisah cinta ini dilanda badai karna ulahnya. Bukan aku. 

Aku termenung. Dan kata-kata itu terus terngiang di dalam diriku. Bagaimana bisa aku yang membuatmu jatuh cinta padanya? Bagaimana bisa aku yang katanya kau cintai, membuatmu mencintai orang lain? Aku tidak memahaminya.

Aku memutuskan membuka ponselku. Tanpa pikir panjang. Aku membuka kontak wanita itu. Wanita yang katanya lebih bisa menjaga laki-laki.

Hai, aku dan dia udahan. Kayaknya dia suka banget sama kamu, jadi mending kamu jadian aja sama dia.

Aku mengingatnya. Mengirimi wanita itu dengan kalimat panjang. Tapi itu intinya. Intinya aku ingin mereka bersama. Dan berhenti menggangguku. Ya, mereka berdua yang tidak tau tentang isi hatinya itu, terus menggangguku. Membuatku resah. Dan menyeretku ke dalam kisah cinta gila ini. Sungguh pengecut.

Belum ada balasan. Aku berharap si jalang itu meminta maaf. Tapi, kau tau. Penjahat selalu tidak tau malu. Jadi pesan yang aku terima adalah.

Makasih Mbak.

Aku tersenyum. Sekarang aku benar-benar menyadari dimana posisiku, dan posisi mereka berdua. Mereka adalah komplotan tak tau diri. Brengsek dan Jalang memang satu kesatuan. Aku seharusnya menyatukan mereka lebih awal.

Tidak ada air mata setelah putus dengannya. Ini lebih menenangkan dan menyenangkan. Dari apa yang aku bayangkan sebelumnya. Kini aku tak punya hak lagi atas dirinya. Tapi, anehnya aku merasa lega.

Beberapa tahun kemudian aku mengenal istilah gaslighting. Aku hampir saja tertawa. Ini melegakan bagaimana bisa aku akhirnya memahami tindakan manipulatif yang telah dilakukan oleh si brengsek itu. Walaupun sangat menguras tenaga, aku lega aku telah berhasil melepaskan diri darinya. Dan berhasil membuat mereka bersama hingga saat ini.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Gold
The Grand Sophy
Noura Publishing
Novel
sticky notes
cippocip
Skrip Film
Operasi Mengejar Togah
Aldiansyah Rahman
Flash
Gaslighting
zahwa arifin
Flash
Bronze
Orderan Terakhir Ardiansyah
Nuel Lubis
Novel
Its you • Ohs
Wahyu Dwi Putri Sang Pajar
Novel
LANGIT
aisyah muharia
Novel
Bronze
Titik Nol
Rizky Septia Kemala
Novel
DI BAWAH LANGIT YANG TERLUKA Beneath The Wounded Sky
Hans Wysiwyg
Skrip Film
My Last 20s
kvease
Skrip Film
The One
D
Flash
Bronze
HUT Organisasi Berry-Berry
Silvarani
Cerpen
Bronze
Penjaga Musala Tak Mau Salat
Sulistiyo Suparno
Novel
VENUSTRA
Rezkya Laras
Novel
Stay With Me
Lee_Grey
Rekomendasi
Flash
Gaslighting
zahwa arifin
Flash
Falling
zahwa arifin