Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
"Jadi" Hamil, Enggak?
0
Suka
14,298
Dibaca

Pukul 22.00.

(Terlelap tidur.)

Pukul 22.40.

(Tersadar dalam mata terpejam.)

(Tubuh mengkaku; panik.)

(Mengerang.)

….

(Meronta-ronta; panik; mengerang.)

(Tubuh tetap kaku, bahkan semakin kaku.)

….

(Bertanya-tanya; mengapa; siapa; bagaimana.)

….

(Mengerang; berteriak tanpa suara.)

….

Pukul 23.50.

(Merasa aneh; meronta; tubuh semakin mengkaku.)

(Leher tiba-tiba memanjang; merasa aneh.)

(Hanya leher menyelusup ke bawah alas kasur menembus dan melihat lantai; merasa semakin aneh.)

(Kepala menggantung; kepala tengak-tengok di antara lantai kamar dan alas tempat tidur; merasa aneh; takjub; takut; cemas.)

Pukul 00.00.

(Leher dan kepala kembali ke posisi normal; tubuh tetap kaku; cemas; bertanya-tanya.)

….

(Mronta-ronta; mengerang.)

….

(Ingat; berzikir; istigfar; tubuh tetap kaku.)

(Ingat; berzikir; tahmid; tubuh tetap kaku.)

(Ingat; berzikir; tahlil; tubuh tetap kaku.)

….

(Merasa putus asa; pasrah; tubuh tetap kaku.)

….

(Meronta-ronta lagi; ingat asma “Allah”.)

(Menyebut asma “Allah” berulang-ulang; menyebut sebanyak-banyaknya.)

(Tubuh kaku mulai perlahan melemas dan bisa digerakkan.)

(Terengah-engah; tubuh berkeringat.)

(Perlahan-lahan membuka kelopak mata.)

Pukul 00.20.

Mata terbuka menatap gelap. Dahi berpeluh, ujung mata melirak-lirik melihat seluruh situasi kamar yang gelap. Sejurus melintas gumpalan hitam pekat, lebih pekat dari gelap sehingga mata mem-fokus menarik pandangan untuk dapat melihatnya. Gumpalan hitam pekat melintasi pintu kamar, bergerak di lorong menuju satu sisinya.

(Penasaran; bangun dari tempat tidur; mencari tahu tentang arah gumpalan hitam pekat.)

(Berjalan; berdiri dalam gelap dengan tangan kanan memegang kaso pintu yang terbuka.)

(Kepala melongok ke kiri ke kanan memperhatikan ujung lorong; takut; khawatir; cemas.)

Di sisi kiri lorong terlihat setitik merah bekerlap-kerlip, mengambang begitu saja. Titik merah kadang bergerak sambil tetap bekerlap-kerlip mengambang.

“Siapa di situ?!”

….

(Penasaran; takut; cemas; berjalan mendekati si titik.)

(Berjalan; hati awas; pikiran bertanya-tanya.)

“Ini siapa?”

“Aku …. Mati lampu, cuaca panas, nggak bisa tidur.”

Bara api di ujung rokok menyala menguning lalu kemerah-merahan saat diisap napasnya.

“Oh, aku kira siapa. Ada kamu lihat seseorang lewat, barusan?”

Ia diam, menggelengkan kepalanya.

(Berjalan kembali menuju kamar; hati waswas berubah lega.)

(Berbaring di tempat tidur; mengusap dahi yang berkeringat.)

(Tertidur.)

Pukul 03. 40.

(Terbangun dari tidur.)

(Bangun dari tempat tidur; mengambil handuk dan peralatan mandi.)

(Berjalan menuju kamar mandi.)

(Di dalam kamar mandi; membuka baju; celana luar; celana dalam.)

(Terkaget-kaget; mata terbelalak; tangan kanan menyentuh cairan putih agak kental yang menempel di celana dalam bagian sisi dalam.)

Apa ini? (Mengingat-ingat; memastikan ingatan tidak ada bermimpi saat tidur barusan.)

Hhhh …. (Tanpa berpakaian; mandi; junub.)

(Mengeringkan badan; berpakaian.)

(Berwudu; keluar dari kamar mandi; berjalan; menuju kamar tidur.)

Pukul 04.25.

(Salat qabla Subuh.)

….

(Salat Subuh.)

(Berzikir.)

Sssttt … (telinga kanan mendengar suara).

Apa?

Kamu tahu, apa yang sebenarnya...?

Tidak … kamu tahu?

Ya … kamu mau tahu?—

Ya, apa?

Ada sosok jin perempuan yang suka sama kamu. Itulah kenapa, kamu semalam tidak bisa bergerak, meronta, berbicara. Hanya hatimu dan pikiranmu saja yang bisa bicara.

Lalu?

Tubuhmu ditindihnya, pergelangan kedua tanganmu dipegangnya hingga kamu menjadi kaku seluruh tubuhmu di atas tempat tidur.

Jadi? (Bertanya-tanya; penasaran.)

Ya, kamu junub, kan?

Ya.

Tidak bermimpi?

Tidak.

Kenapa "basah"?

(Berpikir; bertanya-tanya; mendapat jawabannya; tak yakin dengan jawaban yang didapat.)

….

Perempuan itu sudah begitu sukanya kepada kamu hingga ….

Hah?!

….

“Jadi”, enggak?

….

….

“Jadi” hamil, enggak?! (Was-was; penasaran; cemas.)

….

….

…. (©)

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Cerpen
Identitas Kedua Sang Master
Syafira Muna
Flash
Bronze
Promise
mahes.varaa
Flash
Bronze
Ombak
Febby Arshani
Cerpen
Lintah Darat
Donny Sixx
Novel
Rewind, Until 100%
Aisya A. A.
Cerpen
Bronze
Großmutters Zitronengericht (Masakan Lemon Nenek)
Silvarani
Flash
DUNIA MALAM
Ismawati
Flash
Bronze
13
Rere Valencia
Cerpen
Sang Pemancing dan Burung Kembara
Fazil Abdullah
Novel
Pintu Putih
Hilwa Athifah
Cerpen
Bronze
MINARELLI MENELAN LAUT
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Flash
Bronze
Tik... Tok...
CameliaRey
Novel
Bronze
The Motive
IyoniAe
Novel
NONE the red wol
Alpri prastuti
Rekomendasi
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Novel
Bronze
Jeles
Andriyana
Flash
Bronze
Humor Narendra
Andriyana
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Novel
Bronze
Plung!
Andriyana
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Cerpen
Bronze
Bulan Separuh Keranjingan Bercerita
Andriyana
Cerpen
Bronze
Kematian Bank Emok
Andriyana
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Bronze
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
Bronze
D 1 AM
Andriyana
Novel
Bronze
Sekisah tentang Mualim dengan Fatimah
Andriyana