Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Tolong Lihat Aku
9
Suka
27,335
Dibaca

"Berat, ya?" tanyaku, kami sedang berada di tengah kemacetan panjang, ini musim liburan, banyak orang yang hendak pergi bersenang-senang. Tanpa mereka tau, di salah satu antrian mobil berwarna merah, seorang perempuan sedang mencoba melepaskan kegundahannya.

"Tidak, selama itu ada hasilnya."

"Tapi, kenapa kamu berhenti berjuang?"

Dia kembali termenung. "Dia yang selalu aku rindukan, ternyata menjadi salah satu alasan hatiku hancur tak berbentuk," jawabnya.

"Hhm, jadi maksudmu, kamu dicampakkan, begitu?"

Dia yang sedang melihat jendela, beralih menatapku yang sedang memegang kemudi. "Aku tidak mengerti, kita bahkan belum pernah memulai, tidak pernah ada ikatan antara kita, tapi anehnya, di setiap mimpiku selalu ada dia."

Tin!

Mobil yang berada di belakang mobil kami tak berhenti mengklakson, padahal lalu lintas sedang padat-padatnya, beberapa kali mengklakson pun akan sia-sia saja.

"Bukankah, semua itu hanya ciptaanmu saja."

"Maksudnya apa, Heca?" tanyanya, terdengar tak setuju.

"Kamu yang menciptakan mimpi itu, kamu yang mengundang dia ke mimpimu, padahal sudah jelas-jelas dia menolakmu, dia tidak suka padamu. Benar, bukan? Vista, semua yang kukatakan benar, bukan?"

Dia menatapku tak suka, jelas sekali. "Atas dasar apa kamu berkata seperti itu? Tau apa kamu tentang aku? Tau apa kamu tentang perasaanku?" tanyanya, marah.

Aku tertawa. "Kamu lucu sekali, aku jelas tau segalanya, kamu ceritakan semuanya padaku, kamu bahkan bercerita sebelum tidur setiap malam. Vista, kamu sadar tidak, kamu itu terlalu berjuang untuk mendapatkan angin, yang jelas-jelas tidak bisa kamu genggam, tapi kamu tetap saja berharap. Move on, Vista, kamu lebih dari pantas untuk mendapatkan yang lebih baik dari dia."

"Kenapa kamu seperti ini? Kamu juga jelas tau, saat aku mencoba untuk lepas dari dia, selalu saja gagal, dia selalu datang lagi padaku, bagaimana aku bisa move on!"

"Itu karena kamu terlalu berpusat padanya, Vista. Itu karena kamu tak pernah melihat orang sepertiku berjuang mati-matian untukmu, kamu tidak menyadarinya, bukan? Kamu terus berlari mengejar yang tak pasti, tapi di sini, aku, aku, Vista, aku selalu ada untukmu, untuk apa? Aku tanya untuk apa? Untuk mendapat pengakuanmu, Vista. Sadar, Vista, tolong sadar, aku, Heca, sedang berjuang untukmu!"

Aku akhirnya mencurahkan semuanya, aku akhirnya mengakui semuanya, tidak peduli apa yang akan terjadi di kemudian hari, yang pasti aku sudah lega bisa mengeluarkan semua perasaanku padanya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Umah Lugu
Aniqul Umam
Novel
Bronze
Writing is My First Love
d Curly Author
Novel
Gold
Stephanie The Baker
Mizan Publishing
Novel
my true friend
Adhemahesa
Flash
Bronze
SEDAYU, Di Sore Hari
Anisah Ani06
Flash
Tolong Lihat Aku
Yutanis
Cerpen
Cerita yang Belum Disampaikan
Amanda Chrysilla
Novel
Veracity
Meloghy
Skrip Film
Yang Hilang
Sholichatun Nisa
Flash
Peristirahatan Terakhir
Viola khasturi
Flash
Cerita Di Bulan Agustus
RF96
Flash
MEDIA TIDAK SOSIAL
Hazalia Zahra
Cerpen
Bronze
Air Tenang
Delpiariska
Cerpen
SMARDHYARI
Arai Merah
Novel
Surrender
Maulida Sabrina
Rekomendasi
Flash
Tolong Lihat Aku
Yutanis
Flash
Kejar Woi, Kejar!
Yutanis
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan (End)
Yutanis
Flash
Hukuman Paling Berat
Yutanis
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan
Yutanis
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan
Yutanis
Novel
Musang Betina Berbulu Ayam
Yutanis
Cerpen
REKAM
Yutanis
Cerpen
Balada Tempat Sampah
Yutanis
Flash
KECEWA
Yutanis
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan
Yutanis
Cerpen
I Have Nothing
Yutanis
Novel
Bronze
EGOIS
Yutanis
Cerpen
ELIZA: Ups, Aku Ketahuan!
Yutanis
Cerpen
Belenggu yang Memudar Dimakan Zaman
Yutanis