Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Pelangi
2
Suka
31,695
Dibaca

Pelangi memberikan warna indah pada langit. Yang awalnya diselimuti awan kini bersinar kala cahaya menembus cakrawala. Dengan tujuh warna berbeda, mendefinisikan kecantikan pada tujuh ranah berbeda.

Kala itu, pelangilah yang menjadi acuan kehidupan kampus kami. Yang kami pikirkan, kami bisa bersama meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda. Membuat kami berharap mampu memancarkan keayuan dari tiap perbedaan kami.

Sayangnya, di situlah kami terpukul. Perbedaan kami nyatanya tak mampu memberikan perdamaian yang asri. Salah satu dari kami berusaha melepaskan diri. Apa daya pelangi tanpa warna ungu yang membarengi?

Namun, terlepas dari ketidaksempurnaan tadi, kami memilih tetap merekatkan lem pada tiap jarak yang terlihat. Kami kembali bersatu. Keceriaan dan tawa gembira tak luput dari tiap kebersamaan kami. Kami bahagia, setidaknya itu yang ada di dalam otak si penulis ini, karena pada kenyataannya, seerat apapun lem yang kami rekatkan, hujan badai menerjang pertahanan kami. Kebocoran yang mengalir perlahan tak diindahkan dan tercurah begitu saja tanpa satu orangpun mencoba mengerti.

Sudah jelek enam warna tadi, tiganya memilih membuat pelangi mereka sendiri. Hancur sudah visi kami sebagai pelangi yang memberikan keanggunan pada siapapun yang melihatnya, karena tiap-tiap dari mereka dapat merasakan kehancuran yang terjadi. Kami tak lagi indah, apalagi anggun. Kami hancur. Mau maju serasa egois, kalau dilepas terlalu sayang. Yah, apa boleh buat kalau hanya bisa memilih salah satunya, kan?

Maka dari itu, penulis hanya bisa berharap bahwasanya keegoisan yang kami bertiga ambil tak menyakiti pihak manapun. Hehe

Sampai di situ visi kampus kami saat menjadi buah kencur di taman hijau yang besar, walaupun misinya tak bisa mencapai keagungan harapan kami, tapi penulis tidak merasa menyesal telah mengenal siapapun di antara enam warna pelangi tersebut. Karena pada kenyataannya, kami hanya kelompok pelangi di dalam bumi yang mempunyai ribuan kelompok pelangi lainnya.

Oleh karena itu, penulis hanya berharap agar siapapun dari kami, atau bahkan yang membaca tulisan ini, mampu memahami bahwasanya sekuat apapun bertahan dari segala cobaan, kalau yang dipertahankan tidak mau merekat, melepaskan adalah opsi paling aman untuk tetap bertahan. Bertahan untuk diri sendiri bukanlah hal yang egois, kalau diri kita ikut hilang bersamaan dengan perginya mereka, bukankah kita rugi sendirian? Sudah hilang teman, hilang juga jati diri kita.

Tetap majulah walau sendirian, namun memang lebih baik ada rekan yang “mau” membersamai. Contoh si penulis dan dua warna pelangi tadi yang masih bersatu, hehe. Kepada Aulia dan Jihan, terima kasih sudah bertahan! Si penulis amat sangat paham bahwa dirinya mungkin banyak mempunyai celah di warnanya, goyah di visinya, linglung di misinya, namun keberadaan kalian merekatkan retaknya celah di hatinya dan membuatnya sedikit lebih kuat dalam menjalani kehidupannya. Sehingga, si penulispun berdoa semoga kalian juga merasakan hal yang sama. Mungkin si penulis hanya menjadi bagian kelompok pelangi yang tidak selamanya akan bersama, dan mungkin kalian mempunyai kelompok-kelompok lain yang lebih berkesan, namun setidaknya penulis ingin kalian tahu bahwa si penulis bersyukur pernah menjadi bagian dari kalian.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Pelangi
Nurulina Hakim
Flash
Kurcaci Penjaga Pintu Emas
Raquela Valevine
Novel
Ambivalen
Sumi Rambu
Skrip Film
Fate & Future
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
INNOCENT
Momo hikaru
Flash
Bronze
Jangan Jatuh Cinta di Jogja
B12
Novel
Bronze
DUA DARA DI ATAS PRAHARA
Atis Dee Jay
Flash
Bronze
PULANG
Onet Adithia Rizlan
Flash
Manusia Pertama
Rafael Yanuar
Flash
Bronze
Kencan
Afri Meldam
Skrip Film
ARKANA
Sherly Amanda Islami Ramadhani
Cerpen
Bronze
Alyosha Si Belanga; Leo Tolstoy
Ahmad Muhaimin
Novel
Verdigris
gabriel permata sari
Novel
Denara
Yeni Iria
Skrip Film
Paruh Waktu (SKRIP)
Nurmala Manurung
Rekomendasi
Flash
Pelangi
Nurulina Hakim
Flash
Putus
Nurulina Hakim
Flash
Ramadhan 2021
Nurulina Hakim
Flash
Berusaha untuk Tidak Mati
Nurulina Hakim
Flash
The Middle Child
Nurulina Hakim