Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Awan
4
Suka
20,193
Dibaca

Awan uring-uringan di suatu senja. Senja itu di mana ia tahu bahwa ia tak bisa jatuh cinta. Awan hampir tak percaya. Jadi, ia pergi di tengah hujan. 

Masak sih, ia tak bisa jatuh cinta? Begitu pikirnya. Masih pergi berlari di tengah hujan, Awan mencari-cari sesuatu untuk dijatuhi cinta dijatuhcintai.

Pertama kali Air yang jatuh padanya. Awan coba untuk jatuh cinta pada Air. Setelah sekian lama, ternyata ia tak bisa jatuh cinta pada Air. Awan lepaskan Air untuk Air jatuh darinya ke tempat lain.

Masih di tengah hujan, Awan melesat mencari sesuatu yang bisa dijatuhi cinta, dijatuhcintai.

Guntur menepuk pundaknya, Awan takjub, ia coba untuk jatuh cinta pada Guntur. Tetap tak bisa, Guntur akhirnya meninggalkan Awan.

Awan masih pergi melayang, melanglang. Namun, hujan hilang berganti surya jingga senja. Awan terpesona Surya. Sekali lagi, Awan coba untuk jatuh cinta pada Surya. Ternyata, tetap saja ia tak bisa jatuh cinta pada Surya. Awan lalu pergi melayang meninggalkan Surya. Surya pun pergi, pun bersama senja pergi meninggalkan, berganti malam purnama bintang jarang.

Awan kemudian berkenalan dengan Purnama. Purnama pemalu yang sering bersembunyi di balik Awan. Awan hanya anggap Purnama adik, Awan tak bisa jatuh cinta pada Purnama. Purnama kecewa dan berpaling pada Bintang.

Awan hampir putus asa, hampir meledak hatinya dengan air mata. Masak sih, ia tak bisa jatuh cinta? Berulang kali ia bertanya-tanya. 

Purnama kini jatuh cinta pada Bintang. Bintang pun jatuh cinta pada Purnama.

Surya kini jatuh cinta pada Senja. Senja pun jatuh cinta pada Surya.

Guntur kini jatuh cinta pada Air. Air pun jatuh cinta pada Guntur.

Kenapa mereka bisa saling jatuh cinta, sedang ia untuk jatuh cinta saja tidak? Pikir Awan.

Kini, Awan duduk termenung menopang dagu. Ia melihat ke atas, memandang Purnama dan Bintang yang bercinta. Awan sedih, ia iri. Kapan ia bisa jatuh cinta? Awan mulai menangis, putus asa, seiring turunnya Air ditemani Guntur, tentu Air dan Guntur bercinta. Awan begitu sedih hingga tak mampu lagi menangis. Air dan Guntur berhenti bercinta di depan Awan.

Awan memang tak bisa jatuh cinta, di akhir malam Awan berkesimpulan. Namun, Pagi datang membawa sesuatu yang baru bagi Awan. Pagi membawa warna-warna cerah untuk menghibur Awan yang murung. Awan merengkuh Pagi, menyelimuti dengan putihnya. Awan telah jatuh cinta.

Pencarian semalaman, tidak sia-sia.

Pencarian semalaman, memberi Pagi untuknya, untuk dijatuhi cinta, dijatuhcintai.

Sabtu, 290303

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Saga
Bentang Pustaka
Novel
Faith and Beats
Shabrina Farha Nisa
Flash
Awan
Aneidda
Novel
Milch
Desi Puspitasari
Flash
CERITA CINTA DARI SMA KU
Mu Xuerong
Novel
Gold
The Heir
Bentang Pustaka
Novel
KORONA
Raja Muda Hasibuan
Flash
Bronze
Pandaku oh pandaku
Sang Penari Kata
Cerpen
Bronze
JELAGA
Mada Elliana
Novel
Dipaksa Nikah Sama Kulkas Tampan
Ryana Dea Aprilia
Flash
Kekasih Untuk Suamiku Part. 2
Bramanditya
Cerpen
Bronze
Cintaku Terjerat di Yogya
Dewi Fortuna
Novel
Sisa Lara
Raiya Pramudita
Novel
In Seoul
NessaCha
Novel
Bronze
I Love My Army Wife 2
Author WN
Rekomendasi
Flash
Awan
Aneidda
Cerpen
Bronze
Membunuh Benci
Aneidda
Flash
Aku Menulis Tentang Kau
Aneidda
Flash
Kerinduan
Aneidda
Skrip Film
Malam Mencari Pagi
Aneidda
Cerpen
Jatuh
Aneidda
Flash
Coklat yang Meleleh
Aneidda
Skrip Film
Jalan ke Awal
Aneidda
Cerpen
Bronze
Pelangi Satu Menit
Aneidda
Flash
Retori Ironi Cinta
Aneidda
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Flash
Mengapa Aku Sering Tak Di Sini
Aneidda
Flash
Sedihnya Bahagia
Aneidda
Novel
Bronze
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Flash
Cafe
Aneidda