Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
4
Suka
11,321
Dibaca

Asap rokok bilang ia lebih kotor daripada kopi dan pisang goreng. Kopi bilang hanya untuk yang pasif, kopi bilang asap rokok tidak lebih kotor daripada dirinya. Pisang goreng tertawa, ia anggap dirinya paling kotor karena berminyak, penuh kolesterol.

Asap rokok bangga ia bisa terbang, tapi terdiam saat kopi bilang ia dapat mengalir. Kopi pun terdiam saat pisang goreng bilang ia dapat timbulkan nafsu.

Asap rokok menyombongkan diri pada kopi dan pisang goreng bahwa ia dapat timbulkan candu. Kopi tertawa, menurutnya, dirinyalah yang paling banyak membuat orang kecanduan. Tapi kopi langsung terdiam saat pisang goreng bertanya mana yang lebih banyak dipilih orang untuk ditelan.

Asap rokok berkoar lihat saja siapa yang paling duluan dijamah di antara mereka.

5 menit...

Bara sudah mulai menyentuh filter, asap rokok hampir lenyap, asap rokok meringis, menangis. Kopi mulai kedinginan, kopi mulai menangis. Pisang goreng juga jadi lembek dan jadi terisak.

10 menit...

Asap rokok menyerah, hilang, mati. Kopi basi, mati. Pisang goreng lembek, berminyak, berkeringat, mati.

Bapak datang, ia melihat ke rokok, ke kopi, dan ke pisang goreng, ‘Mbok... tolong bereskan di depan, Bapak mau nonton TV!’

Senin, 240303

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Cerpen
Testosteron
Ida Ayu Saraswati
Flash
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
Aneidda
Cerpen
Bronze
Mukini & Mukidi
Ariyanto
Cerpen
Fotografer Dadakan Yang Jatuh Hati Diam-Diam
cahyo laras
Cerpen
Manusia-Manusia Ruwet
Aput Setiana
Cerpen
Bronze
Kopi 6
syaifulloh
Flash
Gabut!!
Aurelia Joelyn Angdri
Komik
Bronze
KEMBAR SIAL
Agam Nasrulloh
Komik
Bronze
Personal Inverse
Fahmi Maulana
Cerpen
Pitak Di Kepala Suami
cahyo laras
Flash
Mencari Kacamata
Rafael Yanuar
Flash
Bronze
The End of Joni Oblong
DMRamdhan
Cerpen
Bronze
Purnama di atap rumahku
Desy Sadiyah Amini
Flash
Bronze
Malang pertamanya
Reda Rendha Deviasri
Cerpen
Bronze
Menjadi Madu Mafia Kurang Akal
Yona Elia Pratiwi
Rekomendasi
Flash
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
Aneidda
Cerpen
Bronze
Pelangi Satu Menit
Aneidda
Novel
Bronze
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Cerpen
Bronze
Perjanjian Bersama Sehari Malam
Aneidda
Cerpen
Titik dan Koma
Aneidda
Flash
Sedihnya Bahagia
Aneidda
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Cerpen
Bronze
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Flash
Kerinduan
Aneidda
Cerpen
Bronze
Cinta Pertama dan Terakhir
Aneidda
Flash
Awan
Aneidda
Flash
Dinda Mimpi
Aneidda
Flash
Cafe
Aneidda
Skrip Film
Malam Mencari Pagi
Aneidda
Flash
Aku Menulis Tentang Kau
Aneidda