Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
ToxiC
4
Suka
35,488
Dibaca

"Minggir!" Naira mengangkat wajah menatap tajam ke arah cowok dengan seragam berantakan khas anak nakal itu. Tidak ada ikat pinggang maupun dasi. Tidak seperti Naira yang masih mengenakan artibut lengkap sekolah. Napas Naira memendek sudah terlanjur kepalang emosi pada Gama yang sengaja menghalangi jalannya. Memblokade pergerakan Naira yang ingin pulang. "Minggir nggak brengsek?!"

Senyum lebar terkurva di bibir Gama. Tanpa adanya kekesalan sama sekali. Tidak pula tersinggung. Gama mengambil rambut Naira yang tak ikut terikat, memainkan sebentar. "Kasar banget sih sayang~"

"Gam, gue lagi nggak kepingin bercanda." Naira menepis kasar Gama, menyorot gentar. Naira bukan pengecut. Ia tidak takut. Ia bisa menyesuaikan dirinya menjadi pemberani bermulut kejam.

"Iya entar besok kita nikah, mau hari apa darl?" Gama berganti menyolek pipi Naira.

"Gam!"

Gama tersenyum lebar. "Lo berani ngomong kasar sama gue, ngebentak gue, kenapa sama mereka enggak?"

"Gam--"

"Oh gue tau, karena lo nggak mau kehilangan temen cewek lo makanya lo mau aja dimanfaatin, dan diem meski udah ledekin abis-abisan sama sekumpulan orang jahat itu?" Gama berdiri pongah. Dalam sedetik auranya gelap, hitam dan tak terjangkau. "Lo terlalu takut dijauhin, dan takut nggak punya temen." Gama tertawa mengejek sembari menggeleng prihatin. "Nai-nai, kasihan banget sih lo."

Harusnya Naira tahu, bahwa Gama adalah sosok satu-satunya yang seharusnya Nairaffa hindari.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Flash
ToxiC
Art Fadilah
Novel
Madeleine
Nurina Maretha Rianti
Flash
Bronze
Menonton Televisi di Losmen
Sulistiyo Suparno
Flash
Cinta Pergilah, Hari Sudah Malam
IGN Indra
Novel
Bronze
Writing is My First Love
d Curly Author
Flash
(Bukan) Takdir
Awan Senja
Flash
Cinta antara Air dan Api
Noveria
Flash
Teras
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Ibu untuk Asara
Choirunisa Ismia
Cerpen
Bronze
PERAWAN
Iman Siputra
Flash
Penari Topeng
Nunik Farida
Cerpen
Bronze
Pertarungan Terakhir
Reyan Bewinda
Novel
Menutup Diri
Rida nurtias
Novel
Bronze
Garis Hitam
Ryo Meta Olympia
Novel
Rumah Impian
Yusnawati
Rekomendasi
Flash
ToxiC
Art Fadilah
Flash
Sampah
Art Fadilah
Flash
Empati Sederhana
Art Fadilah
Cerpen
Naive
Art Fadilah
Flash
MAMA
Art Fadilah
Novel
I'll Never Believe I'm Alone
Art Fadilah
Novel
Peti Uang
Art Fadilah
Flash
Banjir yang Tidak Jadi Datang
Art Fadilah
Flash
Atensi
Art Fadilah
Flash
Hujan dan Bunga
Art Fadilah
Novel
Darkpunzel
Art Fadilah
Flash
Mereka Menyebutnya Pemeran Antagonis
Art Fadilah
Flash
KoiN
Art Fadilah
Flash
Aruna Mengerti
Art Fadilah
Flash
KoiN 2
Art Fadilah