Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
ToxiC
4
Suka
36,821
Dibaca

"Minggir!" Naira mengangkat wajah menatap tajam ke arah cowok dengan seragam berantakan khas anak nakal itu. Tidak ada ikat pinggang maupun dasi. Tidak seperti Naira yang masih mengenakan artibut lengkap sekolah. Napas Naira memendek sudah terlanjur kepalang emosi pada Gama yang sengaja menghalangi jalannya. Memblokade pergerakan Naira yang ingin pulang. "Minggir nggak brengsek?!"

Senyum lebar terkurva di bibir Gama. Tanpa adanya kekesalan sama sekali. Tidak pula tersinggung. Gama mengambil rambut Naira yang tak ikut terikat, memainkan sebentar. "Kasar banget sih sayang~"

"Gam, gue lagi nggak kepingin bercanda." Naira menepis kasar Gama, menyorot gentar. Naira bukan pengecut. Ia tidak takut. Ia bisa menyesuaikan dirinya menjadi pemberani bermulut kejam.

"Iya entar besok kita nikah, mau hari apa darl?" Gama berganti menyolek pipi Naira.

"Gam!"

Gama tersenyum lebar. "Lo berani ngomong kasar sama gue, ngebentak gue, kenapa sama mereka enggak?"

"Gam--"

"Oh gue tau, karena lo nggak mau kehilangan temen cewek lo makanya lo mau aja dimanfaatin, dan diem meski udah ledekin abis-abisan sama sekumpulan orang jahat itu?" Gama berdiri pongah. Dalam sedetik auranya gelap, hitam dan tak terjangkau. "Lo terlalu takut dijauhin, dan takut nggak punya temen." Gama tertawa mengejek sembari menggeleng prihatin. "Nai-nai, kasihan banget sih lo."

Harusnya Naira tahu, bahwa Gama adalah sosok satu-satunya yang seharusnya Nairaffa hindari.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Kukembalikan ibu kepada anak kesayangannya
kristiana
Flash
ToxiC
Art Fadilah
Flash
Hadiah Bawang Bombai
Athar Farha
Cerpen
Seperti Ada yang Salah....
Nursan
Novel
Bronze
No More Utopia
Vera Herawati
Flash
Bronze
Instruksi Hati
Hesti Ary Windiastuti
Flash
Bronze
Khayalan Pembaca Ayat-Ayat Cinta
Daud Farma
Flash
Koin Perak dan Sebutir Apel
Wina Sari Ardini
Flash
Neraca, Tiang Pembakaran, dan Burung Gagak
Wina Sari Ardini
Cerpen
Bronze
BULAN YANG TERLEPAS
Sri Wintala Achmad
Novel
Gold
KKPK Hidden, Gadis Tersembunyi
Mizan Publishing
Novel
Gentala.
Silmi Nur Afifah
Flash
Bronze
Conversation 1
mahes.varaa
Cerpen
Sial
Zaki S. Piere
Skrip Film
Lilin Untuk Minora
Vitri Dwi Mantik
Rekomendasi
Flash
ToxiC
Art Fadilah
Flash
KoiN 2
Art Fadilah
Flash
Atensi
Art Fadilah
Flash
Sampah
Art Fadilah
Flash
Monster1024
Art Fadilah
Flash
Kedamaian di Dalam Air
Art Fadilah
Flash
Empati Sederhana
Art Fadilah
Flash
Hujan dan Bunga
Art Fadilah
Cerpen
Mereka Menyebutnya Pemeran Antagonis
Art Fadilah
Flash
MAMA
Art Fadilah
Cerpen
Naive
Art Fadilah
Flash
KoiN
Art Fadilah
Flash
Naive
Art Fadilah
Novel
I'll Never Believe I'm Alone
Art Fadilah
Flash
Perempuan Evolusi
Art Fadilah