Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
The Puppet Master
0
Suka
16,721
Dibaca

"Crot! Crot! Crot!"

"Aaarrgh!!!"

Jauh di kedalaman jurang kegelapan, beberapa sosok iblis saling bertarung dan membunuh satu sama lain di atas tumpukan ratusan mayat iblis lainnya yang berceceran bersimbah darah kotor mereka.

"Crot!"

Sesosok iblis hitam bersayap berhasil memotong lengan kiri iblis hitam berekor kalajengking dengan pedangnya.

"Crot! Crot! Crot!"

Sedetik kemudian, iblis itu berhasil memotong lengan kanan, kedua kaki dan memenggal kepala sang iblis kalajengking, membuatnya memuncratkan darah hitamnya kedalam kegelapan di sekitarnya.

"Ha ... ha ... ha ...."

"Crot!"

Belum sempat beristirahat kepala iblis bersayap itu sudah berhasil terpenggal oleh iblis lainnya. Kepala dengan wajah kelelahan itu menggelinding dengan cepat di antara tumpukan-tumpukan mayat dan kepala iblis lainnya yang bernasib sama dengannya.

Pertarungan dalam jurang kegelapan itu semakin seru saja saat mulai mendekati akhirnya. Suara dan kilatan dentingan pedang dan senjata-senjata mereka, jeritan kesakitan dan kematian, serta teriakan keputusasaan menggema di seluruh kegelapan.

Sementara itu, jauh di atas panggung battle royal para iblis neraka, tepat di tepi jurang kegelapan, seorang pemuda berambut hitam dengan sebuah perban yang menutupi sepasang matanya terlihat sedang duduk santai menikmati pertunjukan kematian di bawah jari-jemarinya dengan sepasang telinga dan seluruh inderanya, terkecuali pengelihatannya yang sudah tak dimilikinya.

Dengan latar belakang merah api neraka yang menyala-nyala dengan sangat terangnya, sang pemuda terus memainkan ke sepuluh jari-jemarinya dengan sangat lincah bak seorang dirigen yang sedang memimpin sebuah orkestra. Hingga pada akhirnya hanya tersisa sesosok iblis yang tersisa. Dengan ekor ular dan cakar-cakar berbisanya, iblis itu mampu menghabisi dan membantai ratusan iblis lainnya. Namun, tanpa pernah terpikirkan dan terbayangkan olehnya sebelumnya, ular yang sudah menjadi satu dengan tubuhnya itu dengan cepat melahap dan menelan tuannya hidup-hidup kedalam perutnya, lalu memotong bagian yang menjadi penghubung antara mereka berdua, sehingga ular tersebut akhirnya terbebas dari tubuh majikannya.

Dengan perut buncit dan ekor buntung yang berdarah-darah, ular itu merayap keluar dari dalam jurang kegelapan menuju sang dalang di atasnya, melingkari tubuh sang dalang dan tidur di atas pangkuannya.

Sesaat kemudian, sang dalang mengepalkan tangan kanannya dengan sangat kuat hingga membuat tubuh sang ular meledak seketika dan menciptakan sebuah hujan darah yang membasahi tubuh dan pakaian sang dalang yang selesai memainkan pertunjukannya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Horor
Flash
The Puppet Master
Rama Sudeta A
Skrip Film
Quiescent
Shin No Hikari
Skrip Film
WARALIT
Nia
Flash
Panen
Dark Specialist
Novel
Bronze
Tujuh Hari Dalam Kafan
Bramanditya
Cerpen
Permainan Kematian
Chie Kudo
Flash
Pintu Ketiga Belas
Penulis N
Cerpen
Bronze
Rantai Pemicu
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
WINDY ... IS CALLING
Herman Trisuhandi
Cerpen
Bronze
Membunuh Benci
Aneidda
Novel
Gold
Kosong
Bentang Pustaka
Flash
Bronze
setan
Rere Valencia
Novel
Lea Perempuan Iblis
Mohamad Novianto
Flash
Goodbye Goodbye
Rifin Raditya
Flash
Bronze
Amour (Legenda Bagian ke 2)
Rere Valencia
Rekomendasi
Flash
The Puppet Master
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Burn
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
S
Rama Sudeta A
Cerpen
Apocalypse
Rama Sudeta A
Cerpen
Later
Rama Sudeta A
Cerpen
November
Rama Sudeta A
Novel
Bronze
Robot
Rama Sudeta A
Flash
The Nightmare
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Sunday
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Tetangga Berisik
Rama Sudeta A
Cerpen
Perang Dunia Kaiju
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
The Dark Ages
Rama Sudeta A
Cerpen
The Lost Boy
Rama Sudeta A
Skrip Film
N0_T1M3
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Home
Rama Sudeta A