Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Manusia Kera
2
Suka
16,422
Dibaca

"Apa-apaan ini, Mas?!” teriak Martini memecah keheningan malam.

Wanita itu tidak pernah menyangka suaminya akan terperosok dalam jurang kesesatan. Menurutnya, Romli adalah laki-laki realistis yang tidak akan percaya dengan hal-hal berbau mistis. Namun, semua anggapan itu runtuh ketika tanpa sengaja mendapati sang suami sedang melakukan ritual pemujaan. Aroma kemenyan bercampur dengan wangi bunga kenanga dan darah ayam hitam menyapa indera penciuman Martini, membuat wanita itu ingin memuntahkan makan malamnya.

“Aku bisa menjelaskan semuanya,” kata Romli kaget ketika melihat kehadiran istri cantiknya di ruang pemujaan.

“Tidak, aku tidak ingin mendengar apa pun!”

Martini membuang semua sesaji, melemparkan darah ayam hitam ke sembarang arah membuat lantai ruangan yang semula berwarna kuning menjadi merah.

“Hentikan, Sayang.” Romli mencoba menenangkan sang istri, “Jangan seperti ini, Sayang. Mereka bisa marah.”

“Mereka? Mereka siapa?” Martini mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan, tapi tidak ada siapa pun selain mereka berdua.

“Persetan dengan semuai ini! Kamu berubah, Mas. Aku membencimu!” Tubuh Martini bergetar menahan tangis, hatinya hancur. Wanita itu kecewa dengan perbuatan sang suami.

“Aku tidak pernah berubah. Inilah diriku yang sebenarnya.” Romli mendekati istrinya, menghapus jarak di antara mereka.

Martini terbelalak menyaksikan perubahan Romli, bulu-bulu halus mulai menutupi tubuh lelaki itu, kukunya memanjang dan berwarna hitam, giginya menjadi runcing dan sebuah ekor menyembul keluar dari dalam celananya. Wujud sang suami kini menyerupai manusia kera.

Martini dengan cepat menepis tangan Romli yang hendak menyentuh bahunya. Dia berlari ketakutan meninggalkan ruangan. Namun, belum sempat Martini mencapai pintu keluar, tiba-tiba ratusan kera bermata merah seperti bara api datang dari segala arah. Mereka mengerubungi Martini, mencabik daging dan mengeluarkan isi perut wanita malang itu.

Tamat.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Manusia Kera
Areta Swara
Cerpen
Bronze
Lipstick Letter Ghost
Risman Senjaya
Cerpen
KM 108
awod
Cerpen
Arina, Sang Pembalas
Ian Hendrawan
Cerpen
Bronze
Pareidolia
Godok
Flash
Anona
winda nurdiana
Flash
Bronze
MAKAN ENAK
Lirin Kartini
Flash
satan's care
Raja Alam Semesta
Cerpen
Bronze
Firasat
Sekarmelati
Cerpen
Bronze
Ritual Darah Ular
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
KUTUKAN
Refy
Novel
Temanku adalah hantu
PUTRI AYU ARNINGTYAS
Cerpen
Bronze
DADONG CANANGSARI
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Bronze
KABUT
AWSafitry
Flash
Peron Tujuh
Retno Utama
Rekomendasi
Flash
Manusia Kera
Areta Swara
Flash
Sepenggal Doa di Ujung Malam
Areta Swara
Flash
BAPAK
Areta Swara
Flash
PULANG
Areta Swara
Cerpen
SENJA SEMERAH DARAH
Areta Swara
Cerpen
Takdir Cinta
Areta Swara
Flash
Sepenggal Rasa Yang Tertinggal
Areta Swara