Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Manusia Kera
2
Suka
14,141
Dibaca

"Apa-apaan ini, Mas?!” teriak Martini memecah keheningan malam.

Wanita itu tidak pernah menyangka suaminya akan terperosok dalam jurang kesesatan. Menurutnya, Romli adalah laki-laki realistis yang tidak akan percaya dengan hal-hal berbau mistis. Namun, semua anggapan itu runtuh ketika tanpa sengaja mendapati sang suami sedang melakukan ritual pemujaan. Aroma kemenyan bercampur dengan wangi bunga kenanga dan darah ayam hitam menyapa indera penciuman Martini, membuat wanita itu ingin memuntahkan makan malamnya.

“Aku bisa menjelaskan semuanya,” kata Romli kaget ketika melihat kehadiran istri cantiknya di ruang pemujaan.

“Tidak, aku tidak ingin mendengar apa pun!”

Martini membuang semua sesaji, melemparkan darah ayam hitam ke sembarang arah membuat lantai ruangan yang semula berwarna kuning menjadi merah.

“Hentikan, Sayang.” Romli mencoba menenangkan sang istri, “Jangan seperti ini, Sayang. Mereka bisa marah.”

“Mereka? Mereka siapa?” Martini mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan, tapi tidak ada siapa pun selain mereka berdua.

“Persetan dengan semuai ini! Kamu berubah, Mas. Aku membencimu!” Tubuh Martini bergetar menahan tangis, hatinya hancur. Wanita itu kecewa dengan perbuatan sang suami.

“Aku tidak pernah berubah. Inilah diriku yang sebenarnya.” Romli mendekati istrinya, menghapus jarak di antara mereka.

Martini terbelalak menyaksikan perubahan Romli, bulu-bulu halus mulai menutupi tubuh lelaki itu, kukunya memanjang dan berwarna hitam, giginya menjadi runcing dan sebuah ekor menyembul keluar dari dalam celananya. Wujud sang suami kini menyerupai manusia kera.

Martini dengan cepat menepis tangan Romli yang hendak menyentuh bahunya. Dia berlari ketakutan meninggalkan ruangan. Namun, belum sempat Martini mencapai pintu keluar, tiba-tiba ratusan kera bermata merah seperti bara api datang dari segala arah. Mereka mengerubungi Martini, mencabik daging dan mengeluarkan isi perut wanita malang itu.

Tamat.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Manusia Kera
Areta Swara
Flash
Di Barisan Belakang
Jasma Ryadi
Flash
Silam
Salsabila Octavia Ismail
Novel
Entitas
M. ferdyan syah
Flash
Malam Gelap
SUWANDY
Cerpen
Bronze
Teman di Lantai Tiga
arunika sekar
Flash
Bronze
PION
Rere Valencia
Flash
Datang
Jasma Ryadi
Novel
Bronze
RUWAT ~Novel~
Herman Siem
Flash
Bayangan Putih
Luca Scofish
Flash
Legenda gunung Dalem
ocha novianti
Flash
Keano and Ghost
Queeniavv
Skrip Film
KUTUKAN
Bramanditya
Novel
Penjual Nasi Goreng Rumah Hanto Darmo (Oneshot)
Faizal Ablansah Anandita, dr
Novel
Bronze
Perjamuan Terakhir Boneka Porselen
Aprilia Budi Paramita
Rekomendasi
Flash
Manusia Kera
Areta Swara
Cerpen
Takdir Cinta
Areta Swara
Flash
Sepenggal Doa di Ujung Malam
Areta Swara
Flash
BAPAK
Areta Swara
Flash
Sepenggal Rasa Yang Tertinggal
Areta Swara
Cerpen
SENJA SEMERAH DARAH
Areta Swara
Flash
PULANG
Areta Swara