Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Katja
6
Suka
36,215
Dibaca

Ribuan anak-anak SMU Purnabakti mendengung seperti sarang lebah dari segala arah. Katja mengedarkan pandangannya dengan perasaan gugup. Ini adalah hari pertamanya masuk sekolah di Indonesia. Dulu, di Belanda dia pernah belajar di Gymansium, sekolah SMU paling bergengsi khusus untuk anak-anak brilliant. Itu sebabnya dia bisa masuk ke sekolah SMU Purnabakti, international school yang paling keren se-Indonesia. Di sini, Katja tidak perlu unjuk gigi kemampuannya dalam berbahasa Indonesia, dia bisa pura-pura begok hanya berbicara dalam bahasa Inggris sementara bisa nguping dengar apa yang digosipin teman-teman baru tentangnya. Katja sudah menyiapkan segalanya. Dia tidak akan membiarkan dirinya dibully oleh siapapun.

Sebelum bel masuk, Bu Redha sudah masuk ke kelas menyiapkan perlengkapan mengajar. Bel segera berdering tanda anak-anak murid harus mulai duduk di bangku masing-masing. Katja menunggu di depan kelas, seperti yang diminta Bu Dianty. Guru Bahasa Inggris itu memperkenalkan dirinya. 

"So, introduce yourself to the class, Katja!" kata Bu Dianty sambil berdiri di sampingnya.

"Hi, everyone. My name is Katja. Katja Scholten." Ia berbalik ke papan tulis, memungut kapur lalu menuliskan namanya. K-A-T-J-A S-C-H-O-L-T-E-N. "I can speak a little Bahasa. So, I would like to say my name in Indonesia. Namaku Katja."

"Ahh, so your name is Glass?" Seru seorang laki-laki berpostur tinggi besar, dia adalah Theo.

Serentak semua anak tertawa. Tapi tak disangka-sangka, Katja menjawabnya dengan nada riang. "Yes, I am as clear as glass. Cause I am a star of the class."

"Ooh... So, you were the smartest kid in your old class? What did you learn that we didn't? Huh?"

"We have Latin." Jawaban tandas Katja membuat semua orang terdiam lemas.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kara Angka & Albert Einstein
ursausang
Flash
Katja
Vitri Dwi Mantik
Flash
Sisa Rindu
Jasma Ryadi
Novel
Setitik Cahaya Yang Meredup
sandra firnawati
Novel
Bronze
Tentang Sebuah Cerita
AlifatulM
Flash
Back to The Day Before Today
Syafira Muna
Flash
Semangkuk Burjo Sebelum Pulang
Muhammad Zein Hanafi
Novel
Bronze
DENDAM
Bhina Wiriadinata
Flash
Merajut Asa
Ika Karisma
Flash
Telepon Pagi
Dewi Anjani
Flash
Bronze
Warisan Tuan Reading
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Antara Jeda Titik Koma dan Tanda Seru
Putri Rafi
Flash
Hilang
SAKHA ZENN
Flash
Parallax of Truth
Farah Maulida
Cerpen
Mengawini Surtijah
Dina prayudha
Rekomendasi
Flash
Katja
Vitri Dwi Mantik
Flash
Keris Bima Sakti: The Return of Jena Teke
Vitri Dwi Mantik
Novel
Lilin Untuk Minora
Vitri Dwi Mantik
Flash
Prince of Peace
Vitri Dwi Mantik
Flash
Lara
Vitri Dwi Mantik
Flash
Pernikahan Beda Agama
Vitri Dwi Mantik
Flash
309
Vitri Dwi Mantik
Flash
Air Hujan Surga
Vitri Dwi Mantik
Novel
Wangsit Siliwangi
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Bronze
Biarkan Aku Pulang
Vitri Dwi Mantik
Flash
Adi Parasakti
Vitri Dwi Mantik
Skrip Film
Trauma Generasi
Vitri Dwi Mantik
Novel
TERPUTIH DALAM HITAM
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Bronze
Lost Stars
Vitri Dwi Mantik
Flash
Andromeda"s Cry
Vitri Dwi Mantik