Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Obrolan Mengancam
1
Suka
13,924
Dibaca

Di dalam kelas, tampak segerombolan remaja lelaki yang sedang asyik mendiskusikan topik yang selalu menarik untuk dibahas di kalangan mereka, yakni menentukan cewek terpopuler menurut pendapat masing-masing. Asta, yang (merasa) dipilih menjadi salah satu cowok terpopuler di kelas tersebut, menyampaikan pilihannya sambil memakan bekalnya untuk istirahat siang kala itu.

"Menurutku, cewek paling populer di kelas kita itu Tari. Soalnya dia selalu ada disaat kita kesulitan lho. Ibaratnya ringan tangan lah"

"Iya sih. Tapi, menurutku Putri lebih cocok lah. Dia itu sosok panutan. Udah pintar, cantik, sabar lagi ngadepin aku haha ...", ujar Hendi.

"Kamu bandel sih. Udah tahu jam pelajaran, masih ngorok aja", balas Pandi.

"Ya kali. Dia kan emang ketua kelas kita. Udah jadi tanggung jawabnya lah dan dia dipilih sama kelas kita ya karena itu. Selain mereka berdua, ada lagi gak?"

Mereka bertiga terdiam sesaat dan saling bertatapan satu sama lain karena sedang bingung memikirkan satu nama lagi yang pantas jadi cewek terpopuler. Pandi tiba-tiba terpikirkan satu nama.

"Hei, seandainya Fitra itu cewek, kayaknya ia juga pantas deh"

"Iya sih. Dia selalu membela para cewek yang selalu ditindas sama sekelompok cowok iseng. Kalo gak salah namanya, Nindy. Iya, cewek itu kasihan sih sering dirundung sama mereka"

"Iya, sayang dia bukan cewek. Ketegasannya, tindakannya yang tanpa ampun, dan kharismanya kerasa banget pas ketemu sama dia"

Tiba-tiba, Fitra yang tak sengaja lewat di sebelah mereka mendengar hal tersebut. Sontak, ia mendadak emosi dan mulai masuk ke diskusi mereka bertiga saat itu juga.

"Permisi, tadi kalian membahas siapa ya?"

"Oh, Fitra. Kami sedang bahas cewek terpopuler di kelas. Kayaknya, kamu cocok deh, tapi sayang ..."

"Eh, sayang kenapa?", ucap Fitra.

"Asyik, dapat ucapan sayang dari Fitra"

"Tadi Pandi bilang kalau kamu cewek, kamu pantas dapat gelar itu"

"Oh, aku bukan cewek ya. Bener sih", ucap Fitra dengan emosi sedikit meninggi.

"Eh, enggak. Hendi yang ngarang-ngarang. Kamu cewek kok. Iya ... Eh, kenapa mendekat. Ampun Fit, Ampuunn ... "

Tiba-tiba terdengar suara hantaman keras dan retakan os ulna dari arah kumpulan cowok tersebut.

"Duakk, bukk, krakk"

Fitra yang merupakan cewek tomboy di kelasnya pun tak ragu membanting Pandi dengan teknik bela dirinya. Teman-temannya pun hanya bisa pasrah dan memohon ampun pada Fitra.

"Kalian masih belum puas rundung Nindy, masih berani ngejek aku di belakang ya. Memang aku bukan cewek, tapi aku wanita yang bisa memberikan mimpi buruk pada kalian bertiga kalau bikin masalah lagi. Paham?!"

"Pa-paham bos ... "

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Obrolan Mengancam
Saifan Rahmatullah
Flash
Kisah Seorang Gadis Yang Dilarang Mendengar Kata "Cukup" Dalam Hidupnya
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Tsunami Medan
Ahmad Fairuz
Flash
Bronze
Kondom Itu Apa Yan?
Abdi Husairi Nasution
Flash
Antropologi
Keita Puspa
Flash
Bronze
Habib Gadungan Kena Azab Instan
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
AYAM-AYAM PAK LEMAN
arunika sekar
Cerpen
Motovloger Apes
cahyo laras
Cerpen
Bronze
#Agak Lain
Muhammad Ghifar An Nafi
Flash
Gak Ada Mens Rea, Tapi Bikin Jatuh Cinta
snang.tjarita
Cerpen
Cerita Sekolah Minggu bersama Yaya
E. N. Mahera
Flash
Bronze
A True Work of Art
Karlia Za
Flash
Kesatria Dangdut
Listian Nova
Cerpen
Kerkom Chaos
raven orinn e
Cerpen
Terajana (Teras Janda Muda)
Ragiel JP
Rekomendasi
Flash
Obrolan Mengancam
Saifan Rahmatullah
Flash
Menjemput Teman
Saifan Rahmatullah
Flash
Suara Misterius
Saifan Rahmatullah
Skrip Film
Dunia Awang-Awang
Saifan Rahmatullah