Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Kukirimkan Surat Untukmu, Kekasihku
2
Suka
16,185
Dibaca

Suara Lena,

Malik, sudah sampaikah suratku ditanganmu? Beberapa hari lalu aku pergi ke kantor pos sekadar ingin mengirimkan tumpukkan kerinduanku yang sudah kutuangkan di dalam kertas putih berbalutkan amplop putih bersih. Amplopnya tidaklah besar. Ukurannya sama besar seperti amplop-amplop yang dijual di warung.

Malik, sudahkah kau buka amplop itu? Kuharap kau tidak menaruh harapan besar saat melihat amplop itu. Bukan lembaran uang yang kukirimkan padamu. Bukan pula bon tagihan. Kau tenang saja. Isinya hanyalah selembar kertas putih berisikan sulaman kata rindu yang sengaja kuendapkan dalam benakku dua tahun lamanya.

Dua tahun sudah lamanya kau merantau di ibukota sana nan jauh di mata. Kota yang kudengar dari banyak orang terkenal begitu keras. Kota yang katanya disesakki oleh gedung-gedung bertingkat yang siap menembus langit di setiap sisi jalannya. Kota yang katanya dipenuhi oleh semburat cahaya beragam warna nan indah kala gelap jatuh.

Semua itu terdengar sangat amat berbeda dengan keadaan di sini, Malik. Kau masih ingat jelas bukan bagaimana keadaan di desa ini? Semua masih sama. Tak ada satu pun yang berubah biarpun dua tahun sudah berlalu. Tak ada gedung bertingkat penembus langit di sini, yang ada hanyalah hamparan sawah hijau dan deretan rumah penduduk berbahan kayu tua. Tak ada semburat cahaya beragam warna nan indah disini, yang ada hanyalah remang cahaya kekuningan yang berusaha memecah gelap.

Malik, masihkah kau mengingatku? Sejak kepergianmu ke ibukota dua tahun lalu, kau tidak pernah mengabariku. Bahkan satu kali pun tidak. Sebelum menaiki bus kau sempat mengikat janji kepadaku bahwa kau akan segera memberi kabar ketika tiba di sana. Apa kau sudah melupakan janjimu itu, Malik?

Kehadiran kabarmu sudah kutunggu dua tahun lamanya. Selama itu pula aku menengok ke rumahmu, berharap kau ada di sana. Ibumu masih sama. Masih baik. Masih cantik. Pun ramah seperti sebelum kau pergi merantau. Sesekali kami pergi ke pasar sekadar membeli sayuran untuk diolah menjadi hidangan.

Malik, apakah kau tahu? Aku sungguh amat sangat merindukanmu. Aku hanya ingin tahu bagaimana kabarmu disana. Aku harap kau baik-baik saja di sana. Bahkan lebih baik dariku saat ini.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
-8°C
Mizan Publishing
Flash
Kukirimkan Surat Untukmu, Kekasihku
Hai Ra
Novel
Kamu Jangan Overthinking
i dont need you
Flash
Binar
Adrikni LR
Novel
Zenith
Rita Puspitasari
Novel
Surat Cinta di Pemakaman
Muhammad maftukh anwar
Novel
Bronze
Derita Penantian Cinta
Ulfah Pauziah
Flash
Cerita Kita
Nisa Amalia
Novel
Bronze
Ana Uhibbuka Fillah season 1 [TELAH TERBIT]
elrena._
Flash
Bronze
Tidak Bisa
Raydinda Shofa
Novel
Temporary Love
Lolita Alvianti susintaningrum
Cerpen
Firefly: A Fairy Tale
Adinda Amalia
Cerpen
Bagaimana Rasanya Mencintaimu?
Steffi Adelin
Flash
Laut
Dara Oct
Flash
Jebakan Cinta Sang Pewaris
Sekar Kinanthi
Rekomendasi
Flash
Kukirimkan Surat Untukmu, Kekasihku
Hai Ra
Cerpen
Bergegas Tumbuh
Hai Ra
Cerpen
Obrolan di Malam Hari
Hai Ra
Novel
Rara
Hai Ra
Cerpen
Kompas
Hai Ra