Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Broken Wedding
6
Suka
35,708
Dibaca

Bocah sekitar tiga tahun itu sangat mirip Mbak Ratri, kecuali kulit putih kemerahan dan manik matanya yang biru. Membuat Nathan berbeda dari keturunan Jawa.

"Plen, plen." 

Menyadari kehadiranku, Nathan tersenyum menghampiri. Tangan kecil mungilnya menarik dressku.

 Aku berjongkok di tepi springbed, menggapai-gapai kolong gelap. Menemukan benda berbentuk pesawat tidaklah sulit. Pikirku.

"Ta, ngapain kamu di kamar ini?" Sergah, Mbak Ratri. 

Wajah garang Mbak Ratri muncul bersamaan lampu pijar kuning yang menyorot. Keberadaanku mencederai kawasan privasinya.

"Eh, ak, aku tadi." 

Paru-paruku seperti kehabisan udara, lidahku kaku tidak mampu mengolah kata. Niat baik mengawasi Nathan bermain sendirian tentu tidak cukup. Kepulan emosi terlanjur membakar Mbak Ratri, mustahil dihalau. Aku Menunduk takut.

Bocah berkaos biru terang itu langsung berlari keluar. Mbak Ratri  menarik  tanganku, kami cepat berpindah ke ruang tengah. Kapas, kasa, dan cairan antiseptik Mbak Ratri usap ke telapak tanganku.

"Laki-laki sialan. Seminggu menikahiku, dia pulang ke negaranya, tidak pernah kembali sampai hari ini. Seandainya aku langsung menolak lamarannya, atau menyingkirkan pecahan frame foto tidak berguna itu, pasti tanganmu tidak terluka, Ta."

Mbak Ratri mengumpat, air mata bercucuran dari pelupuk matanya. 

Aku tak mengira, sudah tiga tahun Mbak Ratri menyimpan nestapa. Hans datang bagai kumbang kelaparan, dan pergi setelah nektar habis terhisap. Selama ini Mbak Ratri tidak pernah menceritakan apapun. Meski galak, Mbak Ratri selalu bersikap tenang, dan legowo. Terkadang, menganggap semua baik-baik saja menjadi senjata ampuh dalam menghadapi situasi yang sangat sulit sekalipun.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
SUKMA: Masa bermain yang hilang
Anggy Pranindya Sudarmadji
Flash
Awas Monyet, Nak!
Dania Oryzana
Flash
Bronze
Tong Ngin Fan Ngin Jit Jong
Alfian N. Budiarto
Flash
Broken Wedding
Binar Bestari
Cerpen
Bronze
Surat Cinta
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Seni
Eneng Anita
Novel
Bronze
Tolong, Sayangi Aku.
Kamalsyah Indra
Flash
RUMAH SUNYI TANPA AKU
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Tungku Besar
Ahmad Muhaimin
Novel
When life was not as smooth as a toll road
DAMAIZANNE
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Flash
7 Hari Berlalu
Yuanita Faridatun Ni'mah
Novel
Aku Cinta Kamu
Viola khasturi
Novel
Summer Almost Gone
Sf_Anastasia
Novel
Bronze
Tanpa Nama
Paul Siem
Rekomendasi
Flash
Cuci Tangan
Binar Bestari
Flash
Broken Wedding
Binar Bestari
Flash
Legasi Emak
Binar Bestari
Flash
Labirin Luka
Binar Bestari
Flash
Kepingan Malam
Binar Bestari
Flash
Dompet Kulit di Stasiun
Binar Bestari
Flash
Perempuan: Joki Tong Setan
Binar Bestari
Cerpen
Bronze
Curcollatte
Binar Bestari
Flash
Terompah Penyambung Hidup
Binar Bestari
Flash
Kopi 10 Menit
Binar Bestari
Flash
Diculik Jodoh
Binar Bestari
Flash
Ibu Setengah Hari
Binar Bestari
Flash
Rahasia
Binar Bestari
Flash
Kotak Hitam & Selembar Uang
Binar Bestari
Flash
Doa Meminta Keburukan
Binar Bestari