Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Aku satu-satunya
0
Suka
25,146
Dibaca

Aku satu-satunya yang tercantik, pokoknya Aku.

Sekiranya itu-lah yang sampai sekarang terjadi. Nyatanya Aku memang satu-satunya yang tercantik dalam lingkup pekerjaanku di gudang belakang, gudang penyimpanan barang-barang datang, untuk di sortir dulu sebelum di jual. Itu pun karena lima orang sisanya ialah laki-laki. Jadi apa yang salah dalam kalimat ku. Aku memang satu-satunya yang tercantik bukan.

Meski kadang ada seorang staf perempuan juga yang suka singgah ke sini hanya untuk memastikan kalau barang-barang yang ia pesan sudah sesuai. Jika sudah selesai dengan tugasnya staf itu akan kembali lagi ke tempat stay-nya yang berada di bangunan depan yang sekaligus menjadi kantor oprasional merangkap juga sebagai gudang pengemasan dan disribusi.

Gak terasa juga kalau hampir lima tahun Aku berkerja disini, untungnya masih betah-betah saja. Ha .... Bertahan selama itu tentunya bukanlah hal yang sangat mudah. Aku masih suka teringat kalau beberapa kali Aku nyaris menyerah, ingin meninggalkan pekerjaanku ini. Kalau saja Aku tidak selalu ingat betapa susahnya mencari pekerjaan diluaran sana.

Tentu banyak juga pelamar kerja yang mulai setres karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Hingga berakhir Aku yang terus menguatkan diriku sendiri agar terus bertahan sedikit lebih lama.

Begitu banyak memori yang tersimpan rapi selama Aku disini. Tapi tak jarang juga terlupa karena ada memori baru yang lebih mendominasi untuk terus teringat. Lebih tepatnya memori berkesan yang akhir-akhir ini sering aku ingat sehingga melupakan memori lama yang juga berkesan diingatanku.

Oh iya ... Aku jadi ingat kalau Aku telah lama melupakan betapa dulunya Aku selalu suka mencari sosok Abang disekitarku. Lingkup terdekatku. Misal seperti dilingkup sekolahku, organisasi, hingga tempat kerjaku saat ini.

Gak tau kenapa Aku suka banget mencari-cari sosok yang mau atau bisa ku anggap sebagai sosok Abang meskipun bukan sosok Abang kandung.

Aku sudah mempunyai Kakak perempuan yang sangat Aku sayangi. Pokoknya gak ada yang bisa gantikan kakak perempuanku dan sayangnya Aku gak merasakan mempunyai sosok Abang di Suami kakakku.

Mungkin saja Aku masih tidak terima karena dulu Aku pernah melihat perlakuan kasar kakak iparku terhadap kakak kesayanganku. Dulu mereka pernah terlibat pertengkaran. Saat itu Aku ada disana menyaksikan. Saat itu pula muncul-lah rasa tak suka terhadap kakak iparku. Walau sekarang Aku berusaha biasa-biasa saja tetapi tetap saja tidak bisa menghapuskan memoriku.

Aku akan memilih lebih banyak diam dari pada harus berbicara denganya. Aku masih bisa tersenyum kok. Masih bisa menanggapi dengan baik kalau-kalau lagi di ajak bicara. Hanya saja aku lebih suka gak banyak omong kalau sedang berada diruangan yang sama dengan kakak iparku, seperti acara kumpul keluarga yang sering terjadi saat-saat lebaran misalnya.

Meninggalkan sosok kakak iparku. Kembali ke pembahasan awal tentang Aku yang satu-satunya tercantik disini. 

Jujur menjadi satu-satunya perempuan disini tentu awalnya Aku merasa canggung karena belum terlalu mengenal dengan baik rekan-rekan kerjaku yang sebetulnya tidak terlalu asing.

Dulu sebelum bekerja dibagian accounting Aku merupakan bagian dari staf gudang. Kini Aku kembali lagi sebagai staf gudang. Mungkin itu sebabnya Aku hanya merasa canggung selama dua atau tiga hari saja.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Sampul hujan
Ayu Kartika Sari
Flash
SI JOMBLO PUNYA SUARA
Mega Puji Indrawati
Flash
Aku satu-satunya
Anisah Ani06
Flash
Bronze
samara
Okhie vellino erianto
Novel
Bronze
AKU YANG MEM(DI)BENCI KEHIDUPAN
Linda Rahmawati
Novel
Bronze
Gadis Pemulung Sampah
Ismail Ari
Novel
Dancing in the Silence
Dinda Kusuma Ati
Flash
Bronze
Conversation 2
mahes.varaa
Flash
Saklar
Alifia Sastia
Flash
Masa Lalu
FIDY
Flash
Mangga di Luar Jendela Kamar
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Rumah Bapak
Ika nurpitasari
Flash
Di Antara Altar dan Mimbar
Rahmi Azzura
Flash
Tiga Menit untuk Selamanya
SURIYANA
Cerpen
Kebahagiaan untuk Ninik
Kiara Hanifa Anindya
Rekomendasi
Flash
Aku satu-satunya
Anisah Ani06
Flash
Terikat Oleh Waktu
Anisah Ani06
Flash
Riana -Perkenalan- eps 1
Anisah Ani06
Flash
Dear Diriku
Anisah Ani06
Cerpen
Mau Pulang
Anisah Ani06
Flash
Untuk Mu yang Ku Rindu
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Gerimis yang Menemani
Anisah Ani06
Flash
Jalan Mimpi
Anisah Ani06
Flash
Salah ku atau Cuaca
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Naluri Diskon
Anisah Ani06
Novel
The World Of The Twins
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Hujan Rintik-Rintik
Anisah Ani06
Skrip Film
Pada Akhirnya Waktu Akan Datang (Script)
Anisah Ani06
Cerpen
Distraksi
Anisah Ani06
Flash
Mengingat Luka
Anisah Ani06