Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Hujan dan Bunga
0
Suka
33,287
Dibaca

Rok merah, kaus kaki telah basah terserang hujan, apalagi di bagian sepatu. Padahal, Bunga sudah menutup diri di balik jas hujan bapak yang amat besar, memegangi kardus di bagian belakang punggung agar tidak terlalu sedemikian lembab. Meski tidak menyukai keadaannya, Bunga tetap menyempatkan diri mencium punggung telapak tangan bapak sopan, dihadiahi senyum lebar kelewat hangat, dengan bapak yang sudah menggenggam erat lipatan kardus, berbalik, berkendara hati-hati melewati gerbang sekolah.

Napas Bunga terhembus berat, berjalan masuk ke gerbang sekolah dipenuhi siswa-siswi lain yang bernasib sama sepertinya, Bunga tidak terlalu memperhatikan, ia sibuk memeras sejenak rok merah yang tertampak banyak terkena air--meski sudah melindungi diri dengan jas hujan dan lipatan kardus. Karena, merasa mendengar suara dua orang berbincang, spontan Bunga memalingkan wajah ke asal suara. Menghentikan pandangan, menemukan Sari berbincang bersama ibunya--jenis ibu-ibu glamor yang gaul pada pergantian zaman, wajah Sari dikecup beberapa kali, lalu diberi uang saku berlipat. Keadaan Sari begitu lebih baik dibanding Bunga, tidak kebasahan beserta penampilan teramat rapih, mengingat Sari termasuk jajaran murid kaya-teladan. Bunga termenung, membandingkan dirinya yang menaiki motor bersama Bapak, sementara Sari menaiki mobil dengan ibunya. Bunga melangkah, lantas, kebetulan menemukan pantulan diri samar dari kaca pelindung piala sekolah. Bunga terhenyak, dadanya mendadak sesak menatap dirinya sendiri sedih.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Kopi dan Kata
Riska Irmayadi
Flash
Hujan dan Bunga
Art Fadilah
Novel
Don't Put The Sugar on Your Cheeks
Bellaanjni
Flash
14 Februari Ketujuh
Salmah Nurhaliza
Novel
Gold
Arah Musim
Bentang Pustaka
Skrip Film
Tak baik bukan berarti tak bahagia
Ita sarry
Flash
Cerita Si Ucok
Nurmala Manurung
Flash
Bronze
Tak Ingin Terulang
Nabilla Shafira
Cerpen
Diary Devi
ArsheilaW
Novel
Salma
Anisa Nurjanah
Flash
Pulang
Iwok Abqary
Flash
Bronze
Wo Ai Ni
Herman Siem
Flash
Atlantis Hanya Endapan
Siti Qoimah
Flash
Bronze
Lapar
Bungaran gabriel
Novel
LANGIT KEDUA
IGN Indra
Rekomendasi
Flash
Hujan dan Bunga
Art Fadilah
Flash
Sampah
Art Fadilah
Flash
Mereka Menyebutnya Pemeran Antagonis
Art Fadilah
Flash
Banjir yang Tidak Jadi Datang
Art Fadilah
Flash
KoiN 2
Art Fadilah
Novel
Darkpunzel
Art Fadilah
Flash
Naive
Art Fadilah
Cerpen
Naive
Art Fadilah
Flash
Empati Sederhana
Art Fadilah
Novel
I'll Never Believe I'm Alone
Art Fadilah
Flash
Aruna Mengerti
Art Fadilah
Flash
ToxiC
Art Fadilah
Novel
Peti Uang
Art Fadilah
Flash
KoiN
Art Fadilah
Cerpen
Mereka Menyebutnya Pemeran Antagonis
Art Fadilah