Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Pesan Karin
0
Suka
25,082
Dibaca

Hati-hati Karin merangkak, jalanan berpasir bisa saja membuatnya terperosok ke jurang. Pagi buta, pandangan masih terbatas, Karin siaga mengikuti sosok di depannya, Yama sang ketua pendakian gunung. Rombongan mencapai puncak sesuai rencana, sembari menunggu matahari terbit, mereka bertutur tentang mimpi yang ingin dicapai. Karin ingin terlibat dalam gerakan pelestarian alam, dia cukup terhenyak dengan perubahan desanya semenjak kedatangan investor. Yama selalu mendukung Karin, mereka adalah 2 mahasiswa abadi karena asyik dengan kegiatan di luar kampus. Yama semenjak bertemu Serril yang merupakan adik tingkatnya, ingin menyelesaikan kuliahnya lebih cepat. Walau rasanya bagai pungguk merindukan bulan, setidaknya Yama bisa merasakan wisuda bersama Serril. Karin menyarankan Yama memanfaatkan momen KKN untuk mendekati Serril.

Karin ikut dalam aksi demontrasi menentang pembuangan limbah hotel ke laut. Karin memimpin sendiri teman-temannya mengajukan protes karena limbah berdampak buruk pada lingkungan desanya. Nampaknya pemilik hotel memiliki hubungan dengan pejabat daerah sehingga usaha Karin menemukan hambatan besar. Demo semakin ricuh ketika salah satu teman Karin terpancing emosi. Bentrokan tidak bisa dihindari apalagi ada pihak lain yang memanfaatkan suasana. Barisan pengaman polisi diperketat. Gas air mata ditembakkan bersambut dengan lemparan batu dan petasan. Ada suara tembakan entah darimana sumbernya, Karin menghubungi Yama yang sedang mengikuti bhakti sosial di panti asuhan. Panggilan tidak dijawab, Karin terjebak aksi yang semakin brutal.

Serril di luar dugaan, penampilannya yang modis tidak membuatnya canggung menanam pohon di areal panti. Ternyata dia sangat suka dengan anak-anak, Serril mengajak mereka belajar dan bermain. Yama semakin dekat dengan Serril, mereka benar-benar menikmati masa KKN-nya. Hp Yama berbunyi ada pesan dari Karin, “Pungguk merindukan bulan”. Yama tersenyum menyangkal pesan itu karena menyadari perasaannya kini bagai gayung bersambut. Tanpa diduga Serril menyambutnya dengan hangat. Yama tidak menyadari pesan itu bukan untuk dirinya, melainkan untuk Karin sendiri. Pesan terakhir dari Karin sebelum menghebuskan nafas terakhir.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Pesan Karin
nirjana
Flash
You Are My Angel
Luca Scofish
Flash
Bronze
if we'd met before a decade
lidia afrianti
Flash
Pengamat Kucing dan Mi Ayam
Rizal T Fadh
Novel
Bronze
The Miracle of Villa
Aachim Mai
Novel
Bronze
Pemain Rasa
judizia
Novel
Good Bye Sal
Dewi Septia
Novel
Hello! Mr. Peter Pan
Rias intan sari
Novel
Aku Yang Dahulu Bersamanya
hadyan Asidiqi
Cerpen
Lelaki Yang Berjanji Untuk Tidak Menangis
Rolly Roudell
Novel
Gold
The Prince's Escape
Mizan Publishing
Novel
Gold
Lavina
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Restu Kelana
Lail Arrubiya
Novel
Bahagialah Cigugurku
A. Sholeh
Novel
Gold
Tiada Ojek Di Paris
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Pesan Karin
nirjana
Cerpen
Bronze
Menyemai Dongeng
nirjana
Flash
Yolo
nirjana
Flash
Kemenangan Dika
nirjana
Flash
Harapan Ayah
nirjana
Flash
Cium
nirjana
Flash
Tali
nirjana