Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Sebelum Aku Mati ( My Suicide Story)
12
Suka
18,593
Dibaca

Malam yang indah.

Aku berdiri diatas sebuah jembatan besi yang kokoh sambil tersenyum bahagia. Langit begitu indah bertabur bintang-bintang yang berkerlap-kerlip. Bumi begitu sepi. Aku mencium aroma melati. Yang kudengar hanya nyanyian jangkrik, desiran suara air sungai begitu menenangkan. Dunia begitu indah, tapi hidupku bukanlah salah satunya. Hari ini adalah hari terbaik tuk mati.

Aku bersiap meloncat, kakiku bergetar hebat. Ragu mulai mengisi jiwaku. Aku tidak ingin mati, tapi aku tak mau hidup di dunia yang menyedihkan ini.

"HENTIKAN!"

"Siapa itu?" aku tersentak. Terdengar suara langkah kaki. Suaranya berasal dari lorong yang gelap. Dibalik remang-remangnya lampu jalanan, nampak jelas gadis hitam manis berbaju putih berjalan kearahku. Dia berjalan memakai sebuah tongkat. Aku terkejut melihat matanya yang buta.

"Kalo mau mati jangan nyusahin orang. Pergi sana ke rawa-rawa!" celetuknya.

Aku terdiam.

"Di sana ada kolong jembatan." dia menunjuk ke seberang sungai. "Banyak orang lagi tidur. Repot kalo mayatmu membusuk, dan mereka repot-repot mengurus mayatmu yang gak guna itu."

"Ikut aku sekarang!" pintanya. Aku pun mengikutinya.

Dia mengajakku duduk di sebuah bangku taman. Kita duduk bersama. Sinar lampu taman yang redup jadi satu-satunya sinar yang menyinari kehidupanku yang gelap.

Si gadis bertanya, "kenapa kamu ingin mati?"

Aku mulai bercerita kepadanya, "Aku selalu menderita. Aku anak pungut. Orangtuaku adalah sepasang pemulung yang miskin. Di sekolah aku dibully karena miskin. Saat dewasa, pacarku meninggalkanku, dan berselingkuh dengan sahabatku sendiri. Dan sekarang aku terlilit hutang jutaan akibat bundaku memaksaku sekolah yang kubenci."

"Hahahaha." dia tertawa melengking.

"Kok ketawa?"

"Pernahkah kau melihat indahnya pelangi dan sunset, indahnya berlian, dan cantiknya bundamu?" tanya dia.

"Pernah."

"Seumur hidup aku belum pernah melihat indahnya dunia. Aku tak tahu betapa cantiknya bunda yang melahirkanku. Karena itu, aku ingin hidup selamanya."

Aku merasa iba dengannya.

"Kamu juga buta ya?" gadis itu bertanya.

"Maksudnya?"

"Kamu bisa melihat kilauan berlian, tapi tak bisa melihat betapa baiknya Tuhan padamu."

"Maksudmu?"

"Kau melihat dunia dengan cara yang salah. Kamu itu anak yang dicintai." ucapnya tersenyum.

"Dicintai?"

" Kamu dirawat orang miskin supaya dunia tahu bahwa dibalik gubuk sempit pun ada manusia berhati besar. Mereka mencintaimu dikala dunia tak menginginkanmu."

"Lalu kenapa aku di bully?"

"Kamu dibully supaya kamu jadi orangyang kuat dan pandai memaafkan."

"Kenapa aku dikhianati?" tanyaku.

"Tuhan mencampakanmu, supaya kamu berhenti mencintai orang yang salah. Dia ingin kamu bertemu orang yang tepat."

"Lalu kenapa orangtuaku berhutang?"

"Mereka menghutang supaya kamu tetap bisa sekolah, dan kamu bisa punya kehidupan lebih baik."

Aku merasa lebih hidup mendengar semua jawabannya. Sambil senyum aku berkata, "Thanks udah membangunkanku."

"Sekarang pulanglah," pinta si gadis buta." Kembalilah padaku saat hidupmu lebih baik."

Aku pulang ke rumah dan terus melanjutkan hidup. 10 tahun berlalu, aku telah menjadi orang sukses dan bertemu dengan gadis cantik yang mencintaiku. Aku telah melunasi hutang bundaku, juga menghajikannya.

Suatu hari aku kembali ke taman, tapi tak pernah bertemu si gadis buta. Hingga suata saat,di tempat sampah, aku menemukan koran berisi berita : Seorang gadis Buta meninggal dunia karena kecelakaan.Ternyata dia telah wafat 41 hari sebelum aku berniat bunuh diri. Dulu aku diselamatkan oleh arwah penasaran.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (16)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Sebelum Aku Mati ( My Suicide Story)
Alwinn
Cerpen
Bronze
CLARA DAN CLARISSA
Gie_aja
Novel
Kala Gaib Menggoda "Cincin Merah Delima"
Yani Larasati
Cerpen
Bronze
AMIRA
Gie_aja
Cerpen
Bronze
Pintu Kamar Nomor 7
Risti Windri Pabendan
Flash
DEEP INTERVIEW
Vica Lietha
Novel
Dimensi Antara
Miftachul Arifin
Flash
Bronze
1000 SUARA
Alvin Suhadi
Novel
the mysterious class
Rilla Muayyidati Aziz
Novel
Gold
The Haunting of Hill House
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Tuan Baru
Christian Shonda Benyamin
Novel
Last Kiss from a Vampire
Roy Rolland
Skrip Film
DUYUNG
Herman Siem
Cerpen
Sekar Arum
LaVerna
Cerpen
Bronze
Arga
Christian Shonda Benyamin
Rekomendasi
Flash
Sebelum Aku Mati ( My Suicide Story)
Alwinn
Flash
Curahan Hati Sebutir Nasi
Alwinn
Flash
KATA-KATA YANG BERNAFAS ( HYPNO WRITING )
Alwinn
Flash
Kakek Uranus : Lelaki Tua VS Kucing Gila
Alwinn
Novel
Aku Cinta Kita Dan Bandung
Alwinn
Flash
Jangan Panggil Saya Monyet
Alwinn
Novel
Bronze
Anak-anak Surya : kisah anak bangsawan dan nostalgia 90an
Alwinn
Novel
Selatan : Sebelas Anak Sultan
Alwinn
Flash
Mimpi Seribu Perak : Arti Sukses Yang Sesungguhnya.
Alwinn
Flash
Lihat Dengar , Rasakan ( Sepucuk Kisah Untuk Bunda )
Alwinn
Skrip Film
KAMULAH SURGAKU (SCRIPT)
Alwinn
Flash
I-phone , Bukan Jodohku ( Selamat Jalan I-phone 12 )
Alwinn
Flash
Sepotong Coklat Untuk Kau Di Surga
Alwinn
Flash
Kisah Untuk Dia
Alwinn
Flash
Bidadari Pembohong
Alwinn