Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Truth or Dare
7
Suka
15,681
Dibaca

Lani meletakkan sebuah botol kecil di tengah-tengah mereka. Arman, Yogi, Diana, James, serta dirinya mulai mengisi waktu istirahat di kantin. Lalu botol tersebut berputar dan berhenti tepat ke arah Yogi.

“Arggghh!” Yogi mengacak rambut dengan kesal, pasalnya ia dulu begitu trauma akan permainan ini yang berakhir dengan membuka seluruh rahasianya.

“Buka rahasia atau tantangan?” Tanya Lani pada Yogi.

“Tantangan deh!” serunya keras.

James merogoh sakunya lalu meraih ponsel, “sebentar, saya mau mengabadikan ini.”

“Ehhh jangan diabadikan!” Yogi merengek.

“Shhhh..” Lani meletakkan telunjuknya di bibir, lalu ia berkata, “karena saya yang memutar, maka saya yang akan memberi tantangan.” Pandangannya beralih ke Yogi, “nah, kamu saya tantang untuk menyatakan perasaan cinta sama gebetan, harus gebetan asli.”

Semuanya berseru. Termasuk anak-anak lainnya yang mulai mengerumuni mereka. Yogi mulai panik, tetapi inilah saatnya.

“Saya malu Lan.” Kata Yogi dengan pipi memerah, “maka dari itu saya juga menunjuk seseorang untuk menemani saya, maksudnya ia juga mendapatkan tantangan sama.”

“Mana boleh gitu!” seru Arman.

“Arman aja deh.” Kata Diana.

“Hahh?”

“Iya, sama kamu aja.” Yogi menarik Arman untuk berdiri bersama.

James memegangi ponsel dan mulai merekam video.

“Kita bilang bersama.” Kata Yogi pada Arman, “Satu, dua, tiga.”

“Diana mau gak jadi pacar saya?” kata mereka berdua secara bersamaan.

Mereka terdiam, lalu terdengarlah sorakan gembira dari anak-anak lain, “Jawab-jawab.”

Sementara itu, Diana hampir tak bisa berkata-kata. Arman dan Yogi hanya terkejut dengan jawaban satu sama lain. Bisa-bisanya mereka suka pada orang yang sama. Kemudian Diana pun mulai angkat bicara, “maaf, saya tidak suka kalian.”

Seketika itu runtuhlah imajinasi hati Yogi dan Arman.

“Karena saya suka dengan James.” Sambungnya.

Lahdalah! Seluruh mata memandang ke arah James dan kameranya yang menyala. Menunggu jawaban darinya, termasuk Diana.

“Tapi saya suka dengan Siti.” Kata James dengan entengnya. Ia lalu mematikan kamera dan berjalan keluar dari kerumunan kemudian menghilang di balik lorong.

Sungguh diluar ekspektasi. Bagaimana dengan Lani? Ia masih jomlo hingga sekarang. Kasihan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Truth or Dare
Noer Eka
Flash
What A Thrilling Night!
hyu
Flash
Sulitnya Mencintai Tuan
Fazil Abdullah
Flash
SHAMPOO
Katangga
Flash
Bronze
Kamis Menangis
Arif Holy
Flash
Bronze
Si Penulis Kwikku
Rere Valencia
Cerpen
KEKACAUAN DI PESTA ULANG TAHUN
Penulis N
Flash
Bronze
Kondom Itu Apa Yan?
Abdi Husairi Nasution
Flash
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
Aneidda
Flash
Mencari Kacamata
Rafael Yanuar
Komik
BEBEH DAN BEBIH (Lika-liku laki bini)
Andy widiatma
Flash
Sugeng Jatuh Cinta
Ariyanto
Flash
Bronze
Cermin malu: Bandung vs Roro
Andre Donas
Flash
Dravoryans :Diberkati Dewa
Darian Reve
Flash
Ada Pacar Anjay
Dhimas Ardhio
Rekomendasi
Flash
Truth or Dare
Noer Eka
Cerpen
LARI!
Noer Eka
Cerpen
Penguasa Lautan
Noer Eka
Flash
Mencari Inspirasi
Noer Eka
Cerpen
Tragedi Berak
Noer Eka
Cerpen
Thalasophobia
Noer Eka
Flash
Sebuah Lelucon?
Noer Eka
Cerpen
Dalam Tidur
Noer Eka
Cerpen
Petualangan di Tempat Sampah
Noer Eka
Cerpen
Little Cupcake
Noer Eka
Komik
Ekstrover dan Introver!
Noer Eka
Cerpen
Telepon Iseng!
Noer Eka
Flash
Hantu Kesepian
Noer Eka
Flash
Rekaman
Noer Eka
Cerpen
03:00 AM
Noer Eka