Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Salah ku atau Cuaca
2
Suka
38,425
Dibaca

Aku memang gak pernah mengerti, bagaimana untuk tidak mudah tersinggung. Apa karena aku yang terlalu sensitif atau bagaimana? yang pasti aku tidak mau disalahkan akan cuaca. Hanya masalah sepele tapi bukan bercanda bagi ku.

“Wah Dilla jajan. Wah sebentar lagi hujan dah. Kemaren aja ujan,” ujar ibu pemilik warung yang terkadang menjadi tempat ku untuk membeli sedikit cemilan.

Kedengarannya seperti bercanda tapi untuk ku beda. Terlalu sering beliau membual seperti itu hingga tak sadar melukai perasaan ku. Aku terlewat baper. Wajar aku gak suka dan bukan karena sifat ku yang sangat pendiam lantas aku tak boleh marah.

“Jangan diambil hati ya Dil. Maaf ya. Ibu cuma bercanda aja kok,” ujar ibu warung lagi setelah sekian lama.

Aku berpikir dalam dunia ku. 

“Wah akhirnya ibu warung sadar juga. Tapi siapa yang bilang ya? Kalau gue kesinggung. Hemmm,” mulanya aku sangat senang setelah mendengar kalimat Ibu Warung yang terdengar serius menyesali tapi lagi dan lagi slogan itu terdengar lagi pada saat aku pergi jajan di warungnya.

Aku memang jarang sekali jajan dan sekali jajan di warung ibu. Selalu saja diberikan selogan itu. Jujur aku benar-benar muak mendengarnya. 

Aku selalu bertanya-tanya. Salah ku apa sih? Kenapa selalu aku yang disalahkan akan cuaca yang tiba-tiba saja turun hujan ataupun mendung. Apa aku hanya terlewat baper saja? Tapi jujur kata-kata Ibu Warung itu selalu membuat ku tidak nyaman. Aku terusik dalam diam ku dan apa bila aku sudah tidak bisa menanggapi dengan senyuman atau candaan. Ya aku bisa marah, ku perlihatkan muka mesam ku yang hanya diam tanpa suara. Aku jengkel.

Ingin sekali aku maki tapi aku lebih memilih diam saja. Percuma rasanya menanggapi dengan makian. Kembali lagi ke permasalahan, aku hanya terlewat baper dan terbawa perasaan, aku terlalu sensitif untuk diajak bercanda yang menurutku sudah sangat keterlaluan. 

Aku tahu takaran bercanda setiap orang itu berbeda-beda dan aku paham akan itu. Tapi, bisakah ada yang memaklumi takaran bercanda ku yang nyatanya tidak bisa diajak bercanda yang terus berulang seperti itu. 

Rasanya bagai di bully dan aku pun juga takut nantinya semua ini akan berpengaruh pada kejiwaan ku secara tidak langsung. Faktanya aku masih mempunyai akan trauma. Trauma saat kecil di olok-olok teman sekelas bahkan satu sekolah. Rasanya hari-hari ku berjalan tidak sesuai dengan yang ku mau. Good Mood mendadak jadi Bad Mood.

Cuma mau bilang kalau setiap orang itu punya takaran bercanda yang berbeda-beda. Bisa aja buat kalian candaan itu biasa-biasa aja tapi buat yang lain candaan itu bisa jadi udah keterlaluan. 

“Ngapain pake kebawa baper!” 

“Gitu aja baperan!”

It’s oke tapi saya masih punya perasaan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Salah ku atau Cuaca
Anisah Ani06
Skrip Film
Karena Darah Kita Sama, Allaniseiza
ryunee
Skrip Film
Pesan di Lembar Terakhir
Rika Kurnia
Flash
Bronze
Malam di Bulan November
qiararose
Flash
Bronze
Mantan Makmum
Silvarani
Cerpen
Simfoni Sunyi di Ujung Napas
Ezra Jo
Novel
Bronze
Route
Hendika A. Cantona
Flash
Terikat Oleh Waktu
Anisah Ani06
Novel
Prince of Hell
Gigi Kelinci
Novel
Ketika Alsha Jatuh Cinta
Yuliana
Cerpen
Seperti Seekor Kupu-kupu yang Hinggap Sebentar di Setangkai Bunga Kemboja Lalu Pergi dan Tak Pernah Kembali
Muhammad Adli Zulkifli
Flash
Bronze
Menjangkau Pulau Seribu Bersamamu
Silvarani
Flash
Bronze
Hikayat Yang Diwariskan
Rere Valencia
Cerpen
Bocah Pecandu Lem
Muhammad Ilfan Zulfani
Novel
Gold
My First Glasses
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Salah ku atau Cuaca
Anisah Ani06
Flash
Terikat Oleh Waktu
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Gerimis yang Menemani
Anisah Ani06
Flash
Dear Diriku
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Riana -Pertemuan Terakhir- eps 2
Anisah Ani06
Novel
The World Of The Twins
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Cry Jiwa Yang Bersedih
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
Silence
Anisah Ani06
Cerpen
Distraksi
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
Keputusan ku Keputus Asaan
Anisah Ani06
Flash
Bronze
SEDAYU, Di Sore Hari
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Naluri Diskon
Anisah Ani06
Skrip Film
Lamar Hati (Script)
Anisah Ani06
Flash
Gagal Nonton
Anisah Ani06
Flash
Untuk Mu yang Ku Rindu
Anisah Ani06