Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
FWB (Farah, Wulan, Bintang)
3
Suka
37,753
Dibaca

Akhirnya perpisahan pun tiba, kami telah lulus dari sekolah menengah atas dan bersiap pergi ke universitas untuk melanjutkan study kami dan seperti banyak orang, mencoba meraih mimpi dan cita-cita kami. Kami, aku bernama Bintang, dua sahabat dekatku bernama Farah dan Wulan. Farah ingin sekali menjadi fashion designer handal, sedangkan Wulan ingin menjadi Akuntan di Big 4 company. Senang sekali kalau mendengar mereka membicarakan tujuan dan cita-cita hidupnya. Lalu aku? Sejujurnya, aku benar-benar tidak tahu ingin menjadi apa dalam hidup ini. Seperti biasa, aku membiarkan semuanya mengalir sesuai kehendak-Nya.

"Jadi kamu udah daftar ke tempat impianmu itu untuk belajar fashion design?" tanya Bintang.

"Tentu dong, aku gak sabar untuk belajar di sana. Duh pokoknya aku gak sabar untuk memamerkan hasil rancanganku nanti di perhelatan akbar seperti IFW dan JFW" Farah bercerita dengan semangat dan penuh kebahagiaan di matanya.

"Kamu sendiri gimana, Bintang? Kamu bakalan daftar di jurusan apa dan di kampus mana?" tiba-tiba pertanyaan Wulan memecah lamunanku.

"Uh, Uhm... Kayaknya aku mahu masuk psikologi deh, entah kenapa aku tertarik banget sama orang-orang yang punya gangguan jiwa, kaya penasaran gitu, apa sih yang membuat mereka akhirnya memutuskan untuk menghilangkan akalnya, apakah itu secara sadar atau hilang aja gitu tiba-tiba akalnya..." jawab Bintang dengan polosnya.

Sontak Farah dan Wulan saling bertatapan dan disusul tertawa terbahak-bahak secara bersamaan medengar ucapan Bintang

"Tang... tang... dari pertama kali kita kenal tiga tahun lalu, kamu emang udah gak jelas sih, tapi aku gak kaget kok kenapa kamu penasaran dengan hal-hal yang menyangkut gangguan jiwa. Hahaha" ucap Farah guyon namun sedikit menyinggung hati Bintang.

***

"Yah, emang Bintang aneh ya?"

"Loh, siapa yang bilang seperti itu? Anak ayah ini cerdas sedari kecil, namamu sama seperti hidupmu nak, selalu bersinar"

"Tapi yah, Bintang gak pernah tahu Bintang mahu jadi apa dalam hidup ini, teman-teman bintang pada punya mimpi dan ambisi, kenapa bintang datar aja ya?"

"Nak, mimpi, cita-cita itu banyak macam dan bentuknya, dan kamu hidup tanpa ambisi juga mungkin itulah cita-cita kamu. Yang paling penting, jangan pernah berhenti. Dalam hidup ini yang penting adalah bergerak, karena hanya kematian yang boleh membuatnya berhenti. Pelan-pelan, setiap langkahmu nanti akan membuat semuanya menjadi jelas, tidak apa-apa ketika kamu baru punya mimpi bahkan di saat usiamu sudah menuju kepala tiga nanti."

Mendengar ucapan ayahnya, ada sedikit kelegaan di hati Bintang, dia setuju dengan sang ayah, tidak perlu terburu-buru tentang mimpi. Yang paling penting, jangan pernah menyakiti orang dengan pilihan-pilihan hidup kita.

***

10 tahun kemudian

Farah telah menjadi fashion designer handal yang bahkan karya-karya rancangannya telah sampai ke Milan Fashion Week.

Wulan pun telah menjadi akuntan senior di perusahaan Big 4 accounting firms sesuai impiannya, tentu dengan kesibukan yang tinggi, pendapatannya pun mengikuti.

Lalu Bintang?

"We have a meeting tonight"

Bintang membaca pesan dari seorang profesor, ya, Bintang memilih menjadi seorang ilmuan yang sibuk bereksperimen di lab. Dia akhirnya memutuskan untuk tidak pernah berhenti belajar, dan menurutnya menjadi ilmuan adalah dunia yang akan mendukung keputusannya tersebut. Ditambah lagi, baginya, dunia para ilmuan adalah dunia yang paling jujur dan apa adanya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Drama
Novel
LEIKHUS
Alda Siti Dalilah Nursalam
Novel
SEBUTIR NASI DI MEJA MAKAN ORANG-ORANG
Aga Lesmana
Flash
Sepiring Karedok untuk orang tersesat
Bluerianzy
Flash
Tujuan Maut
Sathya Vahini
Flash
FWB (Farah, Wulan, Bintang)
Xianli Sun
Flash
Bronze
Sepotong Roti
Rere Valencia
Novel
Bronze
Cahaya dari setitik harapan
Rian feb rino
Flash
Namaku adalah Rumah
Bluerianzy
Skrip Film
2 Aurora
Ai Bi
Novel
Gold
KKPK Kenangan di Velicia Toward
Mizan Publishing
Novel
Sebuah Usaha Maya
Nandreans
Flash
Hadiah dari Bumi
Sekar Kinanthi
Novel
Bronze
Kali Kedua
Euis Lina HF
Novel
Sang Multitalenta : Tahun Pertama
M. Ferdiansyah
Skrip Film
THE SUN IS BLUE | SCRIPT
Ri(n)Jani
Rekomendasi
Flash
FWB (Farah, Wulan, Bintang)
Xianli Sun
Novel
Kita, Di Antara Bumi Dan Langit
Xianli Sun
Flash
TITIK MULA (0 DERAJAT)
Xianli Sun
Flash
TIRAMISS-U
Xianli Sun
Novel
KS & XLS
Xianli Sun
Flash
FACE RECOGNITION
Xianli Sun
Flash
RIBUAN KM
Xianli Sun