Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Ibu Setengah Hari
4
Suka
33,449
Dibaca

Yana sudah khatam dengan perdebatan yang hampir terjadi setiap pagi dengan Ibu mertua. Rinai air mata Yana meluncur ke pipi, menghapus sapuan bedak juga blush on di sana. Ibu yang maksa aku untuk kerja, biar nggak jadi beban Mas Gagah, tapi kaya nggak ikhlas gitu dipamitin. Siapa coba, yang dulu nawarin diri untuk momong Keke, batin Yana terus protes.

Seperti biasa, Yana sigap meneruskan beberapa file yang kemarin belum selesai dikerjakan. Kali ini dia tidak bisa fokus, hatinya gelisah tidak keruan. Wanita berkerudung biru itu terus-terusan menoleh ke sisi kiri komputer. Ada sebuah frame, foto seorang laki-laki berkumis tipis mencium perut buncit Yana—Mas Gagah, suaminya. Semoga LDR ini cepat berlalu ya Mas. Aku lama-lama nggak kuat ngadepin ibumu sendirian.

"Yan, cepet pulang. Keke sakit. Seru Ibu mertua di ujung telpon.

"Sakit apa, Buk? La tadi masih sehat. Tunggu ya, Bu. Aku ada rapat jam—"

"Wis kamu buruan pulang!"

Keke tertidur pulas di ranjang tanpa kain bedong, tangan lembutnya dibungkus balutan plester dan selang infus, kedua kaki Keke yang putih kemerahan kini melepuh terbakar. Lutut Yana lemas bukan main, seakan berdiri tanpa tulang melihat kondisi putri kecilnya.

"Kamu ini, Ibu macam apa? Anak sakit masih aja, kerja-kerja-kerjaaaa terus! Tadi tak telpon siang, ini udah sore kok baru nongol? Kamu punya selingkuhan di tempat kerja ya, Hah?" Caci wanita paruh baya dengan suara menggempar di ruangan kelas tiga.

"Mulai besok, aku janji nggak akan ninggalin Keke kerja lagi, Bu!" Yana menyerahkan map merah berisi surat pengunduran diri, lengkap dengan tanda tangan Cahyo Suseno, direktur perusahaan Asuransi Mitra Abadi.

#IbuSetengahHari

#IbuPekerja

#Wanitakarier

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Ibu Setengah Hari
Binar Bestari
Flash
Bronze
Jangan Dihabisin
Reyan Bewinda
Novel
Kamu Adalah Kenangan (Mengenalmu)
Ruang Kenangan
Novel
Masha Man
Irvinia Margaretha Nauli
Novel
Di Bawah Langit Para Hawa
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Bronze
Pendongeng
Afri Meldam
Novel
Gold
KKPK Pink Cupcake
Mizan Publishing
Skrip Film
Bahagia Untuk April
Yennie Soekanta
Skrip Film
xoxo mystery
Tiwul
Flash
Bronze
THANK YOU FOR YOUR LOVE
Nisa
Flash
Bronze
Cinta Maya Yang Nyata
Sunarti
Flash
Unpopular Opinion
SUWANDY
Cerpen
Bronze
Aku Suka Dia
Mochammad Ikhsan Maulana
Flash
Mangga di Luar Jendela Kamar
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Penantian dari Dua Benua
dian wahyuni
Rekomendasi
Flash
Ibu Setengah Hari
Binar Bestari
Flash
Bronze
Sketsa Wajah Halwa
Binar Bestari
Flash
Kembalinya Theresia
Binar Bestari
Flash
Cahaya Di Atas Perahu
Binar Bestari
Flash
Cinta dan Pelepah Kurma
Binar Bestari
Flash
Cuci Tangan
Binar Bestari
Flash
Kotak Hitam & Selembar Uang
Binar Bestari
Flash
Kepingan Malam
Binar Bestari
Flash
It's Oke
Binar Bestari
Flash
Broken Wedding
Binar Bestari
Flash
Perempuan: Joki Tong Setan
Binar Bestari
Flash
Doa Meminta Keburukan
Binar Bestari
Flash
Diculik Jodoh
Binar Bestari
Flash
Legasi Emak
Binar Bestari
Flash
Dompet Kulit di Stasiun
Binar Bestari