Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Aku Tidak Gila!
1
Suka
16,974
Dibaca

Aku punya kekasih namanya Adam Smith. Pria campuran Indonesia-Belanda yang menurutku sangat sempurna untuk ukuran pria di zaman milenial ini. 

Di usia yang baru menginjak 28 tahun, Adam memiliki perusahaan Tour and Travel ternama di Jakarta. Perusahaan Adam banyak melayani destinasi negara indah di Eropa dan Asia Timur. Salah satunya Swiss, negara impianku sejak kecil.

Selain Eropa dan Asia, Adam juga bercerita sudah menjelajahi negara di benua Amerika seperti Kanada, New York dan Meksiko. Tidak hanya itu, Adam juga pernah menjalin hubungan dengan wanita bule yang menetap tinggal di Cape Town, South Africa walau sayangnya hubungan mereka tidak dapat bertahan lebih dari tiga bulan.

Adam menginginkan memiliki pacar wanita berhijab dan berpakaian sopan sepertiku. Karena pertemuan kami yang tidak sengaja di minimarket dan aku sudah mengembalikan vapenya yang terjatuh, menimbulkan benih-benih perasaan indah di dalam hati kami berdua dan berujung menjadi hubungan sepasang kekasih.

Itulah awal pertemuan dan hubunganku bersama Adam Smith. Setiap aku berjalan dengannya, kami selalu menjadi pusat perhatian orang. Mungkin para gadis iri melihatku yang tidak terlalu cantik, memiliki pacar tampan, tinggi dan kaya seperti Adam. Pandangan mereka selalu sinis melihat kami walau sangat jelas kami tidak bersikap berlebihan di ruang publik. Kami hanya bergandengan tangan. Tidak lebih.

Namun, anehnya ibuku juga seperti mereka. Tidak menyukai hubunganku bersama Adam. Aku sering menanyakan alasan pada ibuku, tapi beliau selalu bilang, "Istighfar, Lusi. Istighfar." Selalu kalimat itu yang ibu katakan, bahkan beliau kini membawaku ke sebuah tempat yang di depan pintu tertulis 'Psikiater'.

Hei! Aku tidak gila! Apa karena memiliki pacar tampan aku dibilang gila?!

Setidaknya kalimat itu mengambang di pikiranku. Dan benar saja, pria yang bernama Haris yang mengaku sebagai Psikiater mengatakan bahwa aku tidak gila, tapi dia mengatakan ini pada ibuku, "Putri ibu tidak gila. Dia normal kok, hanya saja dia mengalami sedikit gangguan kejiwaan saja," ucapnya santai pada ibuku.

Dahi ibuku berkerut dan penasaran. "Gangguan kejiwaan? Apa namanya, Pak?"

Haris tersenyum tipis. "Skizofrenia. Anak ibu mengalami Skizofrenia."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Aku Tidak Gila!
Miss Rain
Cerpen
Bronze
MUTASI DARI KAMAR BEDAH
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Flash
Bronze
When Sleeping Beauty Woke
Silvarani
Cerpen
Bronze
Saya Adalah
Aneidda
Cerpen
Bronze
Kasur Basah
Hekto Kopter
Flash
Schizo
Damia Nur Shafira
Flash
Ekuinoks
Jasma Ryadi
Flash
MILIARAN KESADARAN MANUSIA YANG MENGELANA DI ANGKASA
Reiga Sanskara
Flash
Nama yang Tidak Pernah Dipanggil
Aulia umi halafah
Novel
Bronze
Menguji Janji
Y. N. Wiranda
Flash
Kedamaian di Dalam Air
Art Fadilah
Flash
KELINCI ULANG TAHUN
Arthur William R
Cerpen
Bronze
The Holders Of The Beggining
Miss Anonimity
Cerpen
Bronze
The Writer
Rama Sudeta A
Cerpen
Labirin Nama-Nama yang Hilang
Marion Drossi
Rekomendasi
Flash
Aku Tidak Gila!
Miss Rain
Flash
Petunjuk
Miss Rain