Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Sejarah
Dari Hindia Belanda
4
Suka
11,870
Dibaca

Dua cangkir kopi dengan aroma nusantara kutenggak hingga tandas tak tersisa, bayang-bayang embun yang masih perawan bergelayutan manja dibuah-buah kopi berwarna merah merona. Tangan-tangan pribumi yang sabar, memetiknya dengan ikhlas. Seolah bayi yang tertidur dengan pulas dalam angon, diayunkannya perlahan, takut dia terbangun. Kopi itu bagaikan bayi mereka meletakkannya dalam keranjang dengan penuh kehati-hatian dengan penuh kasih sayang. Meski hasil yang telah dituai akan berlayar melewati samudera yang jauhnya beribu-ribu kilometer, berbulan-bulan perjalanan hingga mendarat di tanah orang asing. Malang nian nasib kopi bersama sanak saudaranya cengkih, lada, kapulaga, kayu manis. Mereka dibawa jauh dari tanah pengasuhan. Orang-orang Eropa girang bukan kepalang mencium aroma nusantara yang berpariasi.

Kapal-kapal bangsa Belanda terus-menerus melibas samudera. Barang tentu air laut pun sudah mengenal aroma kopi yang tertinggal di lautan, aroma cengkih yang menyeruak menusuk hidung, aroma lada yang berani dan tegas juga aroma kayu manis yang romantis. Boleh jadi semua-muannya itu menjadi salam perpisahan.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Flash
Dari Hindia Belanda
Lentera jingga
Novel
Bronze
Sebaiknya Kita Berpisah
Aroem Aziez
Cerpen
Bronze
ENCHANTED TO MEET YOU : NORMANDIA
Safinatun naja
Novel
Bronze
Nun Mati 1962
Tian Setiawati Topandi
Novel
Bronze
MEMORI 2,5 DEKADE
Rizqiyanabila
Flash
Bronze
Raja Angga Karna
Hesti Ary Windiastuti
Novel
Mertua Iblis
nur aeni
Novel
Bronze
Gadis Tanpa Jiwa
Husni Magz
Novel
Gold
Tunggu Aku di Batavia
Falcon Publishing
Novel
HILANG
rizky al-faruqi
Novel
Gold
Fear
Noura Publishing
Flash
Rakyat terpinggir
Reveniella
Cerpen
Bronze
Jejak Waktu di Sungai Nil
Yantosupriadi
Novel
Bangka Undercover: Anak Tambang
Tri Prasetio
Novel
Taubat yang Terlambat?
Muhammad Bintang Azhar Setia Budi
Rekomendasi
Flash
Dari Hindia Belanda
Lentera jingga
Flash
Orang asing bercerita
Lentera jingga
Flash
Jumpa lagi kita di Batavia
Lentera jingga
Flash
Berkawan dengan malam part 2
Lentera jingga
Flash
Dewasa
Lentera jingga
Flash
Cerita Dari Langit
Lentera jingga
Flash
Gerbong Kereta
Lentera jingga
Flash
Ku kubur hatiku di padang ilalang
Lentera jingga
Flash
Surat dari Batavia ke Soerabaya
Lentera jingga
Novel
Rumah Menuai Rindu
Lentera jingga
Flash
Berkawan dengan malam
Lentera jingga
Flash
Sebelum hati meranggas
Lentera jingga
Flash
Tokoh utama
Lentera jingga
Flash
PeR PUAN
Lentera jingga
Novel
PeRan PUAN
Lentera jingga