Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
SHIKI -Halaman Pertama-
2
Suka
37,759
Dibaca

Tahun 2020, Bulan Satu.

Seseorang bilang padaku, seburuk apapun rupaku, sesampah apapun kehadiranku, aku masih punya tempat dan guna di dunia. Orang yang sama juga bilang, aku punya hak untuk bercerita mengenai diriku. Itulah kenapa, aku mulai menulis diari ini.

Akan kuawali dengan sedikit perkenalan. Namaku Shiki Yuuko. Siswi SMA kelas satu. Aku suka membaca buku cerita. Aku suka buah beri-berian. Tidak banyak yang bisa kutulis soal diriku secara pribadi, selain aku pernah mencoba bunuh diri sekali.

Aku pernah punya Ibu. Dia adalah seorang guru. Sosok yang sangat baik, namun juga disiplin. Aku menyukai Ibu, dan aku selalu berusaha memenuhi permintaan Ibu. Sampai akhirnya dia meninggal beberapa bulan lalu karena penyakit.

Aku pernah punya Ayah. Setidaknya, sampai usia di mana aku sadar bahwa lelaki itu tidak menjalankan tugasnya sebagai ayah sesungguhnya. Selama beberapa tahun, ditahan oleh perintah Ibu untuk tidak perlu memikirkan lelaki itu terlalu banyak, aku telah menetapkan sebuah kesan. Lelaki itu datang ke rumah hanya untuk membuat masalah. Dia tidak jauh bejatnya dengan orang-orang di markas yakuza tempatku dipaksa kerja dulu. Ketika birahi memuncak, semuanya jadi seperti babi, gila dan tak terkendali. Dan aku terkurung di dalam kandang bersama mereka. Untungnya, lelaki biadab itu sudah mati saat ini. Mengenaskan, setimpal dengan dosanya menipuku dan Ibu.

Aku masih tidak yakin, apakah aku ingin hidup atau mati saat ini. Aku sudah kehilangan alasan untuk keduanya. Tapi meski bilang begitu, sekarang aku di sini. Tinggal di panti asuhan, seperti yang disarankan oleh kedua orang yang telah mengulurkan kedua tangannya padaku. Satu yang berkacamata, kadang kala kemari menaiki mobil mewahnya, dan satu lagi yang sesekali mengirimiku karya tulisnya.

Ya, kupikir aku sudah tidak apa-apa. Aku punya arahan dari kedua penolong tersebut. Maka dari itu, aku tidak berpikir jasa psikiater yang bilang ingin menolongku diperlukan sekarang. Aku terheran, bagaimana bisa mereka menghasilkan uang hanya dengan berbicara dengan orang lain. Aku pikir, bahkan mungkin mereka tidak memiliki niat untuk jadi teman.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
SMA Marsh: Lady Xen Franciska
Fadila Nur Latifah
Novel
Bronze
ADORASI: Kau Tak Dapat Berdiri Sendiri
Ai Gumiar
Novel
Gold
Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran
Bentang Pustaka
Novel
Sebuah Titik Temu
Rivaldi Zakie Indrayana
Flash
SHIKI -Halaman Pertama-
Kosong/Satu
Novel
Merelakan
oktavia Ramadani
Novel
Bronze
Overcast Wedding
Ayu Andini Sekarmelati
Novel
Bronze
AZALEA
Aksara
Novel
Bronze
Sejak Mimpi tak Lagi Mimpi
Choirunisa Ismia
Novel
Gold
PBC Aviredie
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Sekar yang Mekar di Kanvas itu
Inggita Hardaningtyas
Skrip Film
Bintang SMA 103
Yorandy Milan Soraga
Cerpen
Bronze
Pembunuh Cicak
Muram Batu
Novel
Mentari
Putri
Novel
Bronze
Dirgantara
Dewi Fortuna
Rekomendasi
Flash
SHIKI -Halaman Pertama-
Kosong/Satu
Cerpen
Youth Stride
Kosong/Satu
Flash
SHIKI -Thanatos, Eros, dan yang Memainkan Mereka-
Kosong/Satu
Flash
SHIKI -Anak Anjing yang Baik- part 2
Kosong/Satu
Novel
Kreator & Kacamata - HAZAKURA
Kosong/Satu
Novel
Kreator & Kacamata - The Anthology
Kosong/Satu
Cerpen
Youth Stride
Kosong/Satu
Novel
Kreator & Kacamata - The Anthology 2
Kosong/Satu
Flash
Hari Ini Kehujanan
Kosong/Satu
Flash
Orang-Orang Mengerikan
Kosong/Satu
Flash
Habis Terbakar
Kosong/Satu
Cerpen
Terlalu Bodoh Untuk Jadi Kenyataan
Kosong/Satu
Flash
SHIKI -Tanda Kepemilikan- pt.2
Kosong/Satu
Cerpen
Terlalu Bodoh Untuk Jadi Kenyataan
Kosong/Satu
Flash
SHIKI -Tanda Kepemilikan- pt.3
Kosong/Satu