Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Penari Topeng
2
Suka
36,576
Dibaca

Panggung terlihat begitu meriah. Seorang penari topeng berlenggak-lenggok dengan gemulai. Tubuhnya yang sintal segera menjadi perhatian para lelaki hidung belang. Mereka berebut untuk membawanya ke tempat tidur, tak peduli bagaimanapun caranya.

“Aku lebih dulu!”

“Maharku lebih tinggi, aku yang berhak membawanya lebih dulu!”

“Sudah, tenang, biarkan dia yang memilih”

Saat penari telah turun panggung dia memilih lelaki paling cabul untuk ditemani tidur. Mereka pun segera masuk kamar. Lelaki itu dengan tidak sabar membuka topeng sang penari. Namun, seketika dia pingsan. 

Sang penari terheran-heran melihatnya, lalu bercermin. Wanita itu baru sadar, ternyata dia lupa memasang wajahnya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Penari Topeng
Nunik Farida
Cerpen
Ziarah
Zaki S. Piere
Cerpen
Kembang Desa Yang Hilang
Sankalpa Lestari
Novel
Gold
The Magic Library
Mizan Publishing
Novel
Menghapus Bayangmu
Alexa Rd
Novel
Batas Tabu
Yuditeha
Skrip Film
Analgesik Rasa
Intan Adila
Flash
Bronze
Sitti Nurbaya di Abad Milenium
Abdi Husairi Nasution
Novel
Jari Yang Diperbudak Hati dan Fikiran
Maharani Tegar Borneo Bimashanty
Novel
ASAM LAMBUNG (Kisah Anak Perempuan Pertama )
aisyah nur hanifah
Komik
Bronze
BACK STORY : THE END
willa crown
Skrip Film
BUNGA TERAKHIR
Mutiaranuraenialfaruk
Skrip Film
Sejak Juni Menjadi Dingin
Ralali Sinaw
Novel
Bronze
Langkah Parau
Khairunnisa
Flash
Jangan Panggil Saya Monyet
Alwinn
Rekomendasi
Flash
Penari Topeng
Nunik Farida
Flash
Bukan Anak Durhaka
Nunik Farida
Flash
Perguruan Silat
Nunik Farida
Flash
Gurindam Terakhir
Nunik Farida
Flash
Amnesia
Nunik Farida
Flash
Hutan Angker
Nunik Farida
Flash
Panti Asuhan
Nunik Farida
Flash
Mendua
Nunik Farida
Flash
Reinkarnasi
Nunik Farida
Flash
Lahar dan Kemarahan
Nunik Farida
Flash
G o n g
Nunik Farida
Flash
Truntum
Nunik Farida