Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
A Better Place For
5
Suka
35,614
Dibaca

Secara harfiah, aku tidak pernah mengenal benar apa itu kasih sayang dari seorang ayah.

Karena keingintahuan yang besar dari diriku, aku bahkan mencari beberapa artikel dari internet mengenai sosok ayah. Bagaimana rasanya memiliki ayah yang pengertian kepada anaknya, perasaan bagaimana memiliki keluarga utuh, mencintai dan menyayangimu.

Aku hanya dapat berandai bodoh, kalau-kalau ayahku suatu saat mengetuk pintu rumah dan membawakan makanan favoritku.

Aku hanya dapat berimajinasi bagaimana dulu waktu aku kecil, ayah menggendongku dengan kedua tangan lembut beliau padahal ayah baru saja pulang dari pekerjaannya yang sudah dapat kupastikan tubuhnya tengah letih.

Atau ... bercanda bersamaku? Mengatakan hal-hal konyol pada beliau, seru sekali rasanya menghabiskan banyak waktu dengannya. Aku tidak perlu bertamasya keluar kota, di dalam rumah pun asal ada ayah dan ibu aku pasti merasa begitu bahagia.

Apa aku tidak bisa mengharapkan hari itu terjadi walau hanya sekali saja, ya?

Kenyataanya, ayah sudah meninggalkanku bersama ibu pada saat usiaku baru menginjak umur enam tahun. Ayah terkena penyakit liver; Begitu informasi singkat yang kuterima dari ibu saat aku menanyakan keberadaan ayah yang tak kunjung terlihat di rumah kecil kami.

Lalu fakta menyakitkan lainnya, aku juga tidak bisa mengunjungi makam ayah walau aku memintanya.

Ayah yang memiliki latar belakang kepercayaan yang berbeda dengan ibu, harus dimakamkan secara kremasi atau penjelasan singkatnya adalah membakar mayat ayah menjadi abu. Tubuh ayah yang sudah berubah menjadi serpihan kemudian disemayamkan di tengah laut yang hingga kini aku tidak bisa memprediksi lebih detail mengenai tempatnya.

Aku ingin mengunjungi sisa tubuh ayah, tetapi realita kejam bahkan tidak memperbolehkan aku bertemu dengan beliau.

Terkadang, aku berpikir. Jika aku sejak awal tidak bahagia bersama ayah, sedangkan teman sebayaku memiliki kehidupan yang lebih baik, setidaknya,

Mengapa kami tidak dilahirkan dengan kehidupan yang sama halnya denganku? Contohnya menderita.

Dulunya, kepalaku memaksaku untuk berpikiran seperti itu. Sebelum aku mengetahui suatu hal.

Ayahku yang ada di atas sana, sama sekali tidak bahagia jika aku terus hidup didalam bayang-bayang kesedihan dan kepalsuan.

***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Rise
Annida Yasti Sari
Flash
A Better Place For
Leaf
Flash
Ayahku koruptor
Reveniella
Skrip Film
SELEPAS TERSESAT
Budiya Rahman
Skrip Film
Wo Ai Ni
Herman Sim
Flash
JADI ORANG JANGAN TOXIC!
Maria Cecilia W T
Cerpen
Menembus Cicalengka
Hendra Wiguna
Novel
Bronze
Sang Veteran
Rahmi Susan
Flash
Nyanyian Anophilia
Silvia
Flash
Song For You
Liz Lavender
Novel
Gold
Hotelicious
Bentang Pustaka
Skrip Film
Toko Tanah Bambang
Estria Solihatun N
Flash
Bronze
Sweet Seven Teen
Herman Sim
Flash
Layangan di Langit Hitam
Jasma Ryadi
Skrip Film
MENTARI PERLAHAN BERSINAR
RF96
Rekomendasi
Flash
A Better Place For
Leaf