Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Mengingat Luka
5
Suka
35,549
Dibaca

  Menurutku, mengingat masa lalu sama saja dengan mengingat luka lama. Kenapa? Karena sama saja kita membuka luka yang sudah sembuh yang seketika diingat luka yang sudah sembuh itu akan terbuka lagi. Berdarah. Bahkan bernanah.

  Akan butuh waktu lagi untuk menyembuhkannya. Tapi tanpa sadar. Lucunya, orang-orang di luar sana yang tak tau apa itu artinya terluka malah menanyakan kembali seperti seorang wartawan yang sedang mengintrogasi dengan nada yang menyalahkan bahkan menghakimi. Rasanya sangat tersudut. 

  Aku sedih jika hal itu terulang lagi. Coba bayangkan kalau hal itu terjadi pada mu. Apa yang akan kamu lakukan?

  Anggap saja sebagai contoh. 

  Dulu Aku pernah menghilangkan sebuah motor gigi punya Kakak Perempuan ku. Saat itu usia ku masih duduk di kelas 2 SMK. Aku menghilangkan motor Kakakku secara tak sengaja itu karena kebodohan ku yang mudah percaya kepada orang baru sehingga Aku tertipu.

  Singkatnya penipu itu mengaku sebagai teman masa SMP ku yang sudah jelas kala itu Aku yang tak tau apa-apa yang padahal Aku tidak tau siapa saja teman masa SMP ku dan bodohnya Aku malah percaya saja tanpa menanyakan lebih lanjut kepada teman-teman SMP ku yang ku kenal.

  Singkatnya kami bertemu karena ia minta tolong untuk diantarkan saat itu kami berkomunikasi lewat telepon dan bodohnya setelah bertemu Aku sama sekali tak merasa curiga akan penipu yang mengenakan penutup wajah berupa buff Eiger Coolmax sehingga hanya dua pasang matanya saja yang terlihat oleh ku terlebih penipu itu juga mengenakan helm dan sarung tangan. 

  Saat pertama temu tiba-tiba saja penipu itu langsung menaiki motor yang ku bawa dengan enaknya dan dengan entengnya meminta kunci motor beserta STNK bahkan Handphone jadul ku juga yang juga ia pinta dari ku dan herannya Aku malah menurut saja. Aku malah duduk membonceng saja dengan riang tak terkira karena baru kali ini Aku keluar dengan Laki-laki selain Ayahku sendiri. Aku terlihat sangat bodoh saat itu. 

  Saat itu orang-orang mengira kalau Aku kena hipnotis tapi tidak. Aku tidak di hipnotis kok. Aku masih ingat setiap detik kejadian yang Aku alami sore itu bahkan menjelang malamnya juga Aku masih ingat. Aku hanya bodoh saja karena mudah percaya pada seorang yang baru ku temui yang mengaku-ngaku teman SMP ku itu.

  Kalian tidak tau kan apa yang Aku rasakan saat itu selain kata-kata terguncang ketakutan. Kejadian itu sungguh di luar perediksi ku bahkan sampai sekarang kasus itu masih nihil entah ditangani oleh polisi atau tidak yang pasti pada saat diinterogasi saat lapor barang hilang Aku gelagapan sendiri ditanyai seperti seorang pencuri. 

  Banyak berkas yang harus ku tanda tangani hingga sampai sekarang setiap kali ingin tanda tangan Aku merasa ketakutan karena teringat masa itu. Aku bahkan memerlukan waktu untuk mengingat tanda tangan ku. 

  Kalian tidak taukan apa saja yang ku alami saat itu hingga rasanya Aku ingin mati saja. Aku menyesali sikapku yang terlalu egois, serakah bahkan tak tahu malu yang sangat tak bisa ku maafkan adalah diriku sendiri. Aku banyak merenung akan kejadian itu. Tamparan keras buat ku untuk menjaga sikap.

  Saat itu Aku berfikir terus. 

  Kenapa Aku tidak ikut hilang saja? 

   

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Dramaturgi
Purple Pearl
Novel
Gold
KKPK GG Forever
Mizan Publishing
Flash
Ambisius
Sathya Vahini
Flash
Obat Untuk Iman
Hariz Rizki
Flash
Mengingat Luka
Anisah Ani06
Novel
Tangis Dalam Sepi🍁
Dian Bella Gresia Pasaribu
Novel
Gold
MY BASTARD PRINCE
Coconut Books
Skrip Film
Her Podcast Case
Irvinia Margaretha Nauli
Flash
Maafkan Duka
Zerenity Zen
Cerpen
Kompas Tua dan Rahasia Lembah Kabut
Ezra Jo
Novel
Cinta di negara jam
Author WN
Novel
#PARE(tidak)JAHAT
Ilma Wahid
Novel
MetaMorphoo
Jeni Octavitaloka
Novel
Bronze
Catatan Harian Para Pembohong
hidayatullah
Novel
LUNA
Fathiyya mudrika
Rekomendasi
Flash
Mengingat Luka
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Hujan Rintik-Rintik
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
Keputusan ku Keputus Asaan
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Gerimis yang Menemani
Anisah Ani06
Flash
Salah ku atau Cuaca
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
Bukan Sekedar Tanggal
Anisah Ani06
Skrip Film
Lamar Hati (Script)
Anisah Ani06
Novel
The World Of The Twins
Anisah Ani06
Cerpen
Mau Pulang
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Naluri Diskon
Anisah Ani06
Flash
Bronze
SEDAYU, Di Sore Hari
Anisah Ani06
Flash
Badai Yang Terlewat
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Cry Jiwa Yang Bersedih
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
Silence
Anisah Ani06
Flash
Gagal Nonton
Anisah Ani06