Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Religi
Jiwa Dalam Kegelapan
2
Suka
15,892
Dibaca

Senyumnya semakin lebar menampilkan gigi-gigi runcing nan tajam, seiring langkah kaki makhluk Tuhan paling lemah mendekat. Mata merah besar makhluk itu berkilat hebat, mencium aroma putus asa yang menguar kehilangan cahaya. Dia—si gelap abadi—bersorak, menyaksikan api lilin dalam benak yang nyaris padam.

“Ikuti aku! Ikuti aku!”

Suara tawanya menggelegar, nyaris saja menghancurkan lapisan tanah beku yang kini menjadi pijakan si manusia. Tangan panjang berbulu dengan jemari berkuku runcing, siap mengoyak asa.

“Ikuti aku ke mana pun, maka kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan!”

Dia, manusia yang mulai kehilangan cahaya, berjalan di atas ibun abadi. Langkahnya tiba-tiba terhenti, membuat si gelap abadi seketika resah. Api lilin nyaris kembali terang, membuyarkan segala rayuan yang telah dia lancarkan.

“Biarkan aku masuk!”

Jangan! Lilinmu akan padam!

“Biarkan aku merasuk.”

Tidak! Kau akan tenggelam dalam kegelapan!

“Kau akan selamat di bawah kuasaku.”

Dia menghancurkanmu! 

“Bukankah dunia begitu kejam membuangmu pada ketidakberdayaan? Sekarang, waktumu untuk bebas dari penderitaan!”

Bisikan-bisikan kegelapan menggema ke penjuru sudut jiwa yang terluka hingga menyentuh titik nadir. Menghipnosis si manusia untuk kembali melanjutkan langkah, mendekat pada kematian dengan dalih kebebasan. Ada ragu yang sempat tersemat, goyah oleh nurani. Namun, langkahnya tetap berlanjut.

Selangkah. Dua langkah. Sedikit lagi dia akan jatuh pada lubang kegelapan terdalam jiwanya.

“Lihat! Mereka lebih mendengarkanku daripada Tuhan!” Tawa sang iblis menggema ke segala penjuru, tanda kemenangan ada di tangan.

Manusia itu memilih mengakhiri hidupnya sendiri. Padahal, Tuhan selalu ada di sisi. Sayang, tak semua mengimani-Nya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Flash
Jiwa Dalam Kegelapan
Dita Xian
Flash
Keyakinan
C R KHAN
Flash
Bronze
Iblis tak bisa menyesatkan, Nabi tak bisa memberi hidayah
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
Bronze
Orang Buta dan Ular
Ahmad Muhaimin
Flash
Api telah padam
Syashi Ammar
Flash
Bronze
Aku Dan Ramadhan
silvi budiyanti
Novel
Gold
Jangan Khawatir, Allah Bersamamu
Bentang Pustaka
Cerpen
Jodoh yang Dipersiapkan oleh Allah
Aulia umi halafah
Flash
Bronze
Pasha yang mengurungkan hukuman mati
Ahmad Muhaimin
Novel
Akuarium Rania
Muhammad Sapril
Novel
Zaidun Wa Hindun
Aviskha izzatun Noilufar
Novel
Air Mata Yang Diharamkan
Temu Sunyi
Flash
Bronze
TAKJIL
Hesti Ary Windiastuti
Flash
Izinkan Aku Bertanya Kepada-Nya
Mufidah Raihana
Flash
Saatnya Memohon Ampunan Tuhan
Agung Satriawan
Rekomendasi
Flash
Jiwa Dalam Kegelapan
Dita Xian
Flash
Si Novelis Berjenggot
Dita Xian
Flash
Bronze
Tahun Ini Menyesakkan
Dita Xian
Flash
Katanya, Bisa Cantik Karena Bedak
Dita Xian
Novel
Aku Suka Merah, Bukan Biru
Dita Xian