Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Religi
Jiwa Dalam Kegelapan
2
Suka
15,209
Dibaca

Senyumnya semakin lebar menampilkan gigi-gigi runcing nan tajam, seiring langkah kaki makhluk Tuhan paling lemah mendekat. Mata merah besar makhluk itu berkilat hebat, mencium aroma putus asa yang menguar kehilangan cahaya. Dia—si gelap abadi—bersorak, menyaksikan api lilin dalam benak yang nyaris padam.

“Ikuti aku! Ikuti aku!”

Suara tawanya menggelegar, nyaris saja menghancurkan lapisan tanah beku yang kini menjadi pijakan si manusia. Tangan panjang berbulu dengan jemari berkuku runcing, siap mengoyak asa.

“Ikuti aku ke mana pun, maka kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan!”

Dia, manusia yang mulai kehilangan cahaya, berjalan di atas ibun abadi. Langkahnya tiba-tiba terhenti, membuat si gelap abadi seketika resah. Api lilin nyaris kembali terang, membuyarkan segala rayuan yang telah dia lancarkan.

“Biarkan aku masuk!”

Jangan! Lilinmu akan padam!

“Biarkan aku merasuk.”

Tidak! Kau akan tenggelam dalam kegelapan!

“Kau akan selamat di bawah kuasaku.”

Dia menghancurkanmu! 

“Bukankah dunia begitu kejam membuangmu pada ketidakberdayaan? Sekarang, waktumu untuk bebas dari penderitaan!”

Bisikan-bisikan kegelapan menggema ke penjuru sudut jiwa yang terluka hingga menyentuh titik nadir. Menghipnosis si manusia untuk kembali melanjutkan langkah, mendekat pada kematian dengan dalih kebebasan. Ada ragu yang sempat tersemat, goyah oleh nurani. Namun, langkahnya tetap berlanjut.

Selangkah. Dua langkah. Sedikit lagi dia akan jatuh pada lubang kegelapan terdalam jiwanya.

“Lihat! Mereka lebih mendengarkanku daripada Tuhan!” Tawa sang iblis menggema ke segala penjuru, tanda kemenangan ada di tangan.

Manusia itu memilih mengakhiri hidupnya sendiri. Padahal, Tuhan selalu ada di sisi. Sayang, tak semua mengimani-Nya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Flash
Jiwa Dalam Kegelapan
Dita Xian
Flash
Cahaya Di Atas Perahu
Binar Bestari
Flash
Bronze
Surat Protes Untuk Tuhan
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Novel
Bidadari Dari Negeri Ginseng
Bias Divhanka
Novel
Sebelum Tintamu Memudar
Kairavya
Flash
Bronze
Doa yang Menggugat
Bksai
Novel
Bronze
Bekas: Membangun Cinta di Surga
Imajinasiku
Flash
Bronze
Iblis tak bisa menyesatkan, Nabi tak bisa memberi hidayah
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
Dialog Maghrib dan Isya
Lady Mia Hasneni
Novel
Gold
Di Bawah Bendera Sarung
Mizan Publishing
Novel
Zaidun Wa Hindun
Aviskha izzatun Noilufar
Flash
Barata dan Bahubali
Vitri Dwi Mantik
Novel
Jodoh Untuk Adel
NURHIDAYAH
Novel
Bronze
Madu Di Kamar Tamu
Andriani Keumala
Novel
Gold
Rahasia Nikmatnya Menghafal Al-Quran
Noura Publishing
Rekomendasi
Flash
Jiwa Dalam Kegelapan
Dita Xian
Flash
Si Novelis Berjenggot
Dita Xian
Flash
Bronze
Tahun Ini Menyesakkan
Dita Xian
Flash
Katanya, Bisa Cantik Karena Bedak
Dita Xian
Novel
Aku Suka Merah, Bukan Biru
Dita Xian