Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Antara Pelangi dan Matahari
4
Suka
34,867
Dibaca

Mata itu menatapku tajam. Nyalanya menghujam. Bukan karena kemarahan yang merajam, namun lebih karena kesedihan yang terpendam.

“Mengapa kau mengusirku dari sini?” tanya dia.

“Dia tidak menginginkanmu untuk ada di sini,” jawabku.

“Tapi kau bilang kau menyayangiku,” balasnya.

“Aku peduli pada kaummu, tapi bukan berarti aku menginginkan salah satunya untuk menjadi milikku,” jelasku.

“Kau selalu mencariku bila kau sendiri,” keluhnya lagi.

“Karena itu satu-satunya momen untukku bisa memeluk dan membelaimu,” kataku dengan malas.

“Kau lebih memilih dia ketimbang aku,” dia mengeluh.

“Tentu saja. Dia memilikiku. Dia mengasihiku. Dia penuhi semua keinginanku,” aku bersikukuh.

“Dia tidak mau memenuhi keinginanmu yang satu itu: membiarkanku hadir di sini.”

“Itu karena dia tidak tahan dengan dirimu, dengan kaummu.”

“Karena kaumku tidak lebih dari sekadar hama di matanya?”

“Aku tidak tahu itu. Yang jelas sejak awal kami sepakat untuk tinggal bersama, dia tidak ingin ada kaummu hadir di antara kami.”

“Dan kau mengiyakan itu, padahal kau begitu memedulikan kaumku,” kata dia dengan sedih.

“Aku tidak punya pilihan. Dia mampu memberiku masa depan,” aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Sudah enggan aku berdebat. “Aku sudah memberimu makan, membiarkanmu datang ketika dia pergi menjemput impian. Tidakkah bagimu itu cukup menyenangkan?”

“Aku merasa seperti pelangi. Yang setiap hujan usai kau cari. Lalu harus pergi menghilang ketika datang matahari.” Dia lalu berdiri.

“Apakah kau hendak pergi?” tanyaku.

Aku mendengar derap kaki mendekati. “Sayang, kamu kok tidur di sini?”

Perlahan aku membuka mataku, melihat pemilik mata itu merenggangkan keempat kakinya, lalu bersuara sebelum pergi. “Miauw…!”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (4)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Ibu Angkat VS Ibu Injak
Vitri Dwi Mantik
Skrip Film
Before I Cross The River
Rahmat Gunawan
Flash
Antara Pelangi dan Matahari
Lita Soerjadinata
Cerpen
Bronze
Resolved Unspoken Prayer
Nuel Lubis
Novel
MEPET DINDING
ALDEVOUT
Novel
25
Imajiner
Cerpen
Bronze
Seuntai Kata Maaf
Muktiar Selawati
Novel
Akan Tiba Masanya
Muhamad Zuhril Haq
Flash
Sebuah Bayangan Mengusikku (surat 1)
Lail Arahma
Novel
Oh, Anakku ... BEGO!!!
DMRamdhan
Flash
Bronze
Drama
B12
Flash
Bronze
Kalau Hati Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Novel
cinta sejati
yopi
Skrip Film
Pertama dan Terakhir
silvi budiyanti
Skrip Film
MIMPI BESAR KANAYA NIRMALA
Reiga Sanskara
Rekomendasi
Flash
Antara Pelangi dan Matahari
Lita Soerjadinata
Novel
Bronze
Tarupala
Lita Soerjadinata
Flash
Di Ujung Jalan Ini Aku Menangisimu
Lita Soerjadinata
Flash
Ruang dan Waktu Membuat Kita Terhenti
Lita Soerjadinata