Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Lose 2
0
Suka
34,877
Dibaca

Waktu menunjukkan pukul satu dini hari. Mataku berat dan terasa perih juga bengkak karena menangis. Tak kusangka masalah datang bertubi-tubi. Mulai dari Mas Doni yang selingkuh dan putriku yang sudah dua belas jam menghilang tanpa kabar. ku balik badanku menghadap ke arah punggung Mas Doni yang terlelap seolah tidak ada masalah. Aku bangkit dan membuka pintu kamar menuju keruangan kantor mengambil sepucuk kertas dan sebuah tinta.

ku tuliskan sebuah untaian kata...

Untuk semuanya aku minta maaf tak bisa menjadi orang yang baik selama empat tahun ini. Aku berharap dengan kepergianku aku tak di benci oleh siapapun, karena ini adalah rasa penebus kesalahan atas kekuranganku selama empat tahun ini.

Untuk Bapak dan Ibu, terimakasih atas bimbingannya selama saya menjadi menantu anda, saya mohon untuk merubah pola ajar kalian terhadap Putri saya yaitu cucu kalian, Naira. Jangan biarkan Naira menjadi sepertiku atau Ayahnya.

Untuk mu Suami dan lelaki yang tidak bisa ku benci, tolong jaga Ibu, Bapak, dan Naira. walau kamu tak mencintaiku lagi, tapi belajarlah setia, Mas. Sampaikan pada putri kita bahwa ibunya adalah orang yang paling sayang terhadapnya.

Mas, cincin nikah kita berikan pada Agni, nikahilah dan berjanjilah hidup dengan bahagia tanpa melupakan siapapun.

Lila.

Setelah menulis sepucuk surat, entah kenapa Lila menuju ke arah dapur. Dicarinya Tali dan di bukanya pintu belakang. Disana Lila melihat ada tiang yang memili batang siku-siku seolah-olah membantunya membulatkan niat. Lila melempar tali kearah siku-siku yang memiliki ruas , dan menyimpulnya sebagai pengikat, lalu diujung tali ia simpul lagi sambil di kalungkan ke lehernya. Dibawah kaki Lila ada kursi pelastik yang siap ia tendang.

Lila menendang bangku tersebut sehungga tubuhnya tergantung. lila mulai merasakan sesak oleh ikatan tali di lehernya. Seketika tak meronta tetapi mengeluarkan air mata. Lila tau, walau putrinya kembali Suaminya tak akan kembali. Walau jasad suaminya sedang tertidur disampingnya, memeluknya, menciuminya, tetapi hati suaminya sedang diisi oleh bayang-bayang wanita lain. Lila tak bisa merubah apapun, maka memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

" Semoga mas Doni bisa berbahagia."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Menggoda Janda
rhee
Novel
Bronze
Tlaxcala 31
Anisa Apgarini
Flash
Bronze
Rey
Onet Adithia Rizlan
Flash
Lose 2
mafaz mira
Novel
Bronze
Crush On
Hanni Maharani
Novel
Telinga
Mala Armelia
Novel
Bronze
Thin Is My Love
Diena Mzr
Novel
Sepedaku
Reda Rendha Deviasri
Novel
Bronze
Aku, Ia, Kau dalam Luka yang Sama
Sri Wintala Achmad
Cerpen
SATU HATI DUA CINTA
IGN Indra
Cerpen
Bronze
Sherina's Life Journey
Intan Kartika Dewi
Flash
Bronze
Gerimis yang Menemani
Anisah Ani06
Flash
Raga Milik Bumi
Sekar Kinanthi
Skrip Film
Rice to Meet You (Screenplay)
Muhammad Ghifari Aldiansyah
Cerpen
Pacar Figuran
Hans Wysiwyg
Rekomendasi
Flash
Lose 2
mafaz mira
Novel
Wings
mafaz mira
Flash
LOSE
mafaz mira
Flash
Masita
mafaz mira
Flash
Pulang
mafaz mira
Novel
Mahesa
mafaz mira